Tarsus, Mersin
Tarsus | |
|---|---|
Pemandangan jalan kota tua, Tarsus | |
| Negara | Turki |
| Provinsi | Mersin |
| Pemerintahan | |
| • Wali kota (mayor) | Burhanettin Kocamaz (MHP) |
| • Kaymakam | Mehmet Gödekmerdan |
| Luas | |
| • Distrik | 2.019,43 km2 (77,971 sq mi) |
| Populasi (2012)[2] | |
| • Perkotaan | 245.671 |
| • District | 318.615 |
| • Kepadatan District | 1,6/km2 (4,1/sq mi) |
| Situs web | www.tarsus.bel.tr |
Tarsus adalah sebuah munisipalitas dan distrik di muara Sungai Tarsus Çay di Laut Tengah, Provinsi Mersin, Turki.[3] Luas wilayahnya adalah 2.029 km2,[3] dan jumlah penduduknya adalah 350.732 jiwa (2022).[4] Kota ini merupakan kota bersejarah, 20 km (12 mil) ke arah pedalaman dari Laut Mediterania. Kota ini merupakan bagian dari wilayah metropolitan Adana-Mersin, wilayah metropolitan terbesar keempat di Turki. Tarsus membentuk sebuah distrik administratif di bagian timur Provinsi Mersin dan terletak di jantung wilayah Çukurova.
Dengan sejarah yang telah berlangsung lebih dari 6.000 tahun, Tarsus telah lama menjadi tempat persinggahan penting bagi para pedagang dan titik fokus dari banyak peradaban. Selama Kekaisaran Romawi, kota ini adalah ibu kota provinsi Kilikia. Kota ini merupakan tempat pertemuan pertama antara Marcus Antonius dan Kleopatra, dan tempat kelahiran Rasul Paulus.
Tarsus dilayani oleh Bandara Adana Şakirpaşa, yang digantikan pada bulan Agustus 2024 oleh Bandara Internasional Çukurova; dan terhubung oleh Jalur Kereta Api Negara Turki ke Adana dan Mersin.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Tarsus ialah sebuah kota tua, dan dapat dilacak sampai ke Zaman Batu. Kota ini berada di ujung persimpangan berbagai rute perdagangan. Selama berabad-abad kota ini telah diduduki oleh orang Hittit, Assyria, Persia, Alexander Agung, Kekaisaran Romawi, Armenia, Bizantium, Turki Seljuk dan Turki Usmani.
Pada masa bersejarah berikutnya Tarsus (Tarsos) menjadi pusat administratif; dari sekitar tahun 400 SM menjadi ibu kota salah satu dari 4 satrap Persia di Asia Kecil, dan setelah penaklukan Romawi kota ini menjadi ibu kota provinsi Kilikia. Kota ini terkenal sebagai tempat kelahiran Rasul Paulus.
Penaklukan Islam atas kota ini terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khattab pada tahun 637, di bawah pimpinan Khalid bin Walid.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]- Paulus dari Tarsus
- Kisah Para Rasul, terutama pasal 21, 22
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Area of regions (including lakes), km²". Regional Statistics Database. Turkish Statistical Institute. 2002. Diakses tanggal 2013-03-05.
- ↑ "Population of province/district centers and towns/villages by districts - 2012". Address Based Population Registration System (ABPRS) Database. Turkish Statistical Institute. Diakses tanggal 2013-02-27.
- ↑ Büyükşehir İlçe Belediyesi Diarsipkan 2023-03-06 di Wayback Machine., Turkey Civil Administration Departments Inventory. Retrieved 12 July 2023.
- ↑ "İl ve İlçe Yüz ölçümleri". General Directorate of Mapping. Diakses tanggal 12 July 2023.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Informasi tentang Tarsus dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Diarsipkan 2005-11-11 di Wayback Machine.
- Tentang sejarah masa lalu Tarsus dari PBS