Sruti Respati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sruti Respati

Sruti Respati (lahir di Solo, Jawa Tengah, 26 September 1980; umur 39 tahun) adalah penyanyi berkebangsaan Indonesia. Sejak usia muda sudah mengakrabi dunia seni, terutama menyanyi lagu-lagu Jawa. Namanya dikenal oleh masyarakat saat membawakan acara sebagai presenter berita di televisi daerah, pertunjukan-pertunjukan musik, dan ajang penganugerahan penghargaan.[1][2][3]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Sruti Respati lahir di Solo, Jawa Tengah, dan sejak usia muda sudah mengakrabi dunia seni pertunjukan. Di dalam dirinya mengalir darah seni dari kedua orang tuanya. Ayahnya adalah seorang dalang wayang kulit dan ibunya merupakan penari. Bakat seni ini juga mengalir dalam diri saudaranya, Endah Laras. Mengawali debutnya sebagai penyanyi ketika sering diminta tampil dalam acara peringatan 17 Agustus dengan menyanyi, menari Jawa, dan menari balet. Kepercayaan dirinya semakin bertambah ketika dia menambah ilmu dengan melanjutkan pendidikannya di jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Di kampusnya, dia mengikuti berbagai unit kegiatan mahasiswa di bidang kesenian antara lain menyanyi, menari, dan teater. Dan dari situlah lahirnya ide-ide kreatif. Setelah menyelesaikan studi akhir di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2007, ia bekerja sebagai presenter berita TV lokal seperti Jawa TrangSandykala, Kabar Awan, Kabar Wengi di TATV, Surakarta. Mulai berpentas di sejumlah panggung seni pertunjukan drama, baik tradisional sekelas ketoprak hingga modern. Namanya semakin dikenal orang setelah dirinya sering tampil di beberapa stasiun televisi swasta. Karakternya yang unik dan kualitas suara di atas rata-rata membuatnya menjadi sosok yang mudah dikenali. Sruti juga kerap diundang tampil menyanyi di berbagai ajang penganugerahan penghargaan. Selain tampil dari panggung ke panggung, ia juga bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surakarta, dan menjadi pelatih Vokal di studio Erwin Gutawa Orchestra.[4][5]

Proses kreatif[sunting | sunting sumber]

  • Tampil dalam pentas Sruti Respati di Bentara Budaya Jakarta (2010)
  • Tampil dalam pembukaan SEA Games 2011
  • Terlibat dalam konser A Masterpiece of Erwin Gutawa
  • Peringatan Earth Hour di kawasan Ngarsapura, Solo, Jawa Tengah
  • Tampil bersama Emerald band dalam Solo City Jazz 2012
  • Konser amal World Wide Fund for Nature/WWF di Jakarta (2012)
  • Perayaan Natal Nasional di Jakarta (2012)
  • Berkolaborasi bersama Dewa Budjana dengan format kuartet akustik bersama ketiga musisi lainnya dalam panggung Salihara Jazz Buzz 2012
  • Java Jazz 2012 di Jakarta
  • Opera Jawa berjudul Selendang Merah yang disutradarai oleh Garin Nugroho di Solo, 7 April 2013 dan Jakarta, 13-14 April 2013.
  • Membantu beberapa project beberapa komposer kenamaan Indonesia, di antaranya adalah I Wayan Sadra (Suluk Hijau, berkolaborasi dengan WS Rendra (alm.), Sujiwo Tejo (Pengakuan Rahwana-Drama Musikal, Bengawan Solo-Tolu One mini album), Slamet Gundono, dan Danis Sugiyanto.

Pencapaian[sunting | sunting sumber]

  • Mewakili Indonesia, menyanyikan salah satu lagu keroncong terbaik komposer Indonesia Bengawan Solo, Gesang, bekerja sama serta berkolaborasi dengan musisi-musisi dan penyanyi dari 11 negara ASEAN di Korea
  • Terpilih menjadi Ikon dan mempromosikan salah satu acara internasional di Kota Solo, Solo International Performing Art 2010 (SIPA 2010)
  • Mendapat predikat Ten Outstanding Young Person oleh Junior Chamber Internasional Solo
  • Ikon Kartini Solo
  • Ikon Putra Putri Solo

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Website resmi Taman Ismail Marzuki, diakses 2 Maret 2015
  2. ^ Website pribadi Sruti Respati, diakses 2 Maret 2015
  3. ^ Tempo.co: Sruti Respati, Bintang Selendang Merah, diakses 2 Maret 2015
  4. ^ Dee Nesia, diakses 2 Maret 2015
  5. ^ Timlo: Ayahanda Sruti berpulang, diakses 2 Maret 2015