Prasman
| Prasman | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Genus: | Ayapana |
| Spesies: | A. triplinervis |
| Nama binomial | |
| Ayapana triplinervis (M.Vahl) R.King & H.Robinson | |
| Sinonim | |
|
Eupatorium ayapana Vent.[1] | |
Prasman (Lat.: Eupatorium triplinerve. Vahl.)[2] adalah tanaman yang berasal dari Brasil, termasuk kedalam suku Astreaceae.[2] Terna tahunan merayap atau tegak, bercabang banyak dengan memiliki tinggi 30 – 60 cm.[2] Daun berhadapan, berbentuk lonjong, tepinya rata atau bergigi.[2] Perbungaan berbentuk cawan, terdiri dari 20 - 50 bunga berbentuk corong.[2] Bunganya merah muda pucat dan tipis, batangnya berbulu dengan warna kemerahan.[1] Buah berupa buah kendaga.[2] Tumbuh baik di dataran rendah hingga ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut.[2] Di tanam sebagai tanaman obat dan tanaman penutup tanah di perkebunan teh dan karet.[2] Berkembang biak dengan biji atau stek akar, dengan pertumbuhan cepat.[2] Banyak di gunakan dalam ramuan jamu, antara lain untuk obat demam dan mencret (diare), obat sariawan atau sebagai pilis untuk sakit kepala.[2] Daun mengandung minyak atsiri yang berwarna hijau muda dan berbau harum dengan thimohidrokinono sebagai kompenen utama.[2] Minyak juga mengandung beberapa senyawa seskwiterpena, kumarin, dan turunan kumarin.[2]