The Lost World Castle

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
The Lost World Castle
The Lost World Castle.jpg
Bagian dalam The Lost World Castle
Informasi
Lokasi Kepuharjo, Cangkringan, Sleman
Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Negara Indonesia
Koordinat 7°36′15″S 110°27′05″E / 7.6042398°S 110.4514126°E / -7.6042398; 110.4514126Koordinat: 7°36′15″S 110°27′05″E / 7.6042398°S 110.4514126°E / -7.6042398; 110.4514126
Pengelola Paguyuban Desa Wisata Kepuharjo
Pembukaan 2016
2017 (dibuka kembali)
Penutupan 2017 (sementara)
Jenis objek wisata Wisata buatan
Luas 1,3 ha

The Lost World Castle merupakan salah satu objek wisata di kawasan lereng Gunung Merapi yang terletak di Dusun Petung, Desa Kepuharjo Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Objek wisata ini dibangun menyerupai Benteng Takeshi dan dibangun di atas lahan 1,3 hektare pada tahun 2016.[1]

Pengunjung yang ingin memasuki kawasan The Lost World Castle akan dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 tiap orang dan belum termasuk biaya parkir. Biaya parkir mobil sebesar Rp5.000,00, sementara biaya parkir untuk sepeda motor sebesar Rp2.000,00.[2]

Atraksi[sunting | sunting sumber]

Di dalam The Lost World Casle, pengunjung disuguhkan potret gagahnya Gunung Merapi. Selain itu, di dalam objek wisata ini terdapat berbagai latar untuk mengambil foto yang menarik, di antaranya taman koboi, awan putih, sepeda motor terbang, sayap bidadari, dan lain-lain.[3]. Selain itu, ada juga latar foto trik tiga-dimensi berupa air terjun, permadani terbang, dan beberapa bunga sakura tiruan yang turut menghidupkan suasana.[4].

Sejarah pembangunan dan polemik[sunting | sunting sumber]

Pemberian nama The Lost World Castle dimaksudkan untuk mengingatkan masyarakat akan dahsyatnya letusan Gunung Merapi pada tahun 2010 yang telah menyapu bersih kawasan Desa Kepuharjo dan sekitarnya. Hal tersebut menyebabkan membuat perekonomian masyarakat desa tersebut terpuruk. Berdasarkan hasil bertukar pikiran dengan sesama masyarakat desa, tercetuslah pembangunan desa wisata, dengan The Lost World Castle sebagai tujuan wisata utamanya.[5] Pihak desa kemudian menggandeng Ayung, pengusaha lokal, untuk membangun tempat wisata ini.[6]

Letak The Lost World Castle berjarak sekitar 6 kilometer dari puncak Gunung Merapi.[7] Kawasan wisata ini pun masuk ke dalam kawasan rawan bencana yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DIY.[8] Lantaran menyalahi aturan, pihak pemerintah setempat mengancam akan menutup tempat wisata ini.[9] Pada Februari 2017, The Lost World Castle ditutup sementara untuk menyelesaikan sengketa perizinan pembangunan.[10][11] Terlepas dari sengketa perizinan pembangunan yang membuat tempat wisata ini berdiri secara ilegal,[12] tempat wisata ini terus buka sampai sekarang.[13]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wisata, Tabloid (2017-02-19). "The Lost World Castle - Foto,Lokasi,Tiket Masuk". Tabloid Wisata. Diakses tanggal 2018-12-19. 
  2. ^ "Spot Selfie Keren di The Lost World Castle Jogja, Wisata Terbaru di Cangkringan Kaliurang". Rental Motor Jogja. 2017-03-22. Diakses tanggal 2018-12-19. 
  3. ^ Media, Kompas Cyber (2018-03-26). "The Lost World Castle, Wisatawan Bisa Selfie Berlatar Belakang Merapi". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2018-12-19. 
  4. ^ Times, I. D. N.; Arthasalina. "The Lost World Castle, Rekomendasi Wisata Kekinian Seru di Lereng Merapi". IDN Times. Diakses tanggal 2018-12-19. 
  5. ^ "Menelusuri Sejarah "The Lost World Castle" di Lereng Merapi". lifestyle.okezone.com. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  6. ^ Permana, Sukma Indah. "Sengkarut Kastel Megah di Kawasan Rawan Bencana Lereng Merapi". detiknews. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  7. ^ "Awal Mula Berdirinya The Lost World Castle". Republika Online. 2017-02-10. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  8. ^ Media, Kompas Cyber (2017-02-03). "Pembangunan The Lost World Castle di Yogyakarta Langgar Aturan". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  9. ^ "Bupati Akan Bawa The Lost World Castle ke Ranah Hukum". Tribun Jogja. 2017-02-07. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  10. ^ "The Lost World Castle Resmi Ditutup • Radar Jogja". Radar Jogja. 2017-02-14. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  11. ^ Media, Harian Jogja Digital (2017-01-20). "THE LOST WORLD CASTEL : Terima SP, Ini Tanggapan Pemilik Usaha". Harianjogja.com. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  12. ^ "The Lost World Castle Masih Berstatus Ilegal". Tribun Jogja. 2018-03-20. Diakses tanggal 2018-12-25. 
  13. ^ Bernas, Harian. "Sempat Ditutup, The Lost World Castle Nekat Beroperasi Kembali - bernas.id". www.bernas.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2018-12-25. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]