Penyinteran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Nodul klinker yang diproduksi oleh penyinteran

Penyinteran adalah proses dari memadatkan dan membentuk sebuah massa material yang kuat melalui panas[1] atau tekanan[2] tanpa melelehkan benda tersebut hingga titik pencairan.

Penyinteran terjadi secara alami dalam endapan mineral atau sebagai sebuah proses pemanufakturan dengan logam, keramik, plastik, dan bahan lainnya. Atom-atom dalam bahan tersebut berdifusi melintasi batas-batas partikel, menyatukan partikel-partikel dan menciptakan satu potongan padat.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Sinter, v." Oxford English Dictionary Second Edition on CD-ROM (v. 4.0) © Oxford University Press 2009
  2. ^ "Sinter" The Free Dictionary accessed May 1, 2014

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Chiang, Yet-Ming; Birnie, Dunbar P.; Kingery, W. David (May 1996). Physical Ceramics: Principles for Ceramic Science and Engineering. John Wiley & Sons. ISBN 0-471-59873-9. 
  • Green, D.J.; Hannink, R.; Swain, M.V. (1989). Transformation Toughening of Ceramics. Boca Raton: CRC Press. ISBN 0-8493-6594-5. 
  • German, R.M. (1996). Sintering Theory and Practice. John Wiley & Sons, Inc. ISBN 0-471-05786-X. 
  • Kang, Suk-Joong L. (2005). Sintering (edisi ke-1st). Oxford: Elsevier, Butterworth Heinemann. ISBN 0-7506-6385-5. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]