OwnCloud

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search


ownCloud
ownCloud logo
Pengembang ownCloud Inc., Community
Rilis perdana 3 April 2012
Rilis stabil
10.0.9 / 17 Juli 2018; 2 bulan lalu (2018-07-17)
Repositori github.com/owncloud
Status pengembangan Aktif
Ditulis dengan PHP, JavaScript
Sistem operasi Cross-platform
Ketersediaan bahasa Multilingual
Jenis Berbagi Berkas
Lisensi AGPLv3
Situs web ownCloud.org

ownCloud merupakan suatu perusahaan dengan proyeknya yaitu ownCloud project. Slogan perusahaan ini adalah Your Cloud, Your Data, Your Way!. ownCloud yang merupakan salah satu perangkat lunak berbagi berkas gratis dan bebas seperti Dropbox, menyediakan pengamanan yang baik, memiliki tata cara yang baik bagi pengguna aplikasi untuk membagi dan mengakses data yang secara lancar terintegrasi dengan perangkat teknologi informasi yang tujuannya mengamankan, melacak, dan melaporkan penggunaan data.

ownCloud menempatkan kontrol kepada pengguna teknologi informasi itu sendiri dan juga menawarkan penyedia layanan, pusat dan bagian transmisi yang berfungsi untuk menyediakan solusi sinkronisasi dan berbagi bagi pengguna. ownCloud memberikan akses terhadap berkas-berkas secara universal dengan menggunakan antarmuka jaringan atau WebDAV.

ownCloud dipelopori oleh Frank Karlitschek saat ia sedang membicarakan mengenai aplikasi bebas dan terbuka.[1] Proses pemasangan tidak banyak membutuhkan syarat-syarat pada sistemnya dan tidak membutuhkan izin khusus. Kantor pusat ownCloud di Amerika terletak di Boston, Massachusetts dan kantor cabang di Eropa terletak di Jerman.

Saat ini aplikasi ownCloud tersedia di Apple AppStore, Google Play dan Amazon Appstore [2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ide mengenai ownCloud muncul sejak 3 tahun yang lalu, lebih tepatnya pada Januari 2010[3]. Saat itu Frank Karlitschek menginginkan perangkat lunak gratis dan bebas untuk dijadikan sebagai solusi untuk permasalahan pada kala itu. Karlitschek merasa bahwa dunia membutuhkan sesuatu yang mudah digunakan, aman, fleksibel dalam mengatur berkas, dan tanpa mengalami kemunduran pada tempat penyimpanannya. Dalam perjalanannya proyek tersebut bergerak dan menemukan berbagai kontributor, ownCloud berhasil membuat berbagai macam rilis dan tersedia dalam 42 jenis bahasa di dunia. Kemudian proyek ini semakin beralih menjadi komersial sebagai usaha pengembangan terhadap pengguna perusahaan.[4]

Tim Pembuat[sunting | sunting sumber]

Markus Rex[sunting | sunting sumber]

Selaku CEO dan pendiri dari ownCloud telah berkutat dalam dunia sumber terbuka selama 20 tahun [5]. Melalui kariernya ini, ia sering tergabung dalam area-area penting, yakni pasar Linux, SUSE dan kemudian Novell, termasuk dalam hal teknisi, pengembangan produk, manajemen dan marketing, dan eksekutif. Belakangan ini Rex menjabat sebagai wakil direktur senior dan manajer umum di unit bisnis SUSE Linux Open Platform Solutions dari Novell. Sebelumnya ia memegang jabatan sebagai Chief Technology Officer di Linux Foundation yang bertugas memimpin semua inisiatif teknis dan teknis utama dalam interface terhadap anggota dan tim penasehat Linux Foundation yang merepresentasikan the kernel community. Markus Rex merupakan alumni dari Harvard Business School General Management Program.[5]

Frank Karlitschek[sunting | sunting sumber]

Frank merupakan CTO dan pendiri ownCloud, dia juga merupakan pelopor dari ownCLoud ini sendiri. Karlitschek telah lama menjadi kontributor dalam dunia sumber terbuka dan anggota penting dalam KDE. Karlitschek telah berada dalam tim manajemen selama 10 tahun dan pernah menjadi kepala unit dan direktur manajer dalam berbagai macam perusahaan internet yang berbeda-beda. Sejak tahun 2007, dia memimpin awalan dari pengembangan jejaring sosial dan produk-produk e-commerce untuk 500 perusahaan. Pada tahun 2010, dia memulai kariernya bersama ownCloud dan seterusnya hingga sekarang.[5]

Holger Dyroff[sunting | sunting sumber]

Selaku wakil direktur bagian sales & marketing dan juga co-founder, telah berkutat dalam dunia smber terbuka selama 19 tahun membangun dan mengembangkan perusahaan dan pasar sumber terbuka. Pada tahun 1993, Dyriff bergabung bersama SUSE dan mengembangkan keseluruhan produk, sistem pemasaran dan lainnya. Dari tahun 2001 hingga 2004, dia menjabat sebagai manajer umum Americas for SUSE, membangun hubungan dan relari yang lebih besar guna kebutuhan kontrak. Pada tahun 2004, dia pindah ke Jerman dan menjalankan manajemen produk dan pemasaran untuk SUSE. Sebagai wakil direktur dan pengembang bisnis, dia juga mencoba untuk memperluas jaringan OEM dan mengembangkan pasar baru dan juga partnerships, secara khusus dalam komputasi cloud. Holger pernah menjadi wakil direktur utama di Open Source Business Alliance, yaitu organisasi bisnis sumber terbuka terbesar di Eropa Tengah.[5]

Joseph Eckert[sunting | sunting sumber]

Adalah wakil direktur bagian komunikasi. Eckert memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun berhubungan dengan dunia teknologi hubungan masyarakat dan komunikasi. Dia memulai karier besarnya itu bersama Dun & Bradstreet, Burson-Martsteller, IBM dan COMPAQ/HP. Pernah dia menjabat sebagai wakil direktur bidang komunikasi dan memegang peran penting lainnya di perusahaan SUSE ini. Eckert pernah direkrut untuk bergabung dalam LogMeIn, yang kantornya terletak di Budapest, Hungaria. Selain itu Eckert pernah bekerja dalam boutique PR di firma Baker Communications, memegang jabatan penting dalam Virtual Iron (dari Oracle), Qumranet (dari Red Hat), Likewise (EMC), SOPERA (Talend), Open Exchange dan Canonical. Ecert juga memiliki gelar BA dan MA dari Universitas Seton Hall di New Jersey.[5]

Matthew Richards[sunting | sunting sumber]

Selaku wakil direktur dan mengurus bidang produk. Richard adalah seorang pembuat strategi produk dan telah memiliki pengalaman dalam hal ini dan industri teknologi informasi selama 18 tahun. Dia telah banyak membantu puluhan perusahaan untuk menciptakan dan mengeksekusi strategi teknologi dan mengomersialkan produk baru perangkat lunak. Akhir-akhir ini dia sedang meluncurkan Agile Cloud Solutions untuk CA Technologies, dan mengomersialkan SUSE Studio untuk SUSE Linux Enterprise business. Richards memiliki gelar Mechanical Engineering dari Darthmouth College dan MBA dalam New Product and Venture Development dari MIT.[5]

Fitur-fitur[sunting | sunting sumber]

Logo ownCloud
Screenshot
Log masuk
  • Akses data kapan saja
  • Berbagi data dengan mudah
  • Sinkronisasi data kapan saja

Hal baru dari ownCloud 5[sunting | sunting sumber]

  • Mesin Pencari Akurat
  • Tatap muka antar pengguna
  • Opsi batal hapus

Peningkatan dalam ownCloud 5[sunting | sunting sumber]

  • Kontak
  • Versifikasi berkas
  • Dokumentasi Pengguna

Fitur Lainnya[sunting | sunting sumber]

  • Pengaturan Tema
  • Kalender
  • Migrasi dan Pencadangan berkas
  • Aplikasi pembuka dokumen
  • Pengingat Tugas
  • Penyimpanan Eksternal
  • Galeri
  • Pusat Aplikasi

Fitur Admin[sunting | sunting sumber]

  • LDAP / Direktori Aktif
  • Penyimpanan Eksternal
  • Logging [6]

Model Bisnis[sunting | sunting sumber]

ownCloud memiliki model desain yang berbeda dari Dropbox dan Box.net. ownCloud tidak menjual tempat penyimpanan, melainkan perangkat lunak yang dijual. ownCloud adalah tempat pengaturan untuk tidak mengontrol data, melainkan untuk memberikan fasilitas terhadap pengguna untuk mengontrol data. Karena model bisnis ownCloud berbeda, maka ekosistem ownCloud akan melihat berbeda dari apa yang telah ada di pasar.[7]

Tabel Perbandingan[sunting | sunting sumber]

Layanan[8] Edisi Komunitas Edisi Bisnis Edisi Perusahaan
ownCloud AGPL v v v
Lisensi ownCloud x x v
Perluasan kesesuaian plug-in x x v
Pemeliharaan dan Pemutakhiran x v v
Tersertifikasi oleh ownCloud Inc. x v v
Dukungan Hanya Forum Komunitas via surel via surel atau telepon
waktu mendukung x 5 hari per minggu, jam kerja 9AM-6PM (US or GER) 5 ari per minggu, 12 jam per hari pada jam kerja 8AM-8PM (US or GER)
Waktu merespon no SLA 1 hari kerja 4 jam
Instansi Tidak Terbatas Terbatas untuk satu instansi Tersedia opsi untuk tambahan instansi
Ketersediaan Aplikasi Ponsel v v v
Dukungan terhadap klien ponsel x v v
Ketersediaan klien Desktop v v v
Dukungan klien desktop x v v
Dukungan Oracle
  • Menggunakan Oracle sebagai database untuk ownCloud dibandingkan dengan MySQL atau Postgres)
x v v
Logging Module (Sebuah aplikasi plug-in yang memungkinkan untuk memperpanjang logging berkas dan pengguna) x v v
Penyimpanan Dinamis Pengguna x x v
Kuantitas Insiden Tidak Terbatas x x v
Permintaan fitur terhadap ownCloud x x v
HA/Replikasi Ya, tapi tidak ditunjang/Tidak x v
Merek Web UI Web UI Web UI
  • Opsional untuk klien desktop dan aplikasi ponsel

Prasyarat menggunakan ownCloud[sunting | sunting sumber]

Kebutuhan yang perlu dipenuhi untuk menggunakan ownCloud:[9]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ tentang ownCloud
  2. ^ aplikasi ponsel diakses tanggal 3 April, 2013
  3. ^ Bagaimana ownCloud muncul diakses pada tanggal 12 April 2013
  4. ^ The Open Source Dropbox diakses tanggal 12 April 2013
  5. ^ a b c d e f Jajaran Direksi diakses tanggal 2 April, 2013
  6. ^ Fitur-fitur diakses tanggal 3 April, 2013
  7. ^ Perbedaan ownCloud diakses tanggal 12 April 2013
  8. ^ Tabel Perbandingan diakses tanggal 2 april, 2013
  9. ^ Membuat ownCloud diakses tanggal 12 April 2013

Pranala luar[sunting | sunting sumber]