Willis Carrier

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Willis Carrier (26 Oktober 18767 Oktober 1950) adalah seorang insinyur Amerika, terkenal karena menemukan AC modern. Operator menemukan unit AC listrik pertama pada tahun 1902.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Setelah lulus, Willis Carrier bekerja di sebuah perusahaan pemanas, bernama Buffalo Forge Co. Ia berhasil membuktikan dirinya sebagai anak muda yang sangat berbakat di perusahaan tersebut. Willis Carrier segera mendapatkan posisi di departemen baru perusahaan Buffalo Forge Co, yaitu rekayasa eksperimental.

Namun, departemen yang dijalankan Willis Carrier itu tidak bertahan lama, Buffalo Forge Co menutup departemen rekayasa eksperimental pada 1914 karena permasalahan keuangan perusahaan. Willis Carrier dan insinyur lainnya memutuskan untuk keluar dari perusahaan dan mendirikan perusahaan masing-masing.

Pada 1906, sebuah perusahaan pemintalan katun di Carolina Selatan memberikan tantangan dan inspirasi kepada Willis Carrier untuk dapat mengontrol panas. Carrier Corp berhasil membuat sebuah alat pengatur kelembapan untuk perusahaan pemintalan tersebut. Namun, setelah Willis Carrier melihat proses produksinya secara langsung, ia menyadari bahwa alat yang dibuatnya tidak cukup baik untuk mengontrol suhu di tempat itu. Willis Carrier berusaha kembali membuat alat pengatur suhu yang lebih baik, hingga akhirnya tercipta pendingin untuk mesin-mesin pemintal yang sangat panas ketika sedang menjalankan produksi.

Carrier Corp berhasil menciptakan pendingin untuk kebutuhan proses produksi di perusahaan-perusahaan industri. Awalnya alat pendingin yang diciptakan Willis Carrier tidak diperuntukan bagi kenyamanan manusia, melainkan untuk pendinginan mesin industri.

Namun lambat laun, beberapa hotel mewah dan gedung bioskop di Amerika meminta Carrier Corp untuk membuat pendingin bagi kebutuhan perusahaannya. Mesin pendingin Willis Carrier awalnya adalah barang mewah yang hanya dapat dimiliki oleh sebuah perusahaan, namun setelah Perang Dunia II, mesin pendingin tidak lagi dianggap barang mewah. Setiap orang sudah dapat memasang alat pendingin di rumahnya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]