SMA Negeri 7 Semarang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
SMA Negeri 7 Semarang
Berkas:SMAN 7 Semarang.jpg
Informasi
Didirikan 1 April 1977
Akreditasi A[1]
Nomor Statistik Sekolah 301036307007
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20328891
Kepala Sekolah Slamet Panca Mulyadi, S.Pd, M.Pd
NIP. 19630627 198803 1 005
Jumlah kelas 10 kelas setiap tingkat
Program/jurusan/
peminatan
MIA dan IIS
Rentang kelas X MIA, X IIS, XI MIA, XI IIS, XII MIA, XII IIS
Kurikulum Kurikulum 2013
Status Negeri
Alamat
Lokasi Jl. Untung Suropati, Semarang, Jawa Tengah, Bendera Indonesia Indonesia
Telp./Faks. (024) 7605977 / 7603588
Koordinat 7°00′47″S 110°22′19″E / 7.013154°LS 110.371832°BT / -7.013154; 110.371832Koordinat: 7°00′47″S 110°22′19″E / 7.013154°LS 110.371832°BT / -7.013154; 110.371832
Situs web www.sman7semarang.sch.id
Surel sma7kotasemarang@gmail.com

SMA Negeri (SMAN) 7 Semarang, merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 7 Semarang ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari jenjang Kelas X sampai Kelas XII.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 7 Semarang didirikan pada tahun 1977 dengan dasar hukum SK Mendikbud RI Nomor : 0435 / O / 1977 tanggal 1 April 1977, terhitung mulai 1 Oktober 1977 dengan nama SMA Negeri Ronggolawe Semarang. Menunggu selesainya pembangunan gedung, sementara SMA Negeri Ronggolawe diampu SMA Negeri 3 Semarang dengan jumlah kelas sebanyak 7 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 280 siswa, jam sekolah masuk siang. Kepala Sekolah saat itu Bapak Drs. Soewarto Moetalib. Pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 1978 / 1979 menerima 8 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 320 orang.

Pada tanggal 8 Juni 1978 tempat sekolah dipindahkan dari SMA Negeri 3 Semarang Jl. Pemuda No. 143 Semarang ke SMA Negeri Ronggolawe Semarang di Jl. Kalipancur Manyaran – Semarang dengan jumlah kelas 15 kelas jumlah siswa sebanyak 600 siswa (Kelas I dan II).

Pada tahun 1979 nama SMA Negeri Ronggolawe Semarang diganti nama menjadi SMA Negeri 7 Semarang. Pergantian nama SMA Negeri 7 Semarang berjalan seiring dengan pergantian penguasa negeri ini. Pada tahun 1995 nama SMA berubah menjadi SMU, sehingga SMA Negeri 7 Semarang berubah nama SMU Negeri 7 Semarang dan pada tahun 2004 kembali menggunakan nama SMA Negeri 7 Semarang.

Sekolah Adiwiyata[sunting | sunting sumber]

Seperti sekolah Adiwiyata pada umumnya di seantero Indonesia, SMA Negeri 7 Semarang juga melaksanakan program Adiwiyata sesuai program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Adiwiyata berarti tempat yang baik dan ideal tempat ilmu pengetahuan, norma, dan etika diperoleh yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Akreditasi[sunting | sunting sumber]

  • Nilai Akreditasi: 94[1]
  • Peringkat Akreditasi: A
  • Tanggal Penetapan: 09-Nov-2010

Kepala Sekolah[sunting | sunting sumber]

  1. Drs. Soewarto Moetolib (Sejak berdiri – 4 Juli 1978)
  2. RM Rahardjo Wirjokusumo (4 Juli 1978 – 31 Agustus 1981)
  3. R. Soegiono Notowidjojo  (31 Agustus 1981 – 14 November 1991)
  4. Drs. Rachmat Marzuki (14 November 1991 – 21 April 1995)
  5. Drs. T. Budi Prayitno (21 April 1995 – 14 Juni 1996)
  6. Dra. Hj. Andjar Prijatni (14 Juni 1996 – 14 Juli 1999)
  7. Drs. Purwandi (14 Juli 1999 – 11 September 2002)
  8. Drs. Marwadi (12 September 2002 – 14 November 2005)
  9. Drs. Totok Widyanto (17 November 2005 – 13 November 2009)
  10. Hj. Kastri Wahyuni, S.Pd, M.M (13 November 2009 – 30 September 2012)
  11. Slamet Panca Mulyadi, S.Pd, M.Pd (1 Oktober 2012 – Sekarang)

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Fasilitas yang terdapat pada SMA Negeri 7 Semarang terutama disediakan untuk berbagai kegiatan siswa, baik untuk pembelajaran maupun pengembangan kesiswaan, serta untuk pendukung penyelenggaraan pendidikan. Adapun fasilitas tersebut adalah sebagai berikut.

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 7 Semarang tercatat memiliki sederet kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya:

Referensi[sunting | sunting sumber]

 Pranala luar[sunting | sunting sumber]