SMA Negeri 6 Metro

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
SMA Negeri 6 Metro
EF EaK4g.jpeg
Informasi
Didirikan 2010
Jenis Negeri
Akreditasi B
Kepala Sekolah JAMALUDIN S,Pd.
Jumlah kelas 4-8 kelas setiap tingkat
Program/jurusan/
peminatan
IPA dan IPS
Rentang kelas X IPA, X IPS, XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS
Kurikulum Kurikulum 2013 (2014-2015)
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2015-2016)
Kurikulum 2013
Jumlah siswa >500 siswa (maks. 32 siswa per kelas)
Status Sekolah Atlet (2011-2013)
Sekolah Standar Nasional Adiwiyata (2013-sekarang)
Alamat
Lokasi Jalan FKPPI No 1, Rejomulyo, Metro Selatan, Lampung, Indonesia
Tel./Faks. (0725) 7525196
Situs web http://smanegeri6metro.sch.id
Lain-lain
Lulusan 3 Angkatan
Moto
Moto

- Berakhlak, Berilmu dan Berprestasi (2010-2014)

- Berakhlak, Berilmu dan Berprestasi serta Berbudaya Lingkungan & Wisata Pendidikan (2014-Sekarang)

SMA Negeri 6 Metro merupakan sekolah menengah atas termuda di Kota Metro, Lampung. Beralamat di Jalan FKPPI No 01, Rejomulyo, Metro Selatan. Dahulu, SMA ini merupakan Sekolah Menengah Atas berbasis Atlet, lalu berubah menjadi SMA Negeri 6 Metro.

SMA Negeri 6 Metro merupakan salah satu sekolah yang diunggulkan di tingkat Kota dan Kabupaten. SMA Negeri 6 Metro pernah mengharumkan nama Kota Metro dalam kejuaraan Liga Pelajar Indonesia tingkat kabupaten/kota di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim. [1]

Sekolah ini juga dipercaya oleh Pemerintah Kota Metro untuk dijadikan Sekolah Percontohan Adiwiyata dan Sekolah Berwawasan Wisata. Ini Didukung dengan dibangunnya Penangkaran Satwa, Penanaman Pohon Langka yang Dilindungi, Kolam Perikanan untuk kegiatan Muatan Lokal Pertanian dan Perikanan, serta akan dibangunnya Mini-Stadium yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menggelar Event Tahunan seperti Smansix Fair.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 6 Metro dibangun atas dasar untuk menciptakan Kota Metro sebagai kota pendidikan yang unggul dan masyarakatnya yang sejahtera. Selain itu, SMA Negeri 6 Metro didirikan atas keinginan kuat masyarakat Metro Selatan untuk mengenyam pendidikan di lingkungan mereka. Dahulu, SMA Negeri 6 Metro akan didirikan di Bantul, namun masyarakat ingin merundingkan kembali maka disepakati bahwa SMA Negeri 6 Akan dibangun di tengah lahan pertanian yang berbentuk Sengkedan. Hingga kini, SMA Negeri 6 Metro telah mengalami pergantian kepala sekolah sebanyak 3 kali sejak didirikan.

  • Drs. Supaijan (2010 - 2014)
  • Ibnu Budi Cahyana S.Sos M.Pd (2014-2017)
  • Jamaludin S.Pd (2017-sekarang)

Mulai tahun 2013, sekolah ini melakukan penambahan ruang kelas yang berlangsung hingga tahun 2015 dengan dibangunnya gedung kelas lantai 2. SMA Negeri 6 Metro resmi berstandar nasional berbasis Atelit sejak tahun 2010. Namun, pada 2013, SMA Negeri 6 Metro resmi mendapatkan status sekolah berbasis nasional dan Adiwiyata. SMAN 6 Metro sempat mencoba Kurkulum 2013 pada tahun 2014,untuk siswa baru. Namun sistem tersebut dihapuskan sesuai dengan peraturan Kemendiknas pada saat itu hingga sekarang.

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

Ekstrakurikuler yang terdapat di SMA NEGERI 6 Metro antara lain:

  • Rohani Islam (Rohis Smansix)
  • Pencinta Alam Jayabaya
  • KIR AD (Kelompok Ilmiah Remaja Apis Dorsata)
  • PMR (Palang Merah Remaja) Smansix
  • Pramuka Ambalan Raden Fatah dan Nyi Ageng Serang
  • Seni ( Paduan Suara dan Tari)
  • Bola basket
  • Sepak bola
  • Bola voli
  • Futsal
  • Paskibra
  • Cinematografi (Perfilman dan Fotografi)

Organisasi Sekolah[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 6 Metro memiliki 2 Organisasi siswa yang dapat melatih, mengasah dan membangun karakter kepemimpinan dan berorganisasi kepada siswa, diantaranya :

Oganisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)[sunting | sunting sumber]

Organisasi Siswa Intra Sekolah adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah.Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS. SMA Negeri 6 telah mengalami pergantian ketua osis sebanyak 4 kali sejak 2010

  • Ilham Dinant Gymnastiar (2011 - 2013)
  • Rian Putra Adhitama (2013 - 2014)
  • M. Shandi Yustha (2014 - 2015)
  • Ismail Yulianda (2015 - 2016)
  • M. Raja Tri Satrio (2016-2017)

Majelis Perwakilan Kelas (MPK)[sunting | sunting sumber]

Majelis Permusyawaratan Kelas atau Majelis Perwakilan Kelas,adalah suatu Organisasi yang berada ditingkat Sekolah di Indonesia yang ada di Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Majelis Permusyawaratan Kelas berada di luar Struktur Organisasi Sekolah dan salah satu organisasi kesiswaan yang resmi dan wajib ada di SMA/MA bersama-sama dengan Pembina MPK dan OSIS. Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) adalah Pengawas Kebijakan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang berperan penting dalam suatu sekolah. SMA Negeri 6 telah mengalami pergantian ketua MPK sebanyak 4 kali yaitu

  • Sintia Rahmawati (2011 - 2013)
  • Yeyen Widiyanti (2013 - 2014)
  • M.Ikhwan Nurgani (2014 - 2015)
  • Ivan Rinaldi Pratama (2015 - 2016)
  • Dimas Imbang Fikri (2016-2017)

Prestasi sekolah[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 6 Metro menjadi juara 1 Liga Pelajar Indonesia (LPI) Tingkat Provinsi Lampung serta juara 3 olimpiade sains di SMA Negeri 3 Metro

Pranala[sunting | sunting sumber]

http://www.smanegeri6metro.sch.id

https://id-id.facebook.com/OfficialSiteSMAN6/

http://ikelas.com/sekolah/181442/sman-6-metro

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.detiklampung.com/berita-544-sman-6-kota-metro-juara-lpi-2013-lewat-adu-penalti.html