Sejarah Republik Dominika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Lukisan yang menggambarkan kedatangan Christopher Columbus .

Sejarah tertulis Republik Dominika dimulai ketika penjelajah kelahiran Genova Kristoforus Kolumbus yang didanai oleh Kerajaan Spanyol tiba di sebuah pulau besar di kawasan Samudra Atlantik barat yang kemudian dikenal dengan julukan Karibia. Pulau tersebut dihuni oleh suku Taíno yang memiliki berbagai nama untuk menyebut pulau mereka, seperti Ayiti, Bohio, atau Quisqueya (Kiskeya). Kolumbus segera mengklaim pulau tersebut untuk Spanyol dan menamakannya La Isla Española ("Pulau Spanyol"), yang kelak berubah menjadi Hispaniola. Wilayah Republik Dominika saat ini kemudian menjadi bagian dari Kekaptenjenderalan Santo Domingo hingga 1821, kecuali untuk periode penjajahan Prancis dari 1795 hingga 1809. Wilayah tersebut kemudian menjadi bagian dari Haiti dari tahun 1822 hingga 1844. Pada tahun 1844, kemerdekaan Dominika diproklamasikan dan republik ini dapat mempertahankan kemerdekaannya kecuali untuk periode pendudukan Spanyol yang singkat dari tahun 1861 hingga 1865 dan pendudukan oleh Amerika Serikat dari tahun 1916 hingga 1924.

Sejarah pra-Kolumbus[sunting | sunting sumber]

Orang Taíno menyebut pulau Quisqueya (ibu dari semua negeri) dan Ayiti (tanah pegunungan tinggi). Pada saat kedatangan Kolumbus pada 1492, wilayah pulau tersebut terdiri dari lima bagian, yaitu Marién, Maguá, Maguana, Jaragua, dan Higüey. Masing-masing wilayah dipimpin oleh caciques Guacanagarix, Guarionex, Caonabo, Bohechío, dan Cayacoa.

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Betances, Emelio. State and society in the Dominican Republic (Routledge, 2018).
  • Derby, Robin. The Dictator's Seduction: Politics and the Popular Imagination in the Era of Trujillo. Durham: Duke University Press 2008.
  • Pons, Frank Moya. The Dominican Republic: a national history (Markus Wiener Publishers, 2010).
  • Tillman, Ellen D. Dollar Diplomacy by Force: Nation-Building and Resistance in the Dominican Republic (UNC Press Books, 2016).
  • Turits, Richard Lee. Foundations of Despotism: Peasants, the Trujillo Regime, and Modernity in Dominican History. Stanford: Stanford University Press 2003.
  • Wiarda, Howard J., and Michael J. Kryzanek. The Dominican Republic: A Caribbean Crucible. (Routledge, 2019).
  • "The Dominican Republic," History Today (Nov 1965) 15#11 pp 770–779, diplomatic history 1482-1965.