Surau dan Silek

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Surau dan Silek
Poster Film Surau Dan Silek.jpg
Sutradara Arief Malinmudo
Produser Dendi Reynando (executive producer)
Emil Bias
Gilang Dirga
Penulis Arief Malinmudo
Pemeran Dewi Irawan
Gilang Dirga
Komo Ricky
Praz Teguh
Yusril Katil
Dato' A Tamimi
Bintang Khairafi
Muhammad Razi
Bima Jousant
Randu Arini
F Barry Cheln
Musik Seventeen, Anderson, Anderta Depama, Elizar Koto
Perusahaan
produksi
Mahakarya Pictures
Tanggal rilis
27 April 2017
Negara  Indonesia
Bahasa Minangkabau, Indonesia

Surau Dan Silek adalah film keluarga berlatarkan budaya masyarakat Minangkabau yang rilis pada tahun 2017, diproduksi oleh Mahakarya Pictures, dan diproduseri oleh Dendy Reynando dan Emil Bias. Disutradarai oleh Arief Malinmudo.

Melihat kembali ke puluhan tahun lalu, para tokoh asal Minangkabau cukup mendominasi perkembangan zaman. Sebut saja Muhammad Hatta, Agus Salim, Tan Malaka, Hamka, Soetan Sjahrir, M Natsir, Mohammad Yamin, Usmar Ismail, Chairil Anwar dan banyak lagi tokoh lainnya menorehkan sejarah yang tak kecil bagi Indonesia.

Para tokoh tersebut besar dalam didikan budaya Minangkabau yang percaya pendidikan di SURAU adalah yang terbaik bagi putra mereka terutama yang telah akhil baliq. Dari surau itulah mereka belajar mengaji, berdiskusi tentang segala hal serta belajar silek (silat). Surau adalah tempat terbentuknya pola pikir mereka.

Sayangnya budaya tersebut pun mulai terkikis oleh waktu. Banyak orang menganggap budaya surau tak lagi relevan dengan kehidupan yang kian modern. Jika satu budaya positif memudar, siapakah yang seharusnya dipersalahkan.

Film 'SURAU & SILEK' mencoba untuk mengingatkan tentang budaya yang telah lama ditinggalkan tersebut dari sudut pandang anak anak SD berusia 11 tahun serta seorang pensiunan dosen berumur 62 tahun. Selisih usia inilah yang membuat kontradiksi budaya tersebut semakin menarik.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Adil (11th) adalah seorang anak yatim yang sangat menginginkan Ayah nya masuk surga dengan cara menjadi anak yang shaleh. Di saat yang bersamaan Adil juga sangat berambisi memenangkan pertandingan Silat di kampungnya.

Ambisi Adil ini di dasari oleh kekalahan yang di alaminya pada pertandingan periode sebelumnya. Adil di kalahkan oleh Hardi (11Th) dengan kecurangan. Namun hal ini tidak di akui oleh Hardi. Karena menurut Hardi, Adil hanya mencari-cari alasan atas kekalahannya. Teman seperguruan Adil yang juga merupakan sahabatnya; Dayat (11th) dan Kurip (11th) ikut mendukung upaya membalaskan dendam kekalahan tersebut. Dengan semangat yang tinggi mereka mempersiapkan diri menuju pertandingan berikutnya yang akan di adakan 6 bulan lagi.

Dalam masa persiapan tersebut tiga sekawan; Adil, Dayat dan Kurip mengalami berbagai rintangan; Mulai dari guru silat mereka Rustam (27) yang pergi merantau, keinginan Adil untuk menjadi anak shaleh yang kadang bertentangan dengan ambisinya, pertikaian yang terjadi di antara Tiga Sekawan dalam memandang makna silat, Hardi dan kawan-kawan yang selalu membully Adil, Dayat dan Kurip serta pencarian guru silat pengganti yang gagal disaat waktu menuju pertandingan terus berjalan. Rani (11th) merupakan teman sekolah Tiga sekawan (Adil, Kurip dan Dayat). Rani yang mengagumi Adil secara diam diam berusaha untuk mencarikan solusi terhadap kegalauan yang di hadapi oleh teman-temannya. Berkat usaha Rani inilah semua rintangan yang di hadapi oleh Tiga sekawan ini dapat teratasi. Berhasilkah Tiga Sekawan menemukan guru silat serta memenangkan pertandingan?

Pemeran[sunting | sunting sumber]

  • Dewi Irawan sebagai ERNA
  • Gilang Dirga sebagai RUSTAM
  • Komo Ricky sebagai IRMAN
  • Pras Teguh sebagai CIBIA
  • Yusril Katil sebagai Dr. JOHAR HAKIM
  • Muhammad Razi sebagai ADIL
  • Bintang Khairafi sebagai KURIP
  • Bima Jousant sebagai DAYAT
  • Randu Arini sebagai RANI
  • F Barry Cheln sebagai HARDI
  • DATO' A Tamimi sebagai ARMAN

Musik[sunting | sunting sumber]

  • Original Soundtrack oleh SEVENTEEN berjudul Mimpi Besar
  • Score Music oleh Anderson dan Anderta Depama
  • Ethnic Music oleh Elizar Koto

Lokasi[sunting | sunting sumber]

Keseluruhan lokasi set film dikerjakan di Sumatera Barat

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]