Pangeran (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pangeran
Pangeran sinetron.jpg
Sinetron Laga Kolosal
Genre Sinetron
Laga
Thriller
Fantasi
Religi
Komedi
Pembuat Amanah Surga Productions
Pengarang Aufaa Qianzi (sampai Episode 135)
Hery B Arissa (Episode 136 - selesai)
Sutradara Ai Manaf
Pemeran Ricky Harun
Fita A. Ilham
Handika Pratama
Nina Zatulini
Rifat Soengkar
Reza Aditya
Rangga Boevier
Ananda George
Penggubah lagu tema Ahmad Dhani
Once
Lagu pembuka Pangeran Cinta, Dewa 19
Lagu penutup Pangeran Cinta, Dewa 19
Penggubah Bobby Abbo
Negara  Indonesia Indonesia
Bahasa Indonesia
Jumlah episode 158 (Season 1)
Produksi
Produser eksekutif Mubarok
Produser Syaiful Drajat
Nasrul Warid
Lokasi Pasar Minggu
Pasar Rebo
Cibubur
Bogor
Durasi 90 menit (18:30 - 20:00 WIB)
Rumah produksi Amanah Surga Productions
Distributor Surya Citra Media
Rilis
Jaringan penyiar SCTV Logo.svg SCTV
Format visual -
Format audio -
Tayang perdana Senin, 10 Agustus 2015
Tanggal rilis Senin, 10 Agustus 2015 – Rabu, 13 Januari 2016
Kronologi
Diawali oleh Ganteng Ganteng Serigala
Dilanjutkan oleh Siapa Suruh Datang Jakarta / Pangeran 2
Acara terkait Duyung
Raden Kian Santang
Anak Jalanan
Pranala luar
[Pangeran di Twitter Situs web produksi]

Pangeran adalah sinetron yang ditayangkan di SCTV pada Senin, 10 Agustus 2015 pukul 18:30 - 20:00 WIB.

Season 1[sunting | sunting sumber]

Pemeran (Utama, Musiman, Pendukung)[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Ricky Harun Pangeran
Fita Anggraeni Ilham Anjani (1-149)
Teddy Syach Yahya
Claudio Hernan M. Jamal
Taufik Lala Taufik
Cang Hendra
Nina Zatulini Aida (1-117)
Adam Jordan Kyai Makmun
Asri Handayani Rini (Nita)
Rifat Soengkar Iman Bolohboloh (Iman) (1-149)
Rangga Narta Rozali (1-149)
Resi Revado
Handika Pratama Toffan (115-139)
Bemby Putuanda Jaya (129)
Reza Aditya Adipati (1-149)
Wawan Wanisar Kyai Rachmat
Indah Nicc Chacha (127-140)
Leona Agustine Liona (127-143)
Ananda Takeshi Prabu Siliwangi
Baby Gracia Nyi Subang Larang
Mahisa AD Raden Mahesa
Fitri Ayu Maresa Nyai Kembang (Kembang)
Dwi Putrantiwi Nyai Burak Siluman
Sutrisna Aki Maung (Maung Bodas)
Edwin Sukmono Raden Kian Santang
Guntara Hidayat Patih Jaya Giri
Chairil JM Syeikh Nur Jati
Rico Verald Senopati Arga Dana
Ali Fikry Badrika
Rian DY Amuk Marugul
Vinessa Inez
Diana Ulfah Nyimas Rara Santang
Matt Rozzi Abidin (82-92)
Anette Edoarda Jane
Sarah Watson Dear
Kevin Torsten Kandi
Jovita Karin
Leni Marliana Lea
Aga Dirgantara Basri
Mike Ethan Tata
Harris Illano Alliff
Marcello Djorgie Pramono
Irma Maulydina Widhy
Nadia Syakira Lela
Michael Yusuf
Antony Hilena'ar
Girardi Tommy
Sabrina Sameh
Rudy Jef

Perbedaan[sunting | sunting sumber]

  • Di season 1, peran Yahya dimainkan oleh Teddy Syach, sementara di season 2 dimainkan oleh Gary Iskak.
  • Sama halnya seperti tokoh Yahya, karakter Rini (Nita) di season 1 diperankan oleh Asri Handayani, di season 2 dimainkan Shinta Bachir.
  • Di season 1, peran Ayda dimainkan oleh Nina Zatulini Ansar, namun karena sehabis menikah, ia tidak dapat meneruskan perannya di sinetron ini, kemudian digantikan Sahila Hisyam.
  • Di season 1, Rojali dimainkan pendatang baru Rangga Natra, sementara di season 2 dimainkan Onnie Syahrial.
  • Beberapa peran yang nama perannya sama, namun berbeda karakternya. Contohnya Bemby Putuanda, di season 1 ia berperan sebagai orang pesantren, namun di season 2 ia berperan sebagai dosen. Namun sama-sama berperan sebagai Jaya.

Contoh lain adalah Fita Anggraieni, Rifat Soengkar, Reza Aditya, David Chalik

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Karena kenakalan nya, Pangeran (Ricky Harun) dipaksa ayahnya belajar di pesantren. Walaupun sering berbuat ulah dipesantren, kedua putri Kyai Makmun (Adam Jordan), Aida (Nina Zatulini) & Anjani (Fita Anggriani), diam-diam bersimpati kepada Pangeran. Saat pergi ke hutan, Pangeran bertemu dengan Maung Bodas yang kemudian menyerahkan kalung berbentuk macan kepadanya. Maung Bodas menjelaskan, Pangeran adalah titisan cucu Prabu Siliwangi. Kemunculan Pangeran juga membangkitkan Raden Mahesa, musuh bebuyutan Prabu Siliwangi (Ananda George).

Karena Pangeran membuat ulah, Kyai Makmun menugaskan PANGERAN, juga kedua santri pesantren, IMAN (Rifat Sungkar) dan ROJALI (Rangga Boevier), untuk mencari kayu bakar. Saat itu PANGERAN melihat hutan larangan dan ingin mencari kayu bakar disana. Tetapi dilarang oleh Iman dan Rojali. Pangeran yang tidak mendengarkan ucapan kedua temannya masuk kedalam hutan dan menghilang! Iman dan Rojali yang panik melaporkan kejadian itu pada Kyai Makmun. Sementara itu di dalam hutan, pangeran bertemu dengan Maung Bodas (H. Sutisna) yang sudah lama menantikannya dan memberikan kalung macan kepada Pangeran. Meski pangeran menolak, kalung tersebut langsung mengalungi leher Pangeran. Seketika, Pangeran berhasil keluar dari hutan larangan.

Semenjak keluar dari hutan larangan, hal-hal ganjil mulai terjadi, kalung macan yang diberikan Maung Bodas bereaksi setiap ada warga yang kesulitan. Wargapun berbondong-bondong datang ke pesantren untuk berterima kasih terhadap Pangeran. Pangeran yang bingung dengan hal itu meminta bantuan dua temannya, Iman dan Rojali untuk mencari tahu hal itu. Sementara itu, dari kejauhan diam-diam Raden Mahesa (Mahisa Aulia Dinsi) mengamati Pangeran. Raden Mahesa adalah Musuh bebuyutan dari Prabu Siliwangi (Ananda George) yang tak lain adalah kakek Pangeran.

Pangeran sebelumnya telah bertemu dengan Aida dan Anjani. Dan Aida sama Anjani sama-sama mempunyai perasaan dengan pangeran. Dan Pangeran juga telah beradu pandang dengan mereka berdua. Sebelumnya Aida (Nina Zatulini) bermesraan dengan pangeran di pasar malam. Anjani (Fita Anggriani) juga bermesraan dengan pangeran dengan menyebutkan Papa Mama pada waktu menangkap bebek.. di cerita sebelumnya anjani adalah jodoh dan takdir cinta dari pangeran, karena sebelumnya gelang yang diberikan sukma pangeran adalah merupakan jodoh dari pangeran. Di cerita sebelumnya Aida sudah menganggap pangeran saudara. Pangeran juga menganggap Aida saudara. Aida juga sudah dijodohkan dengan cowok yang tulus mencintai Aida. Dan Cowok itu bukan Pangeran.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]