St. George's

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
St. George's
Kota
Kota St. George's
Kota St. George's
St.George di Grenada
St.George di Grenada
Koordinat: 12°3′LU 61°45′BT / 12,05°LU 61,75°BB / 12.050; -61.750
Negara  Grenada
Lingkungan Saint George
Populasi (2012)
 • Total 33.734[1]
Zona waktu UTC-4

St. George's adalah ibukota negara Grenada. Kota ini dikelilingi oleh bukit dari kawah gunung berapi tua. Penduduknya berjumlah 33.734 jiwa (2012). Kota ini merupakan kota terbesar di Grenada.

St. George's merupakan tujuan wisata populer di Karibia. Kota ini telah berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, selagi melestarikan sejarah, budaya, dan keindahan alamnya. Di kota ini juga terletak Bandar Udara Internasional Maurice Bishop. Kota ini merupakan ekspor utama Cokelat, dan Pala. St. George's pertama kali didirikan tahun 1705. Kota ini merupakan kota pelabuhan utama di Laut Karibia.

St George's memiliki iklim tropis yang memudahkannya untuk memproduksi rempah-rempah. Pala adalah tanaman yang paling berlimpah, diikuti oleh berbagai rempah-rempah seperti kakao, cengkeh, vanili, kayu manis dan jahe.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pulau Grenada dan pelabuhan Saint-Georges pada tahun 1776.
Sebuah foto ibukota St George's.

St. George's ditemukan oleh bangsa Perancis di tahun 1650 ketika "La Grenade" (Grenada) dibeli oleh Jacques Dyel du Parquet, gubernur Martinik. Bangsa Perancis pun memulai penjajahan dengan serangkaian pertempuran yang hampir membasmi penduduk asli pulau itu.

Menyusul mundurnya Bridgetown, Barbados, pada pertengahan tahun 1880-an, St. George's kemudian mengganti untuk menjadi ibukota bekas koloni Kepulauan Windward Inggris.

Grenada mencapai kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1974. Setelah kudeta kelompok sayap kiri pada tahun 1983, pulau Grenada diserbu oleh tentara Amerika Serikat dan sebuah pemerintahan demokratis dipasang kembali. Pada tahun 2004, St. George's dan wilayah Grenada lainnya rusak parah akibat badai Ivan. Badai tersebut meninggalkan kerusakan yang signifikan di seluruh pulau dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur di pulau itu. Diperkirakan sekitar 90% rumah di pulau itu telah mengalami kerusakan dan pohon-pohon pala, yang merupakan kunci untuk ekonomi Grenada, hancur. Setahun kemudian dengan bantuan donor internasional (Kanada, Amerika Serikat, Cina, Venezuela, Trinidad & Tobago, dan Uni Eropa) Grenada mengalami perubahan signifikan di dalam pembangunan ulang. Pada tahun 2007, Grenada telah berpartisipasi dalam menjadi tuan rumah dari Piala Dunia Kriket 2007.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ UK Foreign and Commonwealth Office (28 February 2012). "Grenada Today". UK Foreign and Commonwealth Office. Diakses tanggal 6 August 2012.  (Inggris)