Voyager 2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Voyager 2
Model of a small-bodied spacecraft with a large, central dish and many arms and antennas extending from it
Model desain pesawat ruang angkasa 'Voyager'
Jenis misiEksplorasi planet
OperatorNASA / JPL[1]
COSPAR ID1977-076A[2]
SATCAT no.10271[3]
Situs webvoyager.jpl.nasa.gov
Durasi misi43 tahun, 3 bulan dan 2 hari telah berlalu
Misi planet: 12 tahun, 1 bulan, 12 hari
Misi ruang antarbintang: 31 tahun, 1 bulan dan 20 hari telah berlalu (masih berlanjut)
Properti wahana
ProdusenJet Propulsion Laboratory
Massa luncur825,5 kilogram (1820 pon)
Daya470 watts (saat peluncuran)
Awal misi
Tanggal luncur20 Agustus 1977, 14:29:00 (20 Agustus 1977, 14:29:00) UTC
Roket peluncurTitan IIIE
Tempat peluncuranCape Canaveral LC-41
Terbang lintas Jupiter
Posisi terdekat9 Juli 1979, 22:29:00 UTC
Jarak570000 kilometer (350000 mi)
Terbang lintas Saturnus
Posisi terdekat26 Agustus 1981, 03:24:05 UTC
Jarak101000 km (63000 mi)
Terbang lintas Uranus
Posisi terdekat24 Januari 1986, 17:59:47 UTC
Jarak81500 km (50600 mi)
Terbang lintas Neptunus
Posisi terdekat25 Agustus 1989, 03:56:36 UTC
Jarak4951 km (3076 mi)
 

Voyager 2 adalah sebuah pesawat antariksa tak berawak (nirawak) milik Amerika Serikat yang diluncurkan pada 20 Agustus 1977. Pesawat ini identik dengan saudaranya, Voyager 1, dengan perbedaan yaitu Voyager 2 mengikuti lintasan atau trajektori yang lebih lambat sehingga dapat bertahan pada jalur ekliptik (ecliptic) yang membuat Voyager 2 dapat dikirim ke Uranus dan Neptunus dengan bantuan gravitasi sewaktu pertemuan dengan Saturnus pada tahun 1981. Berkat lintasan ini, Voyager 2 dapat menjadi pesawat antariksa pertama yang mencapai Uranus dan Neptunus dan menyelesaikan bagian dari "Planetary Grand Tour", suatu susunan geometri langka planet-planet luar yang hanya terjadi sekali dalam 176 tahun.

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Voyager 2 merupakan pesawat ruang angkasa tak berawak yang dikirim untuk mengunjungi planet-planet terluar tata surya.

Voyager 2 merupakan satu-satunya pesawat ruang angkasa yang berhasil menyelesaikan Planetary Grand Tour atau mengunjungi sekaligus Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus yang hanya mungkin dilakukan sekali setiap 176 tahun.

Keberhasilannya mengunjungi semua planet luar membuat Voyager 2 sering disebut sebagai wahana penjelajah ruang angkasa paling produktif.

Gambar-gambar planet terluar yang muncul di buku, majalah, dan internet, sebagian besar menggunakan gambar yang diambil oleh Voyager 2, terutama untuk Uranus dan Neptunus.

Saat ini, Voyager 2 berada pada jarak sekitar dua kali jarak matahari-pluto atau sekira 83,5 AU (1 AU = jarak bumi-matahari).

Wahana ini terus menjauh dari matahari dengan jarak 3 AU per tahun, dan memiliki cukup kecepatan untuk melepaskan diri dari gravitasi tata surya.

Berbeda dengan mitranya, Voyager 1, yang diluncurkan satu bulan kemudian tetapi secara signifikan lebih jauh, Voyager 2 belum berada di luar daerah di mana angin matahari adalah kekuatan utama dalam dinamika partikel debu yang dikenal sebagai heliosphere.

Masa hidup Voyager 2 diperkirakan sampai tahun 2020. Pada saat itu, sumber tenaga wahana ini yaitu generator termal radioisotop akan kehabisan daya.

Diluncurkan pada tanggal 20 Agustus 1977 dari Cape Canaveral, Florida, Voyager 2 membutuhkan waktu kurang dari dua tahun untuk mencapai Jupiter.

Wahan ini melintas paling dekat dengan Jupiter pada tanggal 9 Juli 1979 dan berhasil membuat pengamatan pertama dari aktivitas vulkanik pada salah satu bulan Jupiter, Io.

Aktivitas vulkanik yang berhasil diamati dari Io meliputi sembilan letusan gunung berapi yang melemparkan material berkecepatan 1 km/detik dengan ketinggian hingga 300 kilometer.

Semburan material vulkanik ini begitu cepat dan jauh sehingga sebagian diantaranya dapat melepaskan diri dari gravitasi Io sehingga memunculkan magma mengambang di seluruh sistem Jovian.

Menggunakan bantuan gravitasi Jupiter, Voyager 2 melanjutkan perjalanan ke Saturnus, menemukan beberapa bulan baru, kemudian ke Uranus dan Neptunus, yang juga menemukan bulan baru, serta berhasil mengambil pengukuran akurat atas suhu dan kecepatan awan-puncak di planet-planet tersebut.

Komponen[sunting | sunting sumber]

Instrumen ilmiah[sunting | sunting sumber]

Nama instrumen Singkt. Singkatan
Imaging Science System
(disabled)
(ISS) Memanfaatkan sistem dua kamera (narrow-angle/wide-angle) untuk memberikan citra Jupiter, Saturnus dan benda-benda lainnya di sepanjang lintasan. More
Radio Science System
(disabled)
(RSS) Memanfaatkan sistem telekomunikasi dari pesawat ruang angkasa Voyager untuk menentukan sifat fisik planet dan satelit (ionosfer, atmosfer, massa, bidang gravitasi, kepadatan) dan jumlah dan distribusi ukuran materi dalam cincin Saturnus dan dimensi cincin. More
Infrared Interferometer Spectrometer
(disabled)
(IRIS) Menelaah keseimbangan energi global dan lokal dan komposisi atmosfer. Profil suhu vertikal juga diperoleh dari planet-planet dan satelit serta komposisi, sifat termal, dan ukuran partikel dalam cincin Saturnus. More
Ultraviolet Spectrometer
(disabled)
(UVS) Dirancang untuk mengukur sifat atmosfer, dan untuk mengukur radiasi. More
Triaxial Fluxgate Magnetometer
(active)
(MAG) Dirancang untuk menyelidiki medan magnet Jupiter dan Saturnus, interaksi surya-angin dengan magnetospheres planet ini, dan medan magnet antarplanet untuk batas angin matahari dengan medan magnet antar bintang dan seterusnya, jika menyeberang. More
Plasma Spectrometer
(active)
(PLS) Menyelidiki sifat makroskopik dari ion plasma dan langkah-langkah elektron dalam kisaran energi dari 5 eV sampai 1 keV. More
Low Energy Charged Particle Instrument
(active)
(LECP) Mengukur diferensial dalam fluks energi dan distribusi sudut ion, elektron dan diferensial dalam komposisi ion energi. More
Cosmic Ray System
(active)
(CRS) Menentukan asal dan proses percepatan, riwayat hidup, dan kontribusi dinamis sinar kosmik antar bintang, nukleosintesis elemen dalam sumber kosmik-ray, perilaku sinar kosmik dalam medium antarplanet, dan planet terjebak energik-lingkungan partikel. More
Planetary Radio Astronomy Investigation
(disabled)
(PRA) Memanfaatkan a-menyapu frekuensi radio penerima untuk mempelajari sinyal radio-emisi dari Jupiter dan Saturnus. More Voyager: Sounds Of The Cosmos, the Album made from Voyager's PRA Instrument Recordings
Photopolarimeter System
(disabled)
(PPS) Memanfaatkan teleskop dengan polarizer untuk mengumpulkan informasi tentang tekstur permukaan dan komposisi Jupiter dan Saturnus dan informasi tentang sifat hamburan atmosfer dan kepadatan untuk kedua planet. More
Plasma Wave System
(partially disabled)
(PWS) Menyediakan kontinu, pengukuran selubung-independen dari profil elektron-density di Jupiter dan Saturnus serta informasi dasar tentang interaksi gelombang-partikel lokal, berguna dalam mempelajari magnetospheres.. More

Galeri[sunting | sunting sumber]

Eksplorasi ke Jupiter[sunting | sunting sumber]

Mosaik warna dari Ganymede.
Bintik Merah Raksasa yang difoto saat Voyager 2 melintasi Jupiter
Callisto difoto pada jarak 1 juta kilometer.
Transit dari Io melewati Jupiter, 9 Juli 1979. 
Satu cincin dari Jupiter difoto saat Voyager 2 terbang melewati Jupiter.
Erupsi gunung berapi di Io, difoto oleh Voyager 2
Peristiwa erupsi yang terjadi ketika "Voyager 2" mendekati Jupiter.
Mosaik warna dari europa 
Mosaik warna dari Ganymede 
Callisto difoto pada jarak 1 juta kilometer 
Salah satu cincin redup dari Jupiter difoto saat Voyager 2 terbang melewati Jupiter 
Peristiwa erupsi yang terjadi ketika "Voyager 2" mendekati Jupiter. 
Wikimedia Commons Media yang berkaitan dengan the Voyager 2 Jupiter encounter di Wikimedia Commons

Eksplorasi ke Saturnus[sunting | sunting sumber]

Saturnus
Saturnus 
Wilayah kutub utara Saturnus dicitrakan dalam filter oranye dan UV
Wilayah kutub utara Saturnus dicitrakan dalam filter oranye dan UV 
Color image of Enceladus showing terrain of widely varying ages
Enceladus 
Permukaan kawah Tethys dari jarak 594.000 km
Permukaan kawah Tethys dari jarak 594.000 km 
Atmosfer Titan dipotret dari jarak 2,3 juta km
Atmosfer Titan dipotret dari jarak 2,3 juta km 
Okultasi Titan terhadap Matahari dipotret dari jarak 0,9 juta km.
Okultasi Titan terhadap Matahari dipotret dari jarak 0,9 juta km. 
Iapetus yang dipotret Voyager 2 pada 22 Agustus 1981
Foto Iapetus yang diambil oleh Voyager 2 pada 22 Agustus 1981. 
Cincin Saturnus
Cincin Saturnus 
Wikimedia Commons Media yang berkaitan dengan the Voyager 2 Saturn encounter di Wikimedia Commons


Eksplorasi ke Uranus[sunting | sunting sumber]

Uranus dipotret oleh Voyager 2
Uranus dipotret oleh Voyager 2  
Uranus yang dipotret dari bagian gelapnya
Uranus yang dipotret dari bagian gelapnya 
Permukaan Miranda yang retak
Permukaan Miranda yang retak 
Gambar Ariel yang dipotret dari jarak 130.000 km
Gambar Ariel yang dipotret dari jarak 130.000 km 
Titania dicitrakan dari jarak 500.000 km
Titania dicitrakan dari jarak 500.000 km 
Umbriel dicitrakan dari jarak 550,000 km
Umbriel dicitrakan dari jarak 550,000 km 
Oberon dicitrakan dari jarak 660,000 km
Oberon dicitrakan dari jarak 660,000 km 
Foto Cincin Uranus yang dipotret oleh Voyager 2
Foto Cincin Uranus yang dipotret oleh Voyager 2 
Wikimedia Commons Media yang berkaitan dengan the Voyager 2 Uranus encounter di Wikimedia Commons

Eksplorasi ke Neptunus[sunting | sunting sumber]

Gambar Neptunus dipotret oleh Voyager 2
Gambar Neptunus dipotret oleh Voyager 2 
Gambar Neptunus dan Triton
Gambar Neptunus dan Triton 
Gambar Despina yang dipotret oleh Voyager 2
Gambar Despina yang dipotret oleh Voyager 2 
Permukaan kawah Larissa
Permukaan kawah Larissa 
Dark surface of Proteus
Permukaan gelap Proteus 
Mosaik warna dari Triton
Mosaik warna dari Triton 
Awan Cirrus Neptunus dipotret oleh Voyager 2
Awan Cirrus Neptunus dipotret oleh Voyager 2 
Cincin Neptunus diambil dari jarak 280.000 km
Cincin Neptunus diambil dari jarak 280.000 km 
Wikimedia Commons Media yang berkaitan dengan the Voyager 2 Neptune encounter di Wikimedia Commons

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan

Kutipan

  1. ^ "VOYAGER:Mission Information". NASA. 1989. Diakses tanggal January 2, 2011. 
  2. ^ "Voyager 2". US National Space Science Data Center. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 20, 2009. Diakses tanggal August 25, 2013. 
  3. ^ "VOYAGER 2". N2YO. Diakses tanggal August 25, 2013. 
  4. ^ "Voyager 1 Narrow Angle Camera Description". NASA / PDS. August 26, 2003. Diakses tanggal January 17, 2011. 
  5. ^ "Voyager 1 Wide Angle Camera Description". NASA / PDS. August 26, 2003. Diakses tanggal January 17, 2011. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]