Lompat ke isi

Prasasti Kuburajo II

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hiasan bunga matahari pada batu di sebelah kanan dari prasasti Kuburajo II. Foto koleksi Tropenmuseum, Belanda.

Prasasti Kuburajo II adalah salah satu prasasti paninggalan dari maso Raja Adityawarman. Di komplek prasasti ini, ada tiga buah batu berjajar yang ukurannya besar, disusun seperti sandaran tempat duduk untuk rapat para penghulu/kepala adat di masa lalu.[1]

Prasasti yang disebut dengan nama prasasti Kuburajo II berada di tengah, sedangkan batu-batu yang di kanan dan kirinya diberi hiasan yang bersifat candrasangkala. Prasasti Kuburajo II terdiri dari delapan baris yang ditulis dalam bahasa campuran Sanskerta dan Jawa Kuno. Artinya masih sulit diketahui, tetapi ada dua kata, puri dan sthana, yang kemungkinan merujuk pada istana raja. Prasasti Kuburajo II menggunakan huruf Jawa Kuno dan bahasa campuran antara Sanskerta dan Jawa Kuno, terdiri dari delapan baris tulisan.

Prasasti ini terukir pada batu andesit berwarna hitam keabu-abuan dengan ukuran tinggi 145 cm, lebar 63 cm, dan tebal 84 cm. Batu di sebelah kiri berhiaskan bulus yang di tengah badannya ada lingkaran melambangan matahari, badannya bersegi enam, kapalanya menghadap ke bawah, yang dapat diartikan sebagai angka 12, 6, dan 1, yaitu 1261 Saka atau 1339 Masehi.[2]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Kozok, Uli (2015). A 14th Century Malay Code of Laws: The Nitisarasamuccaya. Institute of Southeast Asian Studies. hlm. 40. ISBN 9789814459747.
  2. Aroengbinang, Bambang (19 Januari 2017). "Situs Prasasti Kubu Rajo Tanah Datar". thearoengbinangproject.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-13. Diakses tanggal 26 September 2016.