Republika Srpska

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Infotaula de geografia políticaRepublika Srpska
Pembagian administratif Bosnia dan Herzegovina
Република Српска (sr)
Bandera Templat:Deod' Escut Templat:Deod'
flag of Republika Srpska Terjemahkan Seal of Republika Srpska Terjemahkan
Categoria:Articles de geografia política sense foto‎

Lagu kebangsaan Moja Republika Terjemahkan

Tempat
Europe location RS.png
 Coordenades: falta la latitud
Wilayah diklaim oleh Bosnia dan Herzegovina
Negara berdaulatBosnia dan Herzegovina

Negara Bosnia dan Herzegovina
Ibu kota Sarajevo dan Banja Luka
Subdivisi administratif
Penduduk
Total 1.228.423 (2013)
• Kepadatan 49,42 orang/km²
Bahasa resmi Bahasa Serbia, Bahasa Bosnia dan Bahasa Kroasia
Geografi
Luas wilayah 24.857 km²
Ketinggian dpl. 355 m ..enllaç=:355 m ..enllaç=:355 m
Berbatasan dengan
Sejarah
Didahului oleh Republik Sosialis Bosnia dan Herzegovina
Pembuatan Januari 9, 1992
Organisasi politik
Bentuk dasar pemerintahan Republik parlementer
• Kepala negara Milorad Dodik Terjemahkan
• President of Republika Srpska Terjemahkan Željka Cvijanović Terjemahkan (2014)
Ilmu ekonomi
Mata uang Mark Bosnia dan Herzegovina (Templat:Entrades separades per comes)
Informasi tambahan
Zona waktu
ISO 3166-2 BA-SRP
Modifica les dades a Wikidata

Republika Srpska (RS) (Serbia/Bosnia/Kroasia: Република Српска [РС]/Republika Srpska), sebelumnya bernama Republik Serbiani di Bosnia dan Herzegovina, adalah satu dari tiga entitas politik di Bosnia-Herzegovina. Entitas lainnya adalah Federasi Bosnia dan Herzegovina dan Distrik Brčko.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Republik Srpska / Serbiani diproklamirkan oleh etnis Serbia di Bosnia dan Herzegovina di bawah pimpinan Radovan Karadzic. Etnis Serbia di Bosnia dan Herzegovina adalah penduduk etnis Serbia yang tinggal dan beranak pinak di Bosnia dan Herzegovina sejak sebelum abad 10. Pada awal dibentuknya, Republik Srpska berhasil menguasai 70 persen wilayah Bosnia-Herzegovina dengan bantuan pasukan federal pimpinan Jenderal Ratko Mladic. Dalam konflik ini, etnis Muslim yang mayoritas, berusaha dilenyapkan oleh etnis Serbia di Bosnia dan Herzegovina. Sehingga terjadilah pembantaian terbesar dalam sejarah yang jumlah korbannya melebihi jumlah korban genosida etnis Kroasia pada etnis Serbia pada Perang Dunia II.

Perdamaian di antara ketiga kelompok tersebut berhasil dipaksakan oleh NATO. Sesuai dengan Kesepakatan Dayton tahun 1995, keutuhan wilayah Bosnia-Herzegovina ditegakkan namun negara tersebut dibagi dalam dua entitas otonom: 51% wilayah gabungan Muslim-Kroasia (Federasi Bosnia dan Herzegovina) dan 49% Serbia (Republik Serbiani).