Pemilihan umum Presiden Taiwan 2020

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pemilihan umum Presiden Taiwan 2020
Bendera Republik Tiongkok
2016 ←
11 Januari 2020 → 2024

Terdaftar 19.311.105
Kehadiran pemilih 74,9% 8,6 pp
  蔡英文官方元首肖像照 (cropped).png 高雄市長 韓國瑜.jpg 宋楚瑜主席2016.jpg
Calon Tsai Ing-wen Han Kuo-yu James Soong
Partai Partai Progresif Demokratik Kuomintang Partai Pertama Rakyat (Republik Tiongkok)
Pendamping William Lai Chang San-cheng Sandra Yu
Suara rakyat 8.170.231 5.522.119 608.590
Persentase 57,1% 38,6% 4,26%

ROC 2020 Presidential Election Township level.svg

Taiwan menurut pembagian administratif

Presiden petahana

Tsai Ing-wen
Partai Progresif Demokratik

Presiden terpilih

Tsai Ing-wen
Partai Progresif Demokratik

Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Tiongkok ke-15 (Hanzi: 中華民國第十五屆總統、副總統選舉) dijadwalkan akan diselenggarakan di Taiwan pada 11 Januari 2020.[1] Para pemilih akan memilih Presiden dan Wakil Presiden baru atau memilih kembali petahana. Proses pemilihan umum pendahuluan dan pencalonan presiden kemungkinan akan diadakan selama enam bulan terakhir tahun 2019.

Presiden petahana Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratik (DPP), yang terpilih dalam 2016, memenuhi syarat untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua. Pemenang pemilihan umum presiden 2020 dijadwalkan akan dilantik pada 20 Mei 2020. Pemilihan umum Yuan Legislatif ke-10 juga akan diselenggarakan secara bersamaan.

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Kandidat presiden dan pasangan sepencalonan wakil presiden dipilih pada kertas suara yang sama, menggunakan pemenang suara terbanyak. Pemilihan umum ini akan menjadi pemilihan langsung ketujuh untuk presiden dan wakil presiden, jabatan yang sebelumnya dipilih secara tidak langsung oleh Majelis Nasional hingga tahun 1996.

Menurut Undang-Undang Pemilihan Umum dan Pencopotan Presiden dan Wakil Presiden, Partai Progresif Demokratik (DPP), Kuomintang (KMT), Partai Kekuatan Baru (NPP), dan Partai Pertama Rakyat (PFP), yang memperoleh lebih dari lima persen dari total jumlah suara dalam pemilihan umum terakhir di tingkat mana pun, berhak untuk mengikuti pemilihan umum tersebut, mendaftar kepada Komisi Pemilihan Umum Pusat karena kandidat untuk Presiden dan Wakil Presiden diajukan dengan cara rekomendasi partai politik, surat rekomendasi yang dicap dengan stempel partai politik yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri harus diserahkan bersama pada saat pendaftaran tersebut. Menurut Pasal 23, kandidat independen dan partai-partai kecil juga berhak untuk mengikuti pemilihan, mendaftar sebagai kandidat untuk Presiden dan Wakil Presiden dengan cara penandatanganan bersama, dalam waktu lima hari setelah pemberitahuan publik untuk pemilihan umum dikeluarkan, mangajukan pendaftaran kepada Komisi Pemilihan Umum Pusat untuk menjadi kandidat yang direkomendasikan melalui tanda tangan bersama, memiliki daftar penandatangan bersama dan memperoleh 1,5 persen dari total pemilih dalam pemilihan umum terakhir anggota Yuan Legislatif, dan membayar deposit sebesar NT$1.000.000.[2]

Menurut konstitusi, Presiden Tsai Ing-wen dan Wakil Presiden petahana Chen Chien-jen, yang akan menyelesaikan masa jabatan penuh pertama mereka, berhak untuk dipilih kembali. Chen menyatakan pada Maret 2019 bahwa dia tidak akan maju lagi sebagai kandidat wakil presiden untuk masa jabatan kedua.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wang, Cheng-chung; Ko, Lin (19 March 2019). "Presidential, legislative elections to be held Jan. 11, 2020". Central News Agency. Diakses tanggal 19 March 2019. 
  2. ^ "Presidential and Vice Presidential Election and Recall Act".