SMA Al Muttaqin Tasikmalaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

SMA Al Muttaqin "Fullday School" Tasikmalaya merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas yang menerapkan sistem Fullday School atau belajar penuh seharian di sekolah. SMA Al Muttaqin berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Seperti pada umumnya, masa pendidikan sekolah di SMA Al Muttaqin ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. SMA Al Muttaqin didirikan pada 2003.

SMA Al Muttaqin Tasikmalaya
Logo SMA Al Muttaqin Tasikmalaya
Informasi
Didirikan5 Juli 2003
JenisSwasta
AkreditasiA (99,03)
Kepala SekolahDrs. Jenal Al Purkon, M.Pd
Jumlah kelas21 Kelas seluruh tingkat
Jurusan atau peminatanIPA dan IPS
Rentang kelasX (IPA,IPS); XI (IPA,IPS); XII (IPA,IPS)
KurikulumKurikulum 2013
Alamat
LokasiJalan Ahmad Yani No. 140 Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Tel./Faks.(0265) 311 093
Koordinat7°19′06″S 108°11′46″E / 7.3182387°S 108.1960996°E / -7.3182387; 108.1960996
Situs web[1]
Sureladminweb@sma-almuttaqin-tasikmalaya.sch.id
Moto
MotoCreating a Culture of Excellence


A. Tujuan Umum SMA Al Muttaqin

SMA Al Muttaqin sebagai institusi pendidikan menengah atas sesuai visi dan misi sebagaimana tencantum dalam Rencana Strategi SMA Al Muttaqin mengharuskan terciptanya citra:

1. sebagai sekolah yang menghasilkan lulusan yang handal, berdaya juang tinggi, diterima diperguruan terkemuka, terampil berbahasa dan memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat dan berakhlaqul karimah.

2. sebagai sekolah yang konsen terhadap ilmu pengatahuan dan teknologi, kebahasaan, keagamaan dan life skill sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman, serta memiliki jaringan kerjasama yang luas.

3. sebagai sekolah dengan civitas akademika yang berintegrasi tinggi, bermutu akademik tinggi, kreatif, inovatif, produktif, kompetitif, dan berwawasan global.

4. sebagai sekolah dengan infrastruktur dan fasilitas yang lengkap, mengikuti perkembangan teknologi, kondusif bagi kegiatan belajar dan pengembangan diri.

Tujuan pendidikan SMA Al Muttaqin dirumuskan mengacu pada tujuan umum pendidikan dengan memiliki ciri dan karakteristik yang khas, yakni menjadi outcome pendidikan tinggi unggulan nasional, memiliki akhlakul karimah, berjiwa wirausaha, memiliki keterampilan IT dan leardership, serta berkemampuan bahasa asing.

Karakteristik tersebut sesuai tujuan umum pendidikan yakni meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

B. Visi SMA Al Muttaqin

Menjadi sekolah unggul dan terdepan di Jawa Barat dalam prestasi akademik yang dilandasi dengan iman dan taqwa yang kuat sehingga dapat diterima di perguruan tinggi terkemuka dan dapat hidup dimasyarakat dengan akhlaq mulia.

Indikator keberhasilan dari Visi SMA Al Muttaqin

No Parameter Visi Indikator Ketercapaian
1. Unggul dalam prestasi · Memiliki nilai akademik yang baik dengan rerata UN jurusan minimal 8,60 dan UN jurusan IPS minimal 8,50

· Menjuarai lomba akademik dan nonakademik minimal tingkat Jawa Barat.

2. Iman dan Taqwa · Memiliki pemahaman rukum iman dan rukum Islam

· Melaksanakan ibadah shalat secara rutin dan benar

· Memiliki etos mempelajari al Islam.

3. Akhlak mulia · Hormat terhadap orang tua, guru

· Saling menghargai dengan teman sebaya

· Menjadi contoh berkepribadian Islami dilingkungan tempat tinggal

4. Diterima di perguruan tinggi · Menjadi outcome perguruan tinggi unggulan nasional

C. Misi SMA Al Muttaqin

1. Menyiapkan calon pemimpin umat-bangsa masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi iman dan taqwa yang kuat.

2. Menyelengggarakan pendidikan menengah umum secara profesional, inovatif dan kompetitif sehingga pembelajaran berlangsung efektif dan produktif untuk meraih prestasi belajar yang memuaskan.

3. Menciptakan lingkungan belajar yang religius melalui penegakan keteladanan dan pembiasaan dalam pengamalan prilaku sholeh.

D. Tujuan Khusus SMA Al Muttaqin

Menghasilkan lulusan yang menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi (basic knowledge of science and technology) yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan yang kuat, sehingga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang berkualitas baik, serta mampu mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar dengan perilaku akhlaqul karimah.

E. Strategi dan Program SMA Al Muttaqin

H.1 Strategi

1. Menjaring siswa dari lulusan SMP/MTs Negeri/Swasta melalui seleksi nilai raport kelas VIII dan IX untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan PAI, Nilai Akhir Ujian Nasional, melalui psikotes dan tes tulis.

2. Membangun kultur KBM dengan prinsip sunnah rasul dalam menuntut ilmu.

3. Menciptakan iklim belajar yang menyenangkan, sehat, kreatif, inovatif dan kompetitif guna mendorong siswa meraih prestasi.

4. Mengembangkan proses belajar dengan prinsip belajar tuntas dan sesuai kompetensi.

5. Menyiapkan tenaga pendidik yang profesional dan penuh dedikasi.

6. Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai.

7. Mengadakan kerjasama pendidikan dengan berbagai pihak terkait.

8. Mengadakan pelatihan berkala bagi guru dan karyawan.

9. Menyediakan perpustakaan yang memadai.

10. Melakukan studi banding ke sekolah lain yang berprestasi.

11. Memberikan wawasan IPTEKS tentang penerapan pelajaran MAFIKIBI dan IPS bagi guru dan siswa secara periodik.

H.2 Lingkungan dan Budaya Sekolah

SMA Al Mutttaqin dirancang sebagai sekolah model yang memiliki keunggulan secara terpadu dalam prestasi akademik, kualitas kesholehan dan keterampilan berbahasa asing (Inggris/Arab). Untuk mewujudkan keunggulan ini, sistem dirancang sedemikian rupa agar kondusif, harmonis dengan lingkungan sekolah dan membudaya.

Sistem yang dirancang merupakan kekhasan SMA Al Muttaqin disamping mengadopsi dari beberapa model yang sudah ada. Sebagai sekolah model yang akan mengembangkan keunggulan tersebut, seiring dengan waktu dan perubahan yang terjadi di masyarakat, maka SMA Al Muttaqin terus menambanh content (isi), mengubah context (realitas) dan terus mengembangkan capacity (kapasitas) sesuai dengan motto Creating a culture of excellence (mengkreasi sebuah budaya keunggulan ).

Dalam rangka mewujudkan sekolah model yang memiliki keunggulan, sekolah mengimplementasikan model pendidikan khas SMA Al Muttaqin dan mengadopsi dari beberapa model yang sudah ada.

H.3. Ciri Khas Program SMA Al Muttaqin

1. Jumlah jam pelajaran dalam seminggu 50 jam pelajaran yang digunakan untuk kurikulum diknas, kurikulum muatan lokal, serta kurikulum pembiasaan khas SMA Al Muttaqin. Khusus kelas XII diberi tambahan 4 jam pelajaran khusus persiapan UN dan SNMPTN setiap hari Sabtu.

2. Kurikulum muatan lokal terdiri dari:

a. Bahasa Sunda,

b. Aqidah Akhlaq,

c. Fiqih,

d. Tarikh Islam/Sejarah Kebudayaan Islam

e. Al Quran.

f. Keterampilan Komputer

g. BahasaArab

h. English Conversation

2. Kegiatan belajar mengajar sebagian pelajaran menggunakan Moving Class System yaitu setiap ganti pelajaran ganti ruangan (one class one lab) untuk pelajaran tertentu, yang terdiri dari ruang teori kelompok IPS (multimedia), bahasa, TIK, dan rumpun IPA (laboratorium)/

3. Disediakan waktu klinik mata pelajaran yang berfungsi untuk memberikan pembimbingan kepada siswa secara individu untuk melakukan remedial atau enrichment (pengayaan).

4. Terdapat jam mata pelajaran unggulan bagi siswa yang berminat mendalami bidang pelajaran tertentu. Mapel unggulan diorientasikan sebagai persiapan lomba-lomba akademik dan pembuatan hasta karya bidang studi yang di olimpiadekan.

5. Setiap bulan sekali dilaksanakan try out tulis PTN untuk kelas X dan XI yang berfungsi menyiapkan secara dini kepada siswa dalam beradaptasi dan mengantisispasi soal-soal seleksi masuk PTN.

6. Setiap dzuhur dilakukan sholat berjama’ah seluruh siswa dan guru, kemudian dilanjutkan dengan taushiah dari siswa secara bergiliran dengan menggunakan bahasa Inggris.

7. Setiap pekan dilakukan mentoring agama dengan system pencapaian penguasaan minimal pemahaman agama melalu TKK (Tanda Kecakapan Khusus) PAI.

8. Setiap pekan dilaksanakan mentoring bahasa berupa pembiasaan komunikasi system tentor sebaya.

9. Setiap bulan dilaksanakan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa)

10. Dalam rentang waktu tertentu dilaksanakan belajar di luar lingkungan sekolah (out door) dengan jadwal pelajaran tetap mengacu pada jadwal pelajaran yang di buat.

11. Sistem dievaluasi setiap minggu oleh Team Kendali Mutu.

12. Setiap tengah semester, prestasi dan prilaku belajar siswa dilaporkan kepada orang tua siswa dalam bentuk Raport Tengah Semester. Momen tersebut dimanfaatkan juga sebagai ajang untuk dialog dengan orang tua siswa dan Komite Sekolah dalam rangka sosialisasi dan evaluasi program dan sumbang saran untuk meningkatkan kualitas.

13. Pada akhir semester dilaksanakan pekan ulangan selama tiga minggu yaitu minggu ke satu untuk tes praktek (olahraga, seni, Agama, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Arab, Fisika, Kimia, Biologi), minggu ke dua tes tulis dengan soal dari K3S atau buatan guru lokal, minggu ketiga tes tulis komparatif menggunakan soal dari sekolah unggulan di pulau Jawa.

14. Untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris, maka diadakan test TOEFL. Pelaksanaan test bekerjasama dengan lembaga bahasa asing Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

15. Kegiatan belajar mengajar menggunakan konsep Fullday school yaitu belajar dari pukul 07.10 s.d 16.30.

16. Jumlah siswa dalam kelas sebanyak-banyaknya 30 siswa yang diawali dengan penerimaan siswa baru dengan melakukan penjaringan siswa dari lulusan SMP/MTs Negeri/Swasta melalui seleksi nilai raport kelas VIII dan IX untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan PAI, Nilai Akhir Ujian Nasional, melalui psikotes dan tes tulis.

17. Khusus untuk kelas XII disediakan waktu jam bimbel dengan guru berasal dari guru Lembaga Bimbingan Belajar yang ada di Kota Tasikmalaya.

18. Setiap Ashar dilakukan sholat berjama’ah seluruh siswa dan guru, kemudian dilanjutkan dengan taushiah dari guru secara bergiliran.

19. Setiap tahun sekali, untuk mengenalkan siswa ke dunia perguruan tinggi unggulan nasional, dilaksanakan Wisata Ilmiah.