Pelabuhan Samudera & Terminal Peti Kemas Palaran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pelabuhan Samudera & Petikemas Palaran
Container Port Palaran, Samarinda.jpg
Lokasi
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Lokasi Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Koordinat 0°34′27″LU 117°12′22″BT / 0,57417°LS 117,20611°BT / -0.57417; 117.20611
Detail
Mulai beroperasi 2010
Pengelola PT. Pelabuhan Samudera Palaran
Statistik
Website http://www.tpkpalaran.co.id
Dermaga TPK Palaran
TPK Palaran pada malam hari.

Pelabuhan Samudera & Terminal Petikemas Palaran atau Lebih dikenal dengan TPK Palaran adalah salah satu pelabuhan yang terdapat di Kota Samarinda, provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Pelabuhan ini menggantikan Pelabuhan Yos Sudarso Samarinda yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi.

Pelabuhan ini berfungsi sebagai pintu gerbang pengiriman logistik dari Kota Samarinda dan Kawasan Hulu Mahakam ke Surabaya, Jakarta dan sebaliknya.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Pelabuhan ini dibangun untuk menggantikan pelabuhan lama yang letaknya di pusat kota Samarinda dan dianggap sudah tidak representatif lagi, karena[1]:

  1. Tidak memiliki back up area untuk pengembangan pelabuhan.
  2. Kapasitas tampung lapangan penumpukan peti kemas dengan luas ± 4,4 hektare daya tampung hanya sebesar 130.000 TEU’s pertahun sementara trafik tahun 2009 telah mencapai 166.000 TEU’s.
  3. Dermaga yang ada tidak didesain untuk kegiatan alat bongkar muat peti kemas modern.

Proses Pembangunan[sunting | sunting sumber]

Terealisasinya pembangunan pelabuhan Palaran Samarinda merupakan hasil sinergi tiga pihak, yaitu Pemerintah Kota Samarinda, PT Pelabuhan Indonesia IV, dan PT Samudera Indonesia, Tbk. Sinergi ini hal yang unik dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.

Hasil Studi JICA
Lokasi Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran ditetapkan menjadi lokasi pelabuhan melalui proses studi dan analisis yang dilakukan JICA (Japan Internationa Cooperational Coorporation Agency) tahun 2000. Hasil analisis digunakan Pelindo IV dan Pemkot Samarinda sebagai acuan mengembangkan pelabuhan baru Samarinda Di sungai Mahakam.
berdasarkan hasil studi itu, Samarinda memiliki potensi pertumbuhan kargo rata-rata 6% pertahun, dengan volume cargo 16,900 teus tahun 2009 akan mencapai 220,000 TEUs pada tahun 2015.
Dengan petumbuhan volume yang cukup besar tersebut, kapasitas pelabuhan yang ada saat ini tidak akan mencukupi sehingga diperlukan perluasan TPK Palaran dengan kapasitas yg lebih besar.
Spesifikasi dan Nilai Investasi
Dermaga dibangun dengan kontruksi beton bertulang dengan panjang 270 meter pada terminal ini dihubungkan dengan Container Yard melalui 3 buah trestle sepanjang 90 meter. dan pondasi yang digunakan adalah tiang pancang beton.
nilai investasi keseluruhan sebesar Rp. 550 miliar untuk infrastruktur dan suprastruktur (peralatan bongkar muat).
Proses Perwujudan
Perwujudan proyek ini dimulai dengan proses tender pembangunan pengoperasian terminal dengan skema BOT (Built, Operate, & Transfer) selama 50 tahun yang diselenggarakan oleh Pelindo IV dan Pemkot Samarinda, yang dimenangkan oleh PT Samudera Indonesia Tbk.
Penandatangan kesepakatan 3 pihak antara Pemkot, Pelindo, dan PT Samudera Indonesia dilaksanakan didepan Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal, dan sekertaris Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia M Said Didu pada tanggal 20 juli 2007.
Desain engineering dikerjakan oleh konsultan perencana LAPI-ITB dan Kontraktor Pekerjaan sipil oleh PT Pembangunan Perumahan (PP).
Pengoperasian Termninal
Terminal ini akan dioperasikan olah PT Pelabuhan Samudera Palaran, Merupakan anak perusahaan dari PT Samudera Indonesia, Tbk.
Peralatan Bongkar Muat
TPK palaran akan di operasikan dengan menggunakan peralatan bongkar yaitu 2 unit CC dan 5 unit RTG yang merupakan produksi dari crane maker Korea Merek Doosan yang diproduksi di Vietnam. Peralatan yang diproduksi tersebut secara khusus didesain TPK Palaran dengan spesifikasi dan Major component berkualitas tinggi, sehingga mampu mencapai kecepatan produktivitas dengan rata-rata 24 box per jam.
Sistem Informasi
TPK palaran akan menggunakan sistem informasi ETOS (Electronic Terminal Operation System) yang dibangun oleh PT Samudera Indonesia Tbk, dengan menggunakan platfrom sistem informasi terminal yang telah di uji dikalangan terminal petikemas di indonesia.

Fasilitas pelabuhan[sunting | sunting sumber]

Pelabuhan Palaran menyediakan pelayanan pelabuhan antara lain[2]: Fasilitas & Operasional TPK Palaran Pelabuhan Samarinda

Fasilitas
  1. Dermaga sepanjang 270 m
  2. Gudang cfs seluas 3.000 m²
  3. Lapangan penumpukan seluas 7,7 HA
Peralatan
  1. Container Crane 2 Unit
  2. RTG 5 Unit
  3. Reachstaker 1 Unit
  4. Head Truck 10 Unit
  5. Chassis 20 Unit
  6. Forklift 2 Unit
  7. IT sistem ETOS
  8. Weight Bridge 1 Unit


Catatan[sunting | sunting sumber]


Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ www.pelabuhan4.co.id/?p=569 Pelabuhan Samudera Palaran
  2. ^ www.tpkpalaran.co.id/Situs Resmi TPK Palaran

Pranala luar[sunting | sunting sumber]