Satu Hati (album Setia Band)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Satu Hati
Satu Hati Setia.jpg
Album studio karya Setia Band
Dirilis2 Mei 2012
LabelTrinity Optima Production
Kronologi Setia Band
Satu Hati
(2012)
Menggapai Istana Bintang
(2015)
Singel dalam album Satu Hati
  1. "Jangan Ngarep"
    Dirilis: Mei 2012
  2. "Asmara"
    Dirilis: Juli 2012
  3. "Stasiun Cinta"
    Dirilis: Oktober 2012
  4. "Jangan Mau Mau"
    Dirilis: November 2012
Menggapai Istana Bintang2015

Satu Hati merupakan album musik karya Setia Band. Dirilis pada tahun 2012. Lagu utamanya ialah Jangan Ngarep. Dalam memasarkan album ini, Setia Band dan pihak perusahaan rekaman bekerja sama dengan Indomaret yang albumnya ini akan diedarkan di seluruh toko Indomaret di Indonesia.

Daftar lagu[sunting | sunting sumber]

  1. Stasiun Cinta
  2. Asmara
  3. Jangan Ngarep
  4. Hatiku Pilu
  5. My Love
  6. Cerita Hahahihi (ft. all crew Setia Band)
  7. Terlalu Indah
  8. Broken Heart (ft. Firman)
  9. Melamun
  10. Jangan Takut Jadi Indonesia
  11. Jangan Mau Mau
  12. Aleeyah

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Lagu "Broken Heart" sempat diprotes oleh Charly van Houten karena lagu tersebut menjiplak lagu dari grup musik rock asal Inggris, Muse berjudul "Time Is Running Out" (2003). Bahkan intro dari lagu tersebut juga menjiplak lagu "Starlight" (2006) yang juga milik Muse dari album Black Holes & Revelations. "Aku juga enggak ngerti sih. Aku enggak pernah jiplak masalahnya. Kalau jiplak kan mirip, kembar. Kalau referensi kan beda," ucapnya saat ditemui di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (28/7/2012).

Namun baginya, ia juga mengaku tidak pernah mendengarkan lagu band luar negeri dan tidak pernah mendengarkan karya lagu orang lain. Karena itulah Charly memikirkan jiga lagu tersebut tidak merasa menjiplak.

"Enggak ngerti aku. Aku jarang dengarin lagu-lagu orang. Apalagi lagu luar. Aku juga enggak nge-fans sama band luar. Jujur aku enggak nge-fans sama band-band luar negri ya. Lebih suka band-band Indonesia. Walaupun itu, jujur aku jarang pernah dengarin lagu orang lain," ujarnya.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]