Surat Izin Praktik Psikolog Klinis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Surat Izin Praktik Psikolog Klinis (SIPPK) adalah bukti tertulis pemberian kewenangan dari pemerintah Indonesia kepada psikolog klinis yang telah memiliki Surat Tanda Registrasi Psikolog Klinis (STRPK) untuk menjalankan praktik keprofesian Psikolog Klinis di Indonesia.

SIPPK dibuat berdasarkan tempat praktik psikolog klinis dan setiap psikolog klinis hanya boleh memililiki paling banyak 3 SIPPK. Surat ini diterbitkan oleh Instansi Pemberi Izin yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Psikolog Klinis sebelum mengajukan SIPPK harus meminta rekomendasi dari organisasi profesi yaitu Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia)[1].

SIPPK dinyatakan tidak berlaku dalam hal:[2]

  • tempat praktik tidak sesuai lagi dengan SIPPK;
  • masa berlaku STRPK telah habis dan tidak diperpanjang;
  • dicabut oleh pejabat yang berwenang memberikan izin;
  • Psikolog Klinis meninggal dunia.

Psikolog Klinis yang telah memiliki SIPPK dapat melakukan Pelayanan Psikologi Klinis meliputi:

  • pelaksanaan asesmen psikologi klinis;
  • penegakan diagnosis dan prognosis psikologi klinis;
  • penentuan dan pelaksanaan intervensi psikologi klinis;
  • melakukan rujukan; dan
  • pelaksanaan evaluasi proses asesmen dan intervensi psikologi klinis

Penentuan dan pelaksanaan intervensi psikologi klinis dapat dilaksanakan kepada individu, kelompok, komunitas maupun untuk kepentingan hukum sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan psikologis yang terjadi, dalam bentuk psikoedukasi, konseling, psikoterapi, dan rekomendasi intervensi.


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pengajuan Surat Izin Praktik Psikolog Klinis". Ikatan Psikolog Klinis Indonesia. Diakses tanggal 20-20-2020. 
  2. ^ "Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 45 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Psikolog Klinis" (PDF).