Primadona (sinetron 2005)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Primadona
PembuatMD Entertainment
PengarangZara Zettira
SutradaraLono Abdul Hamid
PemeranFathir Muchtar
Anneke Jodi
William Alvin
Didi Petet
Ully Artha
Roni Galoeng
Niniek Arum
Ade Irawan
Penggubah laguChossy Pratama
Lagu pembukaPrimadona, Sella CR
Lagu penutupPrimadona, Sella CR
KomposerHerbanu PW
No. episode25
Produksi
Produser eksekutifKaran Mahtani
H.M. Solihin
ProduserDhamoo Punjabi
Manoj Punjabi
Lokasi produksiJakarta
EditorGusnadi
KameraJanuar Aprianto (episode 1-7)
Jun Mahir (episode 8-25)
Durasi60 menit (20.00-21.00 WIB)
Rilis
Jaringan penyiarBendera Indonesia Trans TV
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Penampilan perdanaSenin, 17 Januari 2005
Tanggal tayang asliSenin, 17 Januari –
Senin, 4 Juli 2005

Primadona merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan oleh Trans TV pada tahun 2005 dan diproduksi MD Entertainment.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Fathir Muchtar Ikhsan
Anneke Jodi Prima
Dona
William Alvin Wibi
Didi Petet Pak Ismail
Ully Artha Bu Yuli
Roni Galoeng Agil
Ade Irawan Bu Hartini
Niniek Arum Tante Leha

Kru[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

VIDEO EPISODE 1-25

Dua gadis kembar bernama PRIMA dan DONA (Anneke Jodi) terpisah sejak dilahirkan sehingga tidak mengenal satu sama lain.

Ketika melahirkan, orang tua mereka, Bapak dan Ibu Barata, tidak mengetahui kalau bayinya kembar. Dalam suatu perjalanan, mereka mengalami kecelakaan dan Pak Barata meninggal dunia. Bu Barata yang sedang hamil dibantu oleh seorang wanita kampung bernama Bu Acih. Namun tidak lama setelah melahirkan, Bu Barata meninggal dunia. Bu Acih mencuri satu bayi kembar Bu Barata yang kemudian dibesarkannya dan diberi nama Dona.

Prima si anak sulung harus hidup bersama Bibinya, BU YULI (Ully Artha) dan Pamannya, PAK ISMAIL (Didi Petet) yang memperlakukannya dengan kasar. Mereka hanya ingin menguasai warisan Prima. Ia tidak mengenal dunia luar dan tidak bersekolah tinggi, sehingga menjadi gadis yang kuper dan tertekan. Satu alasan yang membuat Prima bertahan tinggal dirumahnya adalah neneknya, BU HARTINI (Ade Irawan), wanita tua yang sudah lumpuh karena stroke.

Dona tumbuh dilingkungan yang sangat berbeda dengan Prima. Kemiskinan membuat Dona menjadi cerdik dan lihai. Dona berprofesi sebagai penipu kecil. AGIL (Roni Galoeng), sahabat Dona, adalah seorang pria sederhana, sedangkan IKHSAN (Fathir Muchtar) berprofesi sama dengan Dona. Ikhsan dan Dona selalu bersaing, walaupun sebenarnya Ikhsan menyukai Dona.

Perbedaan ini membawa mereka berdua ke dalam kedua kehidupan yang sangat berbeda. Namun nasib mempertemukan mereka. Apakah yang akan terjadi? Saksikan kisahnya di PrimaDona!

Pranala luar[sunting | sunting sumber]