Sebelas Menit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Sebelas Menit
Coelhopaulo26012007.jpg
Paulo Coelho, pengarang buku Sebelas Menit
PengarangPaulo Coelho
Judul asliOnze Minutos
Penerjemahke dalam bahasa Inggris oleh Margaret Jull Costa
NegaraBrasil
BahasaPortuguese
PenerbitEdisi bahasa Portuguese, Brochura.Edisi print ulang Bahasa Inggris, Harper Perennial. Edisi bahasa Indonesia, Gramedia Pustaka Utama
Tanggal rilisEdisi bahasa Inggris, 2005

Edisi bahasa Portuguese, 2003

Edisi bahasa Indonesia, 2007

Sebelas Menit (bahasa Portugis: Onze Minutos) adalah novel yang diterbitkan pertama kali dalam bahasa Portuguese pada tahun 2003 dan diterbitkan edisi Indonesianya pada tahun 2007, ditulis oleh seorang penulis asal Brasil, Paulo Coelho.[1][2] Buku ini bercerita tentang seorang gadis bernama Maria, seorang gadis desa yang berasal dari Brasil dan pencariannya akan cinta yang dilaluinya tidak dengan sedikit luka.[2]

Gaya Penulisan[sunting | sunting sumber]

Paulo Coelho memulai cerita ini dengan permulaan yang klasik yakni dengan kalimat “Pada suatu hari” kemudian berhenti dan secara ironis disambung dengan kata-kata mengenai kesopanan menggunakan kalimat tersebut ketika dihubungkan dengan seorang prostitusi yang dia tuju kepada para pembaca.[2] Narator kemudian melanjutkan kisahnya yang dalam cerita, silih berganti antara sudut pandang orang ketiga yang adalah narator sendiri dan sudut pandang orang ketiga dengan tokoh utama beralih menjadi pencerita.[2]

Tema[sunting | sunting sumber]

Buku ini terutama bertema mengenai hasrat dan emosi manusia.[3] Di cerita ini digambarkan bahwa hasrat mampu mengubah tingkah laku manusia dan menimbulkan rasa takut, rasa takut untuk kehilangan hal-hal yang mereka miliki sejak lama.[3] Dipaparkan dalam buku ini bahwa manusia sering mengandalkan hasrat untuk menyelesaikan masalah-masalah mereka juga.[3] Dengan hasrat, manusia menjadikan sesamanya bertanggungjawab atas kebahagiaannya dan sebaliknya, rasa tidak bahagianya.[3] Hasrat adalah suatu hal yang dikatakan oleh penulis, memiliki sifat euforia karena hasrat mampu mengubah pula perjalanan hidup seseorang.[3] Penulis memberi poin penting untuk memilih antara mengendalikan hasrat atau membiarkanny berkuasa.[3]

Plot[sunting | sunting sumber]

Tokoh utama dalam buku ini adalah Maria, seorang gadis dari Brazil yang tumbuh dengan angan-angan suatu saat nanti akan bertemu pria idaman, menikah, punya anak, bahagia.[4] Hingga pada suatu saat, Maria sampai pada titik tidak yakin akan menemukan cinta sejati, meninggalkan kampung halamannya, Seseorang yang ditemuinya secara kebetulan di Rio de Janeiro berjanji akan menjadikannya aktris terkenal di Swiss, tetapi janji itu ternyata kosong belaka.[5] Kenyataannya, dia mesti menjual diri untuk bertahan hidup dan dengan sepenuh kesadaran dia memilih untuk menjalani profesi sebagai pelacur.[5] Definisi sebelas menit yang menjadi judul buku ini adalah rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melakukan persetubuhan. Sebelas menit adalah bagian dari pekerjaan Maria di klub bernama Copacabana.[3] Hidup Maria berputar di sekitar ‘sebelas menit’ itu.[3] Maria mencoba mengerti mengapa banyak orang menimbun hasrat dan energi, mengeluarkan uang yang tidak sedikit demi sebelas menit yang kemudian hilang.[3] Maria yang berusaha keras untuk tidak jatuh cinta, akhirnya menyerah pada seorang pelukis bernama Ralf. Maria kemudian mengerti, untuk orang yang saling mencintai, tidak ada yang namanya sebelas menit, karena bercumbu tidak harus bersentuhan fisik, karena bercumbu adalah saling menyenangkan pasangan.[3] Ralf Hart membawanya pada suatu perubahan besar dalam hidupnya.[3] Percintaan mereka yang indah meski hanya sebelas menit,seperti yang dilakukannya dengan semua klien-nya, tetapi sebelas menit dengan Ralf mampu mengembalikan kesejatian dirinya, ia mendapatkan penyatuan yang sakral sesuatu yang diam-diam diimpikannya selama ini.[3] Ralf sendiri tak kurang bahagianya, ia membacakan kutipan dari Kitab Pengkotbah yang ditulis pada bagian awal buku ini pada Maria usai percintaan mereka.[3] Sehingga Maria yang keesokan harinya berencana kembali ke Brasil untuk selamanya, berpikir ini adalah sebuah cara berpisah yang indah.[3]

rujukaɲ[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Sebelas Menit". Saraiva. Diakses tanggal 25 April 2014. 
  2. ^ a b c d "Sebelas Menit". Amazon. Diakses tanggal 25 April 2014. 
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m n "Sebelas Menit". Goodreads. Diakses tanggal 25 April 2014. 
  4. ^ "Sebelas Menit". Amaliaonearth. Diakses tanggal 25 April 2014. 
  5. ^ a b "Sebelas Menit". Angelzon. Diakses tanggal 25 April 2014.