The Pope and Mussolini

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
The Pope and Mussolini: The Secret History of Pius XI and the Rise of Fascism in Europe
Berkas:The Pope and Mussolini, 2014 hardcover edition.jpg
Pengarang David Kertzer
Diterbitkan 28 Januari 2014
Penerbit Random House Publishing Group
Penghargaan Penghargaan Pulitzer untuk Biografi atau Autobiografi

The Pope and Mussolini: The Secret History of Pius XI and the Rise of Fascism in Europe (bahasa Indonesia: Sri Paus dan Mussolini: Sejarah Rahasia Pius XI dan Kebangkitan Fasisme di Eropa) adalah sebuah biografi pemenang Penghargaan Pulitzer tahun 2014 dari Paus Pius XI tentang hubungannya dengan Benito Mussolini dan kebangkitan Fasisme di Eropa karya David Kertzer.[1] Buku tersebut memberikan bukti dokumenter dari arsip Vatikan dan berpendapat bahwa Paus Pius XI memainkan peran signifikan dalam mendukung kebangkitan Fasisme dan Benito Mussolini di Italia, namun tidak dengan Nazisme di Jerman.[2]

The Pope and Mussolini memenangkan Penghargaan Pulitzer untuk Biografi atau Autobiografi tahun 2015.[3]

Tentang buku[sunting | sunting sumber]

Buku tersebut adalah kisah dari hubungan Paus Pius XI dengan diktator Italia Benito Mussolini, berdasarkan pada material arsip dari keduanya.[4]

Edisi[sunting | sunting sumber]

Edisi Amerika:

Edisi Inggris:

Edisi Italia:

Edisi Jerman:

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "The Pope and Mussolini: The Secret History of Pius XI and the Rise of Fascism in Europe". Diakses tanggal October 27, 2015. 
  2. ^ Ventresca, R. A. (2014). "The Pope and Mussolini: The Secret History of Pius XI and the Rise of Fascism in Europe by David I. Kertzer (review).". The Catholic Historical Review 100 (3): 630–632. 
  3. ^ Somaiya, Ravi (April 20, 2015). "2015 Pulitzer Winners: Charleston, S.C., Paper Wins Public Service Prize; New York Times Wins 3". The New York Times. Diakses tanggal April 20, 2015. 
  4. ^ "How a Pope Helped Mussolini Rise to Power And tried to stop him before it was too late". Saul Friedländer. The New Republic. March 8, 2014. Diakses tanggal October 27, 2015. 

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]