Sekolah Tinggi Guru HKBP Seminarium Sipoholon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Sekolah Tinggi Huria HKBP Seminarium Sipoholon
STGH HKBP.png
Didirikan - ?
- 1946 (berdiri kembali sebagai SGH)
- ±2007 (berdiri sebagai STGH HKBP Seminarium Sipoholon)
Jenis Perguruan Tinggi Swasta, milik HKBP
Lokasi Sipoholon, Sumatera Utara, Indonesia
Kampus Urban

Sekolah Tinggi Huria HKBP Seminarium Sipoholon berlokasi di Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, yang berdekatan dengan kampus Sekolah Pendeta HKBP Seminarium Sipoholon.

Sejarah dan Asal Usul[sunting | sunting sumber]

STGH HKBP Seminarium Sipoholon merupakan salah satu kampus yang bernuansa kerohanian yang dikhususkan untuk menjadi Guru Jemaat atau Guru Huria dalam melayani di beberpa gereja Kristen Protestan terutama di gereja-gereja yang beraliran Lutheran, namun diutamakan di gereja HKBP, karena STGH adalah salah satu dari beberapa perguruan tinggi milik HKBP (Huria Kristen Batak Protestan).

Pada awalnya nomenklatur dari perguruan tersebut adalah Sekolah Guru Huria (SGH) HKBP, yang setara dengan Sekolah Tingkat Atas (SLTA) sederajat. Namun perguruan tersebut sempat vakum di beberpa tahun yang lalu sebelum tahun 1946, dan pada tahun 1964 itu juga SGH kembali dibuka. Selanjut di beberapa tahun yang lalu setelah jenjang SGH disetarakan dengan Pendidikan Diploma III (D.III).

Pada abad milenium ini, sekitar tahun 2007 sekolah tersebut berubah nomenklatur menjadi Sekolah Tinggi Guru Huria HKBP dan juga berubah jenjang setara dengan Pendidikan Diploma IV (D.IV).

Fungsi dan Program Studi[sunting | sunting sumber]

STGH adalah suatu tempat persamayan bagi orang yang terpanggil secara rohaniah dan menjadi suatu tempat pembibitan untuk menjadi seorang pelayan yang baik, bermutu dan berkualitas, dan mampu mengembangkan kehidupan yang harmonis di jemaat nantinya.

Program studi STGH hampir mirip dengan Program Studi Sekolah Tinggi Teologi (STT), yakni sama-sama mempelajari ilmu teologi (tidak sepenuhnya mendalami ilmu teologi), akan tetapi program studinya lebih dominan ke praktika seperti Missiologi, Liturgika, musik, musik, gerejawi, manajemen/administrasi gereja, dan lain-lain.

Mahasiswa STGH dididik untuk menjadi Guru Jemaat/Huria sekaligus menjadi perpanjangan tangan Pendeta dalam melakukan pelayanan nantinya.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]