PricewaterhouseCoopers

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
PricewaterhouseCoopers
Anggota memiliki struktur hukum yang berbeda; di Britania Raya dan Amerika Serikat berbentuk kemitraan
IndustriJasa profesional
Didirikan1998
(PricewaterhouseCoopers)
1849
(Price Waterhouse)
1854
(Coopers & Lybrand)[1]
Kantor
pusat
London, Inggris, Britania Raya[2]
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh
kunci
Robert Moritz (Chairman)[3]
JasaPenjaminan
Penasehatan
Penasehatan pajak
Konsultansi strategi
Data & analisis
Konsultansi manajemen
Penasehatan keuangan
Aktuaria
Hukum
PendapatanKenaikan US$43,0 milyar (2020)[4]
Karyawan
284.000 (2020)[5]
Situs webwww.pwc.com

PricewaterhouseCoopers adalah sebuah jaringan jasa profesional multinasional, yang beroperasi sebagai sebuah kemitraan dengan merek PwC. PwC adalah jaringan jasa profesional terbesar di dunia[6] dan dianggap sebagai salah satu dari empat firma akuntansi terbesar di dunia, bersama Deloitte, EY, dan KPMG.[7]

PwC beroperasi di 742 lokasi yang tersebar di 157 negara, dengan 276.000 pegawai.[5] Hingga tahun 2019, sebanyak 26% pegawai PwC bekerja di Amerika, 26% bekerja di Asia, 32% bekerja di Eropa Barat, dan 5% bekerja di Timur Tengah dan Afrika.[8] Pendapatan PwC pada tahun fiskal 2019 adalah $42,4 milyar, dengan rincian $17,4 milyar didapatkan dari praktek Penjaminan, $10,7 milyar didapatkan dari praktek Pajak dan Hukum, dan $14,4 milyar didapatkan dari praktek Penasehatan.[9]

PricewaterhouseCoopers dibentuk pada tahun 1998 melalui penggabungan dua firma akuntansi, yakni Coopers & Lybrand dan Price Waterhouse.[1] Kedua firma tersebut memulai sejarahnya pada abad ke-19. Pada bulan September 2010, nama dagang PricewaterhouseCoopers disingkat menjadi PwC (ditulis di logonya, pwc) sebagai bagian dari upaya penjenamaan ulang.[10]

PricewaterhouseCoopers International Limited, yang berkantor pusat di London, Inggris,[11] bertindak sebagai koordinator dari jaringan global PwC. Perusahaan tersebut mengelola merek PwC, serta mengembangkan kebijakan dan inisiatif untuk menciptakan pendekatan yang serupa dan terkoordinasi di sejumlah bidang, seperti risiko, kualitas, dan strategi. Perusahaan tersebut juga tidak menyediakan layanan untuk klien.[12]

Hingga 2020, PwC adalah perusahaan swasta terbesar kelima di Amerika Serikat.[13]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Perusahaan ini dibentuk pada tahun 1998 saat Coopers & Lybrand bergabung dengan Price Waterhouse.[1]

Coopers & Lybrand[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1854, William Cooper mendirikan sebuah praktek akuntansi di London, Inggris. Tujuh tahun kemudian, praktek tersebut diberi nama Cooper Brothers, setelah tiga saudaranya bergabung.[1]

Pada tahun 1898, Robert H. Montgomery, William M. Lybrand, Adam A. Ross Jr., dan saudaranya, T. Edward Ross membentuk Lybrand, Ross Brothers and Montgomery di Amerika Serikat.[1]

Pada tahun 1957, Cooper Brothers, bersama Lybrand, Ross Bros & Montgomery, dan sebuah firma asal Kanada (McDonald, Currie and Co.), setuju untuk memakai nama Coopers & Lybrand untuk praktek internasional.[1] Pada tahun 1973, ketiganya setuju untuk mengubah namanya menjadi Coopers & Lybrand.[14] Pada tahun 1980, Coopers & Lybrand mengembangkan keahliannya di bidang insolvensi dengan mengakuisisi Cork Gully, sebuah firma asal Britania Raya yang terkemuka di bidang tersebut.[15] Pada tahun 1990, di sejumlah negara, termasuk di Britania Raya, Coopers & Lybrand bergabung dengan Deloitte, Haskins & Sells untuk membentuk Coopers & Lybrand Deloitte,[1] namun pada tahun 1992, kembali menjadi Coopers & Lybrand.[16]

Price Waterhouse[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1849, seorang akuntan, Samuel Lowell Price, mendirikan sebuah praktek akuntansi di London, Inggris.[17] Pada tahun 1865, Price bermitra dengan William Hopkins Holyland dan Edwin Waterhouse.[17] Holyland kemudian keluar untuk bekerja sendiri di bidang akuntansi dan firma tersebut pun dikenal sebagai Price, Waterhouse & Co. sejak tahun 1874.[17] Naskah perjanjian asli, yang ditandatangani oleh Price, Holyland, dan Waterhouse masih dapat dijumpai di Southwark Towers.[18]

Pada akhir abad ke-19, Price Waterhouse telah mendapat pengakuan sebagai sebuah firma akuntansi. Sebagai hasil dari meningkatnya perdagangan antara Britania Raya dan Amerika Serikat, Price Waterhouse pun membuka kantor di New York pada tahun 1890. Price Waterhouse juga membuka kantor di Liverpool pada tahun 1904, dan kemudian di tempat lain di seluruh dunia. Dengan mendirikan kemitraan terpisah di tiap negara, maka Price Waterhouse pun berupa federasi dari firma yang saling berkolaborasi, serta tumbuh secara organik, bukan melalui akuisisi internasional.[17]

Sebagai upaya untuk memanfaatkan keekonomian skala, PW dan Arthur Andersen pun mengadakan diskusi penggabungan pada tahun 1989,[19] namun akhirnya gagal, terutama karena adanya konflik kepentingan, seperti hubungan komersial yang kuat antara Andersen dengan IBM, sementara PW bertugas sebagai auditor IBM, serta budaya PW dan Andersen yang sangat berbeda. Orang yang terlibat dalam diskusi antara PW dan Andersen menyatakan bahwa pada akhirnya mereka menyadari bahwa PW dan Andersen memiliki pandangan bisnis yang berbeda, sehingga potensi penggabungan akhirnya dibatalkan.[20]

1998 - sekarang[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1998, Price Waterhouse resmi bergabung dengan Coopers & Lybrand untuk membentuk PricewaterhouseCoopers (ditulis dengan huruf "w" kecil dan camelcase "C").[21]

Setelah bergabung, PwC pun memiliki banyak cabang konsultansi profesional, sebagaimana firma akuntansi besar lain, dan menyumbang sebagian besar pendapatannya. Penyebab utama pertumbuhan pada dekade 1990-an adalah implementasi sistem perencanaan sumber daya perusahaan kompleks terintegrasi untuk perusahaan multinasional. PwC kemudian mendapat tekanan untuk menghindari konflik kepentingan, dengan tidak menyediakan sejumlah jasa konsultansi, terutama perancangan dan implementasi sistem keuangan, ke klien auditnya. Karena PwC mengaudit sejumlah perusahaan terbesar di dunia, hal tersebut pun mulai membatasi bisnis konsultansinya. Konflik tersebut makin meningkat saat jasa tambahan, seperti alih daya teknologi informasi dan operasi back-office mulai dikembangkan. Karena alasan tersebut, pada tahun 2000, Ernst & Young menjadi yang pertama dari Empat Besar yang menjual bisnis konsultansinya, yakni ke Capgemini.[22][23]

Keruntuhan Enron, Worldcom, dan skandal audit keuangan lain pun menyebabkan disahkannya Undang-Undang Sarbanes-Oxley (2002), yang sangat membatasi interaksi antara konsultansi manajemen dan jasa audit (penjaminan). PwC Consulting kemudian mulai berbisnis dengan namanya sendiri, bukan sebagai divisi konsultansi manajemen dari PricewaterhouseCoopers. PwC lalu berencana mengkapitalisasi pertumbuhan cepat divisi konsultansi manajemennya dengan menjualnya ke Hewlett Packard (dikabarkan dengan harga $17 milyar), namun akhirnya dibatalkan pada tahun 2000.[24]

Pada tahun 2000, PwC mengakuisisi mitra konsultansi SAP terbesar di Kanada, yakni Omnilogic Systems.[25]

Pada bulan Maret 2002, afiliasi Arthur Andersen, LLP di Hong Kong dan Tiongkok setuju untuk bergabung ke PricewaterhouseCoopers, China.[26]

Pada bulan Mei 2002, PwC mengumumkan bahwa bisnis konsultansinya akan dipisah menjadi sebuah perusahaan independen yang diberi nama "Monday". Wolff Olins pun dipekerjakan untuk membuat citra baru bagi perusahaan tersebut.[27] CEO Monday, Greg Brenneman mendeskripsikan nama unik tersebut sebagai "sebuah kata nyata, ringkas, dapat dikenali, global, dan cocok untuk sebuah perusahaan yang bekerja keras untuk menyajikan hasil kerjanya."[28] Namun rencana tersebut kemudian direvisi. Pada bulan Oktober 2002, PwC resmi menjual bisnis konsultansinya ke IBM dengan harga sekitar $3,5 milyar. Bisnis konsultansi PwC pun digabung ke IBM Global Business Services, untuk meningkatkan ukuran dan kapabilitas praktek konsultansi IBM yang sedang tumbuh.[29]

PwC lalu mulai membangun kembali praktek konsultansinya dengan mengakuisisi Paragon Consulting Group dan bisnis jasa komersial dari BearingPoint pada tahun 2009.[30] PwC juga mengakuisisi Diamond Management & Technology Consultants pada bulan November 2010, [31] dan PRTM pada bulan Agustus 2011.[32] Pada tahun 2012, perusahaan ini mengakuisisi Logan Tod & Co, sebuah konsultan optimisasi dan analisis digital,[33] serta Ant's Eye View, sebuah firma konsultansi dan pengembangan strategi media sosial, untuk mengembangkan kapabilitas PwC di bidang dampak konsultansi manajemen dan keterlibatan pelanggan.[34]

Pada tanggal 30 Oktober 2013, PwC mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi Booz & Company, termasuk nama dan 300 mitranya, apabila pemungutan suara oleh mitra Booz & Company pada bulan Desember 2013 menyetujui rencana tersebut. Pada tanggal 3 April 2014,[35] Booz & Company resmi digabung ke PwC untuk membentuk Strategy&.[36][37]

Pada tanggal 4 November 2013, PwC resmi mengakuisisi BGT Partners, sebuah konsultan digital yang baru berusia 17 tahun.[38]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g "Chronology". PricewaterhouseCoopers. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 October 2010. Diakses tanggal 27 September 2010. 
  2. ^ "How we are structured". PricewaterhouseCoopers. Diakses tanggal 1 October 2016. 
  3. ^ "Our leadership team". PricewaterhouseCoopers. Diakses tanggal 14 August 2016. 
  4. ^ "PwC Global Annual Review 2020". pwc.com. Diakses tanggal 24 September 2020. 
  5. ^ a b "Our people". 2 March 2021. Diakses tanggal 2 March 2021. 
  6. ^ "Deloitte overtakes PwC as world's biggest accountant". The Telegraph. Diakses tanggal 24 November 2016. 
  7. ^ "Big 4 Accounting Firms – Who They Are, Facts and Information". accountingverse.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 May 2017. 
  8. ^ PricewaterhouseCoopers. "Revenues". PwC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 29 April 2020. 
  9. ^ "Revenues" (dalam bahasa Inggris). PricewaterhouseCoopers. Diakses tanggal 29 April 2020. 
  10. ^ Sinclair, Lara (20 September 2010). "Logo puts case first and last". The Australian. Diakses tanggal 27 September 2010. 
  11. ^ "PricewaterhouseCoopers International Limited". Companies House. Diakses tanggal 23 July 2020. 
  12. ^ "Global Annual Review 2019". PwC. Diakses tanggal 24 January 2020. 
  13. ^ "America's Largest Private Companies". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 22 September 2020. 
  14. ^ "ICAEW: Firms family trees". 
  15. ^ "Profile – Michael Jordan of Cork Gully". Management Today. 1 January 1993. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 May 2012. Diakses tanggal 3 August 2012. 
  16. ^ "ICAEW family trees". Icaew.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 February 2010. 
  17. ^ a b c d Accounting for Success: a History of Price Waterhouse in America 1890–1990Perlu mendaftar (gratis). Harvard Business School Press. 1993. ISBN 978-0-87584-328-5. 
  18. ^ "Price Waterhouse (Biographical details)". The British Museum. Diakses tanggal 17 August 2013. 
  19. ^ "University of Washington: Accounting firms and organisations". Faculty.washington.edu. 
  20. ^ "Accounting Giants Call Off Merger Plan : Price Waterhouse, Arthur Andersen Cite 'Differences'". Los Angeles Times. 26 September 1989. Diakses tanggal 17 August 2013. 
  21. ^ Price Waterhouse and Coopers & Lybrand to merge Weekly Corporate Growth Report 29 September 1997
  22. ^ Tagliabue, John (1 March 2000). "International Business Capgemini to Acquire Ernst Young Consulting Business". New York Times. Diakses tanggal 19 June 2020. 
  23. ^ Farmer, Melanie Austria (29 February 2000). "Ernst & Young sells consulting unit to Cap Gemini". CNET. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 August 2011. 
  24. ^ Hewlett-Packard drops PWC bid BBC News, 13 November 2000
  25. ^ Simone, Rose (10 December 2011). "Passion for business takes entrepreneur from software to cars to music". The Record. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 January 2012. 
  26. ^ Andersen Affiliates in China to Join Rival Singapore News, 21 March 2002
  27. ^ "Monday name change for PwC". BBC. 10 June 2002. Diakses tanggal 14 December 2014. 
  28. ^ Monday name change for PwC, BBC News, 10 June 2002.
  29. ^ IBM buying PricewaterhouseCoopers' consulting business Technology, 31 July 2002
  30. ^ In close race for No 1, Deloitte, PwC grow apace Fox Business, 30 October 2013
  31. ^ PricewaterhouseCoopers to Buy Consulting Firm Diamond Management Wall Street Journal, 24 August 2010
  32. ^ PwC acquires global consulting firm PRTM International Accounting Bulletin, 23 August 2011
  33. ^ "PwC acquires digital analytics consultancy". Top Consultant. 15 March 2012. Diakses tanggal 26 October 2014. 
  34. ^ PwC Buys Social Media Consulting Firm Accounting Today, 24 September 2012
  35. ^ "PricewaterhouseCoopers Advisory Services LLC (PwC Advisory Services)|Company Profile|Vault.com". Vault. Diakses tanggal 3 May 2017. 
  36. ^ "PwC to bulk up with planned Booz & Company". ft.com. 30 October 2013. 
  37. ^ Nisen, Max. "Why PwC just changed the name of its 100-year-old consulting acquisition". Quartz (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 3 May 2017. 
  38. ^ WC strikes deal to buy BGT Partners South Florida Business Journal, 4 November 2013

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • True and Fair: A History of Price Waterhouse, Jones, E., 1995, Hamish Hamilton, ISBN 0-241-00172-2
  • An Early History of Coopers & Lybrand, 1984, Garland Publishing Inc., ISBN 978-0-8240-6319-1
  • Accounting for Success: A History of Price Waterhouse in America 1890–1990 (1992) ISBN 0-875-843-28X

Pranala luar[sunting | sunting sumber]