Lompat ke isi

Sumber Mata Air Krawak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Mata Air Krawak

Sumber Mata Air Krawak di Indonesia
Sumber Mata Air Krawak
Lokasi di Indonesia
Informasi
Lokasi Montong, Tuban
Negara  indonesia Indonesia
Koordinat 6°58′S 111°48′E / 6.96°S 111.80°E / -6.96; 111.80
Jenis objek wisata Wisata Alam

Sumber Mata Air Krawak[1] adalah objek wisata alam yang berupa sumber mata air yang keluar dari celah bebatuan sungai, Mata air tersebut berada di tengah hutan di desa Guwoterus, Montong, Kabupaten Tuban.[2] Selain merupakan sumber mata air dari objek wisata alam terdapat juga objek wisata alam lain yaitu Air Terjun Nglirip.[3]

Di Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban Jawa Timur, terdapat kawasan hutan Nglirip yang dikelola oleh BKPH Mulyoagung di bawah tanggung jawab KPH Parengan. Hutan Nglirip ini memiliki luas 1.090,80 ha yang di dalamnya terdapat hutan lindung Krawak seluas 112,10 ha atau 10,28 % dari luas hutan Nglirip. Hutan Krawak ini terdapat pada petak 5C, 6B, 9A, dan 26C. Seluas 22,80 ha (20,34%) lahan yang ada di Hutan lindung Krawak ini dimanfaatkan oleh masyarakat Kecamatan Singgahan dan Montong sebagai lahan pertanian. Aktivitas pertanian ini mengakibatkan kerusakan pada hutan lindung Krawak. Padahal hutan lindung Krawak tersebut berfungsi untuk melindungi sumber mata air Krawak yang dimanfaatkan oleh petani di Kecamatan Singgahan sebagai sumber irigasi sawah.[4][5]

Hidrologi

[sunting | sunting sumber]

Mata air Krawak merupakan bagian dari sistem daerah aliran sungai yaitu DAS Solo. Aliran alami dari mata air tersebut bergabung dengan aliran utama Bengawan Solo melalui Kali Kening di wilayah Banjarsari (7°08′S 111°53′E / 7.14°S 111.88°E / -7.14; 111.88). Sedangkan, aliran dari mata air Krawak bergabung dengan aliran Kali Kening di wilayah Tanjungrejo (7°00′14″S 111°45′58″E / 7.004°S 111.766°E / -7.004; 111.766).[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Mata Air Krawak". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-04.
  2. blokTuban.com (2025-10-04). "Wisata Sumber Mata Air Krawak Tuban yang Jernih dan Asri". bloktuban.com. Diakses tanggal 2025-10-04.
  3. "Nglirip waterfall". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-04.
  4. Amanah, Siti. "Pengaruh Kerusakan Hutan Lindung Krawak Terhadap Produktivitas Pertanian di Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban". Swara Bhumi.
  5. "Parengan Selamatkan Mata Air Krawak". Perhutani. 2014-12-31. Diakses tanggal 2025-10-04.
  6. "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]