Termotropisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Termotropisme adalah pergerakan pertumbuhan tanaman yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa panas atau perubahan panas. Salah satu contoh termotropisme adalah pertumbuhan daun tanaman Rhododendron yang dapat menjadi keriting dan menunduk ke bawah apabila suhu lingkungan mencapai –1°C. Hal ini diduga merupakan salah satu cara menghindari kekeringan daun pada musim dingin dan mencegah pembukaan stomata. Termotropisme adalah gerak tumbuh tanaman yang dipengaruhi rangsang berupa panas atau perubahan panas.

Terdapat dua jenis pergerakan termotropisme, yakni pergerakan negatif dan positif. Pergerakan negatif, misalnya terjadi pada daun Rhododenron yang merunduk ke bawah di pagi musim dingin karena sinar matahari pagi. Pergerakan positif terjadi seperti pada tanaman-tanaman merambat bebatuan di daerah hutan yang agak gelap lebih suka "menempel" di sebuah bongkahan batu besar yang panas karena menyimpan cahaya matahari.