Anne Boleyn

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Anne Boleyn (antara 1530-1536.)

Anne Boleyn adalah Ratu Inggris dari tahun 1533 - 1536 dan istri dari Raja Henry VIII. Dia merupakan Ratu Inggris pertama yang dihukum mati di depan umum. Kisah tragis mengenai kehidupan Anne Boleyn sering digunakan sebagai inspirasi dari cerita maupun film.[1] Di dalam sejarah Inggris, Anne Boleyn adalah salah satu wanita yang paling kontroversial karena dikagumi sekaligus dicaci-maki oleh masyarakat.[2]

Masa Kecil[sunting | sunting sumber]

Anne Bolyne merupakan anak dari seorang diplomat bernama Thomas Boleyn dan Elizabeth (putri dari Duke of Norfolk). Tidak ada catatan yang jelas mengenai tahun kelahiran Anne, namun diperkirakan dia lahir antara tahun 1501-1507. Masa kecil dan remaja Anne dihabiskan di Eropa dan diisi dengan menjadi pendamping dari Archduchess Margaret di Belanda. Pada tahun 1514, Anne menjadi pendamping dari Ratu Mary, adik dari Raja Henry VIII. Setelah itu, Anne juga sempat menjadi pendamping Ratu Claude dari Perancis selama hampir tujuh tahun. Sebagai pendamping, tugas Anne adalah menemani ratu dalam berbagai acara kerajaan.[2]

Hubungan dengan Henry Percy[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1522, Anne Boleyn kembali ke Inggris dan menjadi pendamping dari Catherine dari Aragon, istri Henry VIII. Penampilan dan sopan santun Anne mengundang banyak kekaguman di dalam istana. Di saat itu, Henry VIII berselingkuh dengan saudara perempuan Anne, yaitu Mary Boleyn. Namun saat itu Mary masih berusia terlalu muda untuk dinikahi dan memberikan keturunan laki-laki bagi Henry VIII. Raja Henry VIII memberikan banyak hadiah dan gelar kepada Anne dan keluarganya. Ayah Anne diangkat menjadi Earl of Witshire dan adik lelakinya, Lord George Rochford, menjadi penjaga ruang rahasia kerajaan.[2]

Pada usia 21 atau 22 tahun, Anne jatuh hati dengan seorang pekerja kerajaan yang bernama Henry Percy. Pada tahun 1522, mereka bertunangan secara diam-diam karena Percy telah bertunangan dengan orang lain. Namun, pertunangan Anne dan Percy dibatalkan oleh Kardinal Wolsey, pejabat penting dalam pemerintahan Inggris, dan dengan intervensi dari Raja Henry VIII. Percy dilarang untuk menemui Anne dan Anne pun dilarang masuk ke dalam kerajaan hingga tahun 1524/1525.[3]

Perkawinan dengan Henry VIII[sunting | sunting sumber]

Henry VIII dan Anne Boleyn

Ketika Henry VIII lelah menunggu istrinya yang tidak kunjung memberikan keturunan laki-laki, dia meminta Paus Klemens VII untuk mencabut pernikahan pertamanya sehingga dia dapat menikahi Anne Boleyn. Paus menolak keinginan tersebut karena dia takut melawan kekuasaan Kaisar Roma, Charles V, yang merupakan keponakan Catherine dari Aragon.[2]

Pada awalnya, Anne menghindar dari Raja Henry VIII, namun pada tahun 1533, dia mengandung anak pertamanya dengan raja. Pada Januari 1533, Henry VIII memutuskan hubungan dengan Gereja Katolik dan menikahi Anne dalam suatu upacara rahasia. Dia mengumumkan suatu akta supremasi yang menyatakan dirinya menjadi kepala gereja Inggris. Di bulan Juni 1533, Anne dinobatkan menjadi Ratu Inggris dalam suatu upacara mewah di Westminster Abbey.[2]

Anak pertama Henry dan Anne dilahirkan pada September 1533 dan kelak menjadi Ratu Elizabeth I. Anne sempat mengalami dua kali keguguran pada musim panas tahun 1534 dan 1536. Saat kehamilan keduanya berusia 15 minggu, Anne mendapatkan informasi bahwa Henry VIII mengalami luka parah di dalam suatu turnamen. Anne sangat syok mendengar berita tersebut dan akhirnya mengalami keguguran anak keduanya yang berjenis kelamin laki-laki di hari yang sama dengan pemakaman Catherine, istri pertama Henry VIII. Henry yang putus asa menginginkan anak laki-laki kemudian berselingkuh dengan Jane Seymour, salah satu pendamping Anne Boleyn.[4]

Hukuman Mati[sunting | sunting sumber]

Agar dapat menikahi Jane Seymour, Raja Henry VIII mencari cara untuk menyingkirkan Anne Boleyn dengan menuduhnya melakukan perselingkuhan. Untuk merekayasa perselingkuhan tersebut, Henry VIII dibantu oleh Thomas Cromwell, orang kepercayaan raja dan politisi modern yang bertentangan dengan Gereja Katolik.[5] Thomas menulis surat kepada Percy untuk memaksa Percy mengakui hubungannya dengan Anne Boleyn masih berlangsung dan mereka berdua memiliki perjanjian pra-nikah. Namun, Percy tidak memberikan jawaban apapun yang memberatkan Anne.[6]

Di bulan April 1536, Sir Francis Weston, William Brereton, Mark Smeaton, Sir Henry Norris dan adik Anne, Lord Rochford, ditangkap dengan tuduhan memiliki hubungan gelap dengan Ratu Anne Boleyn. Selain itu, Anne juga diperiksa oleh komisi rahasia yang terdiri dari ayahnya sendiri, pamannya, dan Thomas Cromwell. Pada 2 Mei 1536, Anne ditangkap dan dinyatakan bersalah atas tuduhan memiliki hubungan gelap dengan lima pria, termasuk adik laki-lakinya sendiri.[2]

Di dalam persidangan yang dipimpin oleh pamannya sendiri, Duke of Norfolk, Anne dinyatakan bersalah karena perselingkuhan dan melakukan sihir. Keyakinan Anne melakukan sihir atau penyembah setan juga dianggap diperkuat dengan fisiknya yang unik karena memiliki 6 jari pada salah satu tangan dan tahi lalat yang besar di bagian leher.[1] Percy yang menghadiri persidangan tersebut jatuh pingsan setelah mendengar hukuman yang akan diterima oleh Anne.[6] Ratu Anne selanjutnya dipenjara di Menara London. Dari sana, dia digiring ke Menara Hijau (Tower Green) untuk dipenggal dengan pedang. Anne takut dengan kapak sehingga untuk pemenggalan tersebut, didatangkan dua orang Perancis yang ahli dalam mengeksekusi mati dengan pedang.[3]

Pada saat-saat terakhirnya, Anne memberikan pidato yang berisi pujian terhadap Raja Henry VIII yang menyatakan bahwa Raja merupakan seorang yang baik, lembut, dan berdaulat.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Anne Boleyn and the Downfall of Her Family. Richard Bevan - BBC.co.uk - (2012-11-05).
  2. ^ a b c d e f g History : Anne Boleyn, BBC.co.uk
  3. ^ a b History Learning Site: Tudor England - Anne Boleyn, Diakses pada 27 September 2013.
  4. ^ Scarisbrick, J. J. (1997). Henry VIII (2 ed.). Yale University Press. ISBN 0-300-07158-2, Halaman 348.
  5. ^ Thomas Cromwell – a very modern politician? BBC.co.uk - 20 May 2013.
  6. ^ a b Boleyn and Henry Percy, Anne-boleyn.com. Diakses 27 September 2013.