Ascomycota

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Langsung ke: navigasi, cari

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia
(Tidak rapi, gaya bahasa tidak sesuai Wikipedia)
Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifisasi artikel.
Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.

b) Ascomycota • Reproduksi Aseksual Dilakukan dengan membentuk kuncup. Kuncup terbentuk pada sel induk yang kemudian lepas. kadang-kadang kuncup tetap melekat pada induk selnya membentuk rantai sel yang disebut hifasemu atau pseudohifa. • Reproduksi Seksual 1) Hifa berbeda jenis saling berdekatan. 2) Hifa betina akan membentuk Askogonium dan hifa jantan akan membentuk Anteridium, masing-masing berinti haploid. 3) Dari askogonium akan tumbuh Trikogin yaitu saluran yang menghubungkan askogonium dan anteridium. 4) Melalui trikogin anteridium pindah dan masuk ke askogonium sehingga terjadi plasmogami. 5) Askogonium tumbuh membentuk sejumlah hifa askogonium yang dikarion. Pertumbuhan terjadi karena pembelahan mitosis antara inti-inti tetapi tetap berpasangan. 6) Pada ascomycota yang memiliki badan buah, kumpulan hifa askogonium yang dikariotik ini membentuk jalinan kompak yang disebut Askokarp. Ujung-ujung hifa pada askokarp membentuk askus dengan inti haploid dikariotik. 7) Di dalam askus terjadi kariogami menghasilkan inti diploid. 8) Di dalam askus terdapat 8 buah spora. Spora terbrntuk di dalam askus sehingga disebut sporaaskus. Spora askus dapat tersebar oleh angin. Jika jatuh di tempat yang sesuai, spora askus akan tumbuh menjadi benang hifa yang baru. • Catatan: didalam askus terdapat 8 buah spora karena 2 inti diploid melakukan pembelahan meiosis menghasilkan 4 inti haploid. setiap haploid akan membelah secara mitosis sehingga setiap askus terdiri dari 8 buah spora.

b. peran Ascomycota • Yang menguntungkan a) Saccharomyces cereviceae, untuk pembuatan roti dan minuman beralkohol. b) Saccharomyces ellipsoideus, untuk pembuatan wine dari anggur. c) Saccharomyces tuac, untuk pemuatan tuak dari air nira. d) Neurospora crassa, untuk pembuatan oncom e) Morchella esculenta dan sarcoscypha coccinae, yang tumbuh buahnya dapat dimakan. • Yang merugikan a) Venturia inaequalis penyebab penyakit yang merusak buah apel. b) Clavisceps purpurea penyebab penyakit ergot pada tanaman gandum. Gandum yang terkena spesies ini akan menimbulkan ergotisma pada hewan atau manusia yang memakannya.

Peralatan pribadi