Sirap bandung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sirap bandung
Bandung Drinks.jpg
Jenisminuman ringan Edit the value on Wikidata

Sirap bandung, atau air bandung adalah nama dari minuman populer di Malaysia, Singapura dan Brunei. Minuman ini terdiri dari susu kental dibumbui sirup mawar yang memberikan warna merah muda. Sirap bandung merupakan adaptasi dari susu mawar yang disajikan di India.[1]

Nama[sunting | sunting sumber]

Dalam bahasa Melayu, istilah bandung berarti "pasangan", sementara sirap berarti sirup.[2][3][4] Lebih luas, bandung mengacu pada apa pun yang dicampur dari bahan-bahan lain atau datang berpasangan, seperti rumah berbandung istilah untuk merujuk ke rumah semi-terpisah.

Meskipun memiliki nama yang sama, minuman ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Kota Bandung di Jawa Barat, Indonesia, dan lagi minuman ini juga bukan berasal dari sana.[5]

Rincian[sunting | sunting sumber]

Bandung adalah minuman favorit di Malaysia, terutama di kalangan masyarakat Melayu. Minuman ini biasanya disajikan pada saat berbuka puasa di bulan Ramadhan atau resepsi pernikahan dengan makanan lain seperti nasi biryani atau rendang. Inovasi modern termasuk menambahkan cincau atau air soda. Minuman ini dapat dibeli pra-campuran atau dibuat di rumah.[6]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Naleeza Ebrahim, Yaw Yan Yee, Singapore. Not just a good food guide (Ed. rev. et augm.) 2007, p.253-4
  2. ^ "Bandung", Online Dictionary, Cari.com.my, diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-07-22, diakses tanggal 29 March 2010 
  3. ^ "Syrup", Online Dictionary, Cari.com.my, diakses tanggal 29 March 2010 
  4. ^ "Water", Online Dictionary, Cari.com.my, diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-07-22, diakses tanggal 29 March 2010 
  5. ^ Chen, Fen (21 May 2009), "What's cool about it?", Channel News Asia, diakses tanggal 29 March 2010 
  6. ^ "Air bandung drink now in packets", New Straits Times, 31 December 1992, diakses tanggal 29 March 2010