Percetakan 3D

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Percetakan 3D adalah proses di mana materi digabung di bawah kontrol komputer untuk membuat objek tiga dimensi, dengan material yang ditambahkan bersama-sama (seperti molekul cair atau butiran bubuk yang digabungkan bersama). Pencetakan 3D digunakan dalam pembuatan prototipe. Objek dapat berupa bentuk atau geometri dan biasanya dihasilkan menggunakan data model digital dari model 3D yang berasal File Manufaktur Aditif (AMF). Ada beberapa teknik yang digunakan, seperti stereolithography (STL) atau fused deposit modeling (FDM). pencetakan 3D membangun suatu objek tiga dimensi dari model CAD atau file AMF yang dibantu komputer, biasanya dengan menambahkan lapisan bahan lapis demi lapis secara berturut-turut.

Awalnya material yang bisa dibentuk baru sebatas plastik. Kini, Peneliti telah dapat membuat material stainless steel dengan printer 3D. stainless steel dibuat dengan cara mencampurkan material besi, carbon dan nickel secara simultan dalam Printer 3D[1]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]