Porta paralel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
A DB-25 porta paralel pencetak di belakang komputer jinjing.

Porta paralel (bahasa Inggris: Parallel port) adalah salah satu jenis soket pada komputer pribadi untuk berkomunikasi dengan peralatan luar seperti pencetak model lama. Karena itu porta paralel sering juga disebut porta pencetak. Perusahaan yang memperkenalkan porta ini adalah Centronic, maka porta ini juga disebut dengan porta Centronics.

Kesederhanaan porta ini dari sisi pemrograman dan antarmuka dengan hardware membuat porta ini sering digunakan untuk percobaan-percobaan sederhana dalam perancangan peralatan elektronika.

Penggunaan:[sunting | sunting sumber]

  • Pencetak model lama
  • Penggerak Zip
  • Beberapa pemindai
  • Kartu suara
  • Kamera web
  • Gamepad dan tongkat ria
  • Pemrogram EPROM
  • Peralatan SCSI melalui adapter Paralel ke SCSI
  • Percobaan dengan penggerak TTL 12
  • External CD-Rom/RW drives

Fungsi dari 25 pin DB 25[sunting | sunting sumber]

Porta paralel mempunyai 25 pin yang masing-masing mempunyai kegunaan dan arti sebagai berikut:

Pin Nomer (DB25) Nama Sinyal Arah Register Bit Inverted
1 nStrobe Out Kontrol-02 Ya
2 Data0 In/Out Data-0 Tidak
3 Data1 In/Out Data-1 Tidak
4 Data2 In/Out Data-2 Tidak
5 Data3 In/Out Data-3 Tidak
6 Data4 In/Out Data-4 Tidak
7 Data5 In/Out Data-5 Tidak
8 Data6 In/Out Data-6 Tidak
9 Data7 In/Out Data-7 Tidak
10 nAck In Status-6 Tidak
11 Busy In Status-7 Ya
12 Paper-Out In Status-5 Tidak
13 Select In Status-4 Tidak
14 Linefeed Out Control-1 Ya
15 nError In Status-3 Tidak
16 nInitialize Out Control-2 Tidak
17 nSelect-Printer Out Control-3 Ya
18-25 Ground - - -

Simbol n di depan suatu nama sinyal seperti pada nAck berarti active low.

Register-register dari Porta Paralel[sunting | sunting sumber]

Semua data, kontrol, dan status dari porta paralel berhubungan dengan register-register yang ada di dalam komputer. Dengan mengakses langsung register-register tersebut, masukan dan keluaran dari porta paralel dapat diatur. Register-register pada porta paralel adalah:

  1. Register data
  2. Register status
  3. Register kontrol

Pada umumnya di komputer personal alamat dasar LPT1 adalah 0x378 (378 hexadecimal) dan LPT2 adalah 0x278. Alamat dari ketiga register tersebut di atas dapat ditentukan dengan menjumlahkan alamat dasar dari porta paralel dengan bilangan desimal tertentu. Misalnya kita ingin mengakses register data dari porta paralel LPT1, alamat register datanya sama dengan alamat dasar dari LPT1 yaitu 0x378. Sedangkan alamat register status sama dengan alamat register dasar + 1 atau 0x379 dan alamat register kontrolnya sama dengan alamat register dasar + 2 atau 0x37A. Hal tersebut berlaku juga pada LPT2. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat ditabel dibawah ini:

Register LPT1 LPT2
Register data (alamat dasar + 0) 0x378 0x278
Register status (alamat dasar + 1) 0x379 0x279
Register kontrol (alamat dasar + 2) 0x37A 0x27A

Pemrograman Paralel Porta dengan C++[sunting | sunting sumber]

Untuk mengambil data dari porta paralel dengan C++, dilakukan dengan perintah seperti yang tersebut dibawah ini:

#include <conio.h>
 
// Perintah-perintah untuk mengambil data dari suatu porta, termasuk porta paralel
 
int _inp( 
   unsigned short port 
);
 
unsigned short _inpw( 
   unsigned short port 
);
 
unsigned long _inpd( 
   unsigned short port 
);
 
// Perintah-perintah untuk mengeluarkan data ke suatu porta, termasuk porta paralel
 
int _outp(
   unsigned short port,
   int databyte 
);
 
unsigned short _outpw(
   unsigned short port,
   unsigned short dataword 
);
 
unsigned long _outpd(
   unsigned short port,
   unsigned long dataword 
);

Dimana porta adalah alamat dari porta dan nilai kembalian adalah nilai dari register data pada porta paralel. Perintah _inp, _inpw, dan _inpd mempuyai fungsi yang sama, perbedaannya hanyalah type dari nilai kembalian. Begitu juga dengan _outp, _outpw, dan _outpd. Untuk _inp bernilai int, _inpw bernilai unsigned short, dan untuk _inpd bernilai unsigned long. Perintah-perintah di atas tidak berlaku untuk Windows NT/2000 atau XP karena di kedua sistem operasi tersebut tidak diperbolehkan akses langsung hardware. Hal ini dikarenakan untuk perlindungan terhadap pemakaian suatu hardware oleh beberapa software secara bersamaan. Untuk mengatasinya dibutuhkan file Inpout32.dll yang baru, yang telah dimodifikasi supaya dapat mengakses hardware. Pustaka Inpout32.dll menggunakan driver standar yang diatur oleh Windows untuk mengakses hardware, jadi keamanan pemakaian hardware oleh software menjadi lebih terjamin.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]