Paraji

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


Paraji adalah sebuah jabatan adat di Suku Sunda,[1][2] yang dipegang oleh sesepuh perempuan. Paraji dan juru kunci memiliki suatu ikatan profesi yang kuat dalam suatu tatanan masyarakat adat Suku Sunda.

Syarat paraji[sunting | sunting sumber]

Seorang paraji umumnya adalah seorang perempuan yang sudah cukup tua dan memiliki keahlian dalam hal upacara adat setempat, seperti membuat atau menyiapkan sesajen).[3] Diutamakan pula yang memiliki darah keturunan paraji dari pihak ibunya, dan sudah memiliki cucu sehingga dia akan dipanggil "Nini" atau "Nenek Paraji".

Tugas[sunting | sunting sumber]

Pada zaman dahulu sebelum ada bidan, seorang paraji bertugas membantu wanita melahirkan,[2][4][5] atau dikenal dengan dukun bayi.[6]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ir Soekarno (2016). Dibawah Bendera Revolusi Jilid 1. Banana Books. hlm. 306. Penanda Google Books: nuB3CwAAQBAJ. 
  2. ^ a b Hasan Mustapa (R.) (1985). Adat istiadat orang Sunda. Alumni. 
  3. ^ Toto Sucipto, Julianus Limbeng (2007). Studi Tentang Religi Masyarakat Baduy di Desa Kanekes Provinsi Banten. Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 88. Penanda Google Books: qgLFCgAAQBAJ. 
  4. ^ Kebidanan. hlm. 20. ISBN 979-4486-13-2. Penanda Google Books: GQYW-nrQzSkC. 
  5. ^ Meiwita Budiharsana Iskandar. Unraveling the Mysteries of Maternal Death in West Java: Reexamining the …. Center for Health Research, Research Institute, University of Indonesia, 1996. hlm. 34. ISBN 979-823206-2. Penanda Google Books: ae_rAAAAMAAJ. 
  6. ^ Dasar-Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. hlm. 63. ISBN 979-4484-08-3. Penanda Google Books: KPBNrqVNJIUC.