Pekan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hari pertama dalam sepekan di beberapa negara menurut CLDR[1]
  Ahad
  Senin
  Jumat
  Sabtu

Pekan atau minggu adalah sebuah satuan waktu yang terdiri dari tujuh hari.

Dalam bahasa Indonesia, nama-nama hari diambil dari nama hari dalam bahasa Arab,[2][3] kecuali kata Minggu yang berasal dari bahasa Portugis. Dalam beberapa bahasa lain, nama-nama hari diambil dari nama-nama planet atau nama-nama dewa.

Standar ISO 8601 dan kebanyakan negara di Eropa mengawali pekan pada hari Senin. Kebanyakan negara di Timur Tengah mengawalinya pada hari Sabtu. Indonesia, Jepang, Brasil, Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara lainnya mengawali pekan pada hari Ahad/Minggu.[1]

Nama[sunting | sunting sumber]

Kata pekan awalnya memiliki arti 'pasar'.[4] Awalnya, pasar (pekan) hanya dibuka pada hari tertentu sesuai namanya.[5] Jarak antara pasar buka hingga buka lagi yang menjadi makna baru kata pekan, yaitu 'rentang tujuh hari'.

Kata minggu (dari bahasa Portugis domingo) awalnya hanya berarti hari Ahad (hari pertama dalam sepekan).

Definisi dan durasi[sunting | sunting sumber]

Pada zaman modern, satu pekan didefinisikan sebagai tujuh hari sehingga

1 pekan = 7 hari = 168 jam = 10.080 menit = 604.800 detik.

Kalau dilihat menurut kalender Gregorius,

  • 1 tahun kalender Gregorius = 52 pekan + 1 hari (2 hari dalam tahun kabisat)
  • 1 pekan = ​16006957 ≈ 22,9984% rerata bulan Gregorius

Dalam tahun rata-rata Gregorius, ada 365,2425 hari sehingga ada tepat ​52 71400 atau 52,1775 pekan. Terdapat tepat 20.871 pekan dalam 400 tahun Gregorius. Hal ini berarti bahwa tanggal 3 Juli 1622 adalah hari Minggu (sama dengan hari pada tanggal 3 Juli 2022).

Hari dalam sepekan[sunting | sunting sumber]

Di Indonesia, hari-hari dalam sepekan adalah berikut:

Minggu/Ahad - Senin - Selasa - Rabu - Kamis - Jumat - Sabtu

Dalam budaya Jawa dan Bali, satu pekan belum tentu terdiri dari tujuh hari, tetapi berkisar dari dua hari sampai sepuluh hari:

  1. Pekan yang terdiri dari satu hari: ekawara
  2. Pekan yang terdiri dari dua hari: dwawara
  3. Pekan yang terdiri dari tiga hari: triwara
  4. Pekan yang terdiri dari empat hari: caturwara
  5. Pekan yang terdiri dari lima hari: pancawara, pasar, atau pasaran
  6. Pekan yang terdiri dari enam hari: sadwara
  7. Pekan yang terdiri dari tujuh hari: saptawara, satu minggu, atau satu pekan secara harfiah
  8. Pekan yang terdiri dari delapan hari: astawara
  9. Pekan yang terdiri dari sembilan hari: sangawara
  10. Pekan yang terdiri dari sepuluh hari: dasawara

Dalam bahasa Sanskerta/Jawa, satu pekan yang terdiri dari tujuh hari terdiri dari hari-hari berikut:

Raditya/Redite/Dite - Soma - Anggara - Buda - Wrehaspati/Respati - Sukra - Tumpek/Saniscara

Satu pekan yang terdiri dari lima hari terdiri dari hari-hari berikut:

Legi/Umanis - Paing - Pon - Wage - Kliwon

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Penomoran[sunting | sunting sumber]

Pekan dalam tahun kalender Gregorius bisa diberi nomor tiap tahunnya. Gaya penomoran ini biasa dipakai di negara-negara Eropa dan Asia.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Unicode (26 Oktober 2020). "Territory Information". CLDR Charts (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 26 Desember 2021. 
  2. ^ Russell Jones (2008). Loan-words in Indonesian and Malay (dalam bahasa Inggris). Yayasan Obor Indonesia. 
  3. ^ Aḥmad Mukhtār ‘Umar (2008). Mu‘jam al-Lugah al-‘Arabiyyah al-Mu‘ṣirah (dalam bahasa Arab). Dār Ālam al-Kutub. 
  4. ^ Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. "Hasil Pencarian pekan". KBBI Daring. Diakses tanggal 26 Desember 2021. 
  5. ^ Hermawan (21 Juni 2019). "Sejarah Pasar di Jakarta Sesuai Nama Hari". Tagar.id. Diakses tanggal 26 Desember 2021.