Ginkgo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Ginkgo
Rentang fosil: Perm - Pliosen[1]
Daun ginkgo
Daun ginkgo
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Ginkgophyta
Kelas: Ginkgoopsida
Ordo: Ginkgoales
Famili: Ginkgoaceae
Genus: Ginkgo
Spesies

Ginkgo biloba L.

Ginkgo biloba

Ginkgo(Gingko Biloba) merupakan spesies tunggal dari salah satu divisio anggota tumbuhan berbiji terbuka yang pernah tersebar luas di dunia. Pada masa kini tumbuhan ini diketahui hanya tumbuh liar di Asia Timur Laut, namun telah tersebar luas di berbagai tempat beriklim sedang lainnya sebagai pohon penghias taman atau pekarangan. Bentuk tumbuhan modern ini tidak banyak berubah dari fosil-fosilnya yang ditemukan.

Pemerian[sunting | sunting sumber]

Pohon tahunan, tipe peluruh, dan dapat berumur ratusan tahun. Daun berbentuk kipas, tumbuh dari ujung batang/cabang. Urat-urat daun memanjang dari pangkal. Ia tidak berbunga dan berbuah karena merupakan tumbuhan berbiji terbuka. Biji terlindungi oleh selapis jaringan lunak yang dikenal sebagai salut biji.


Paleobiologi dan ekologi[sunting | sunting sumber]

Petunjuk adanya Ginkgo diperoleh dari fosil-fosil berumur dari kala Perm awal (280 juta tahun yang lalu). Pada masa keemasannya, anggota Ginkgoaceae diperkirakan mencakup 16 marga (genera) dan merupakan bagian penting dari vegetasi dunia[1]. Diperkirakan keragaman ini terakhir menyusut ketika terjadi periode glasial di awal Pleistosen. Akibatnya, pada masa kini hanya tinggal satu jenis yang menjadi representasinya, yaitu pohon yang dikenal sebagai ginkgo. Berdasarkan kajian cpDNA, populasi yang berhasil bertahan adalah yang tumbuh di wilayah barat daya Cina sekarang[3]. Dari sini, para rahib Buddhisme menyebarkannya ke berbagai tempat di Asia Timur Laut.

Tumbuhan ini dimasukkan ke dalam Daftar Merah IUCN[4] sejak 1997 karena populasi-populasi alami di pedalaman Cina terancam oleh desakan populasi.

Pemanfaatan[sunting | sunting sumber]

Biji ginkgo dapat dimakan dan diolah menjadi obat. Sejumlah produk makanan suplemen mengandung ekstrak biji ginkgo, karena dianggap berkhasiat mempertahankan daya ingat.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Willis KJ, McElwain JC 2002. The Evolution of Plants. Oxford University Press. New York
  2. ^ Sun (1998). Ginkgo biloba. 2006 IUCN Red List of Threatened Species. IUCN 2006. Diakses 11 May 2006. Listed as Endangered (EN B1+2c v2.3)
  3. ^ Shen L et al. 2005. Genetic variation of Ginkgo biloba L. (Ginkgoaceae) based on cpDNA PCR-RFLPs: inference of glacial refugia. Heredity 94: 396–401. DOI:10.1038/sj.hdy.6800616
  4. ^ Daftar Merah IUCN