Bank UOB Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bank UOB Indonesia
Jenis Jasa keuangan/publik
Didirikan 1956
Kantor pusat Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Tokoh penting Armand B. Arief,Direktur Utama
Situs web www.uob.co.id/personal


Bank UOB Indonesia adalah perusahaan Indonesia yang berbentuk perseroan terbatas dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank ini awalnya bernama "Bank Buana Indonesia" dan didirikan pada tahun 1956.Perusahaan ini mengalami perubahan nama menjadi "Bank UOB Buana" pada tahun 2008 karena saham mayoritasnya dibeli oleh UOB, sebuah perusahaan perbankan dari Singapura. Dengan kepemilikan saham mayoritas yang beralih kepada UOB maka perusahaan yang semula terdaftar di Bursa Efek Indonesia ini mengajukan voluntary delisting dan go private pada tahun 2008.

Daftar isi

Sejarah [sunting]

  • 1956: PT Bank Buana Indonesia (BBI) didirikan di Jakarta.
  • 1965: Bank Buana diakuisisi oleh kemitraan dari lima perusahaan industri.
  • 1972: BBI merger dengan PT Bank Pembinaan Nasional, di Bandung.
  • 1974: PT Bank Kesejahteraan Masyarakat, di Semarang di akuisisi.
  • 1975: BBI merger dengan PT Bank Aman Makmur, di Jakarta.
  • 1976: Bank Buana mendapatkan ijin sebagai bank devisa.
  • 1989: BBI membentuk joint-venture dengan Japan's Mitsubishi Bank, dan mendirikan bank dengan nama PT Mitsubishi Buana Bank (selanjutnya berganti nama menjadi PT DBS Buana Bank).
  • 1990: Joint-venture dengan DBS dan TatLee, dan mendirikan bank dengan nama PT DBS TatLee Buana Bank.
  • 1994: Sebuah Perusahaan induk dibentuk dengan nama PT Sari Dasa Karsa, yang mengakuisisi hampir 90 persen saham Bank Buana dan membentuk tim manajemen baru.
  • 1999: BBI menerima sertifikasi Kelas A dari Bank Indonesia dan menjual saham DBS Buana Bank.
  • 2000: Bank Buana go public dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta.
  • 2002: Terdaftar di New York Stock Exchange sebagai ADRs.
  • 2003: International Finance Corporation (anak perusahaan dari Bank Dunia), mengakuisisi tujuh persen saham Bank Buana.
  • 2007: Nama perusahaan ini berubah dari Bank Buana Indonesia menjadi Bank UOB Buana'
  • 2008: Perusahaan melakukan perubahan status dari perusahaan terbuka,menjadi perusahaan tertutup,serta melakukan tender saham milik masyarakat
  • 2010: UOB Indonesia merger dengan UOB Buana berdasarkan surat persetujuan Bank Indonesia Np. 12/45/KEP.GBI/2010 pada tanggal 10 Juni 2010
  • 2011: Bank UOB Buana resmi berganti nama menjadi Bank UOB Indonesia

Susunan Pengurus [sunting]

  • Komisaris Utama:Wee Cho Yaw
  • Wakil Komisaris Utama:Wee Ee Cheong
  • Komisaris:Lee Chin Yong Francis
  • Komisaris:Rusdy Daryono
  • Komisaris:Wayan Alit Antara
  • Komisaris:Aswin Wirjadi
  • Direktur Utama:Armand B Arief
  • Wakil Direktur Utama:Iwan Satawidinata
  • Direktur Finance dan Corporate Service:Safrullah Hadi Saleh
  • Direktur Credit Aproval dan Special Asset Management:Ajeep Rassidi bin Othman
  • Direktur Kepatuhan:Soehadie Tansol

Produk dan Layanan [sunting]

  • UOB Current Account IDR
  • UOB Current Account-Foreign Currency
  • UOB Valas Produktif
  • UOB Deposito
  • UOB Plus Account
  • UOB Rupiah Saving
  • UOB Gold Account
  • UOB High Yield Account
  • TabunganKu
  • UOB Saving Plan
  • UOB Debit Card
  • ATM UOB
  • Agen Reksadana
  • UOB Platinum Card (Kartu Kredit)
  • KPR UOB
  • Kiriman Uang
  • Jual Beli Valuta Asing
  • Safe Deposit Box
  • Pembayaran Tagihan dan Pajak
  • Kredit Investasi
  • Kredit Modal Kerja
  • Kredit Ekspor Impor
  • Bank Garansi
  • Privilage Banking

Lihat pula [sunting]

Pranala luar [sunting]