Warna politik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
The Polling karya Hogarth, menggambarkan pemilu 1754 untuk parlemen Britania Raya, yang meliputi sebuah bendera biru mewakili Tory dan sebuah bendera kuning pucat mewakili Whig

Warna politik adalah warna yang dipakai untuk mewakili sebuah partai politik, entah resmi atau tak resmi. Partai-partai di negara-negara berbeda dengan ideologi serupa terkadang memakai warna serupa. Contohnya, warna merah melambangkan ideologi sayap kiri di banyak negara sementara warna jingga melambangkan ideologi politik demokrat Kristen.[1] Namun, asosiasi politik dari warna yang diberikan beragam dari negara ke negara: merah juga warna yang diasosiasikan dengan konservatif Partai Republik di Amerika Serikat. Para politikus yang mengadakan penampilan publik seringkali akan mengidentifikasikan diri mereka sendiri dengan mengenakan rosette, bunga atau dasi dengan warna partai politik mereka.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Min Reuchamps (17 December 2014). Minority Nations in Multinational Federations: A Comparative Study of Quebec and Wallonia. Routledge. hlm. 140. ISBN 9781317634720.