Warisan budaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Warisan budaya adalah benda atau atribut tak berbenda yang merupakan jati diri suatu masyarakat atau kaum yang diwariskan dari generasi-generasi sebelumnya, yang dilestarikan untuk generasi-generasi yang akan datang. Warisan budaya dapat berupa benda, seperti monumen, artefak, dan kawasan, atau tak benda, seperti tradisi, bahasa, dan ritual.[1]

Usaha untuk melestarikan warisan budaya disebut konservasi, misalnya dengan perlindungan, dokumentasi, pemulihan, dan mengumpulkan di museum.[2] Salah satu organisasi yang mempromosikan pelestarian warisan budaya dalah UNESCO.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tjahjono, Subur (24 Oktober 2014). "Memelihara Warisan Budaya Tak Benda". Kompas. 
  2. ^ Szczepanowska, Hanna M.. 2013. Conservation of cultural heritage: key principles and approaches. Routledge. ISBN 978-0-415-67474-4.