Rencana penyerangan kantor kedutaan besar di Singapura

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bagian dari seri artikel mengenai
Sejarah Singapura
Coat of arms of Singapore.svg
Sejarah awal Singapura (pra-1819)
Pendirian Singapura modern (1819–1826)
Negeri-Negeri Selat (1826–67)
Koloni mahkota (1867–1942)
Pertempuran Singapura (1942)
Pendudukan Jepang (1942–45)
Masa setelah perang (1945–62)
Pemerintahan dalam negeri sendiri (1955–1962)
Penggabungan dengan Malaysia (1962–65)
Republik Singapura (1965–sekarang)

Rencana penyeranagn kantor kedutaan besar di Singapura adalah sebuah rencana pada 2001 oleh Jemaah Islamiyah (JI) untuk meledakan misi diplomatik dan menyerang personil Amerika Serikat, Australia, Britania Raya, dan Israel yang berbasis di Singapura. Terdapat juga beberapa target lainnya. Rencana tersebut terendus pada Desember 2001 dan sekitar 15 orang ditangkap di Singapura dalam sebulan. Penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut mampu melacak 26 orang lainnya dari 2002 sampai 2005. Pada 2006, 37 dari mereka masih ditahan tanpa diadili, di bawah Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri. Empat orang telah dibebaskan atas perintah pembatasan.

Cabang JI di Singapura[sunting | sunting sumber]

Cabang JI Singapura dimulai pada awal 1993, saat Ibrahim Maidin pulang dari pelatihan militer di Afghanistan dan kemudian dilantik menjadi pemimpin JI di Singapura. Dengan mendirikan kelas-kelas keagamaan, Maidin mulai merekrut anggota lainnya ke dalam organisasi JI.[1]

Dalam Sastra[sunting | sunting sumber]

Sebuah buku yang berjudul "Bullets and Train" bersisi tentang rencana teroris Al-Qaeda di Singapura.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]