Pulau Pedamaran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pulau Pedamaran
Koordinat 2°2′45,266″LU 100°50′36,381″BT / 2,03333°LU 100,83333°BT / 2.03333; 100.83333Koordinat: 2°2′45,266″LU 100°50′36,381″BT / 2,03333°LU 100,83333°BT / 2.03333; 100.83333[1]
Negara  Indonesia
Provinsi Riau
Kabupaten Rokan Hilir
Luas +/- 3.000 hektare
Pulau Pedamaran berlokasi di Topografi Sumatera
Pulau Pedamaran
Letak Pulau Pedamaran di Pulau Sumatera

Pulau Pedamaran adalah nama sebuah pulau yang terletak di Kecamatan Pekaitan[2], Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Pulau yang juga dikenal dengan nama Pulau Sutan ini memiliki luas sekitar 3.000 hektare, merupakan sebuah pulau asli (alam, bukan bentukan).[3] Pulau Pedamaran yang terletak tepat di muara Sungai Rokan ini dilintasi oleh dua jembatan, yakni Jembatan Pedamaran I dan Jembatan Pedamaran II, yang membuka isolasi dan menghubungkan beberapa kecamatan yakni Kecamatan Bangko, Pekaitan, Bangko Pusako, Pasir Limau Kapas, dan Kubu.[4]

Pulau Pedamaran merupakan salah satu kawasan yang akan dijadikan objek wisata alam di Kabupaten Rokan Hilir, meliputi wisata pertanian, wisata pendidikan, wisata permainan, wisata alam, serta pengembangan sarana prasarana pusat perbelanjaan (seperti mal, pasar, serta industri kreatif).[3]

Geografis[sunting | sunting sumber]

Secara geografis, Pulau Pedamaran terletak pada titik koordinat "2° 2' 45,266" Lintang Utara dan 100° 50' 36,381" Bujur Timur.[1]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Direktori Pulau-Pulau Kecil". Kementerian Kelautan dan Perikanan. Diakses tanggal 12 April 2017. 
  2. ^ "Jembatan Pedamaran, Ikon Pembangunan dan Pembuka Keterisoliran". Riau Online. 12 Agustus 2016. Diakses tanggal 12 April 2017. 
  3. ^ a b "Potensi Sumber Daya Pariwisata". Produk Unggulan Rohil. 26 September 2013. Diakses tanggal 12 April 2017. 
  4. ^ "Jembatan Pedamaran, Ikon Pembangunan dan Pembuka Keterisoliran". Riau Online. 12 Agustus 2016. Diakses tanggal 12 April 2017.