Operasi psikologis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Operasi psikologis adalah bagian propaganda dari politik taktik perang dalam peperangan termasuk perang gerilya. Dalam operasi psikologis manusia dianggap sebagai prioritas utama, selain properti dalam tujuan politik perang (political war).

Titik serang paling penting dalam operasi psikologis adalah pikiran manusia. Kekalahan dalam berpikir dari manusia dianggap merupakan kekalahan dari binatang politik (political animal) [1] tanpa harus melalui sebuah peperangan konvensional yaitu dengan penggunaan peluru. Perang politik lahir dan berkembang di lingkungan politik secara konstan pada kelompok masyarakat secara kolektif yang merupakan "lingkungan" dalam dan tempat yang tepat bagi perang gerilya politik.

Operasi psikologis dalam perang politing dianggap menjadi faktor yang menentukan untuk memengaruhi target sistem tata nilai pemirsa, sistem kepercayaan, emosi, motif, pemikiran, dan perilaku. Sasaran (pemirsa) dalam operasi psikologis bisa jadi pemerintah, organisasi, kelompok, dan individu dengan menggunakan teknologi informasi dalam memperkuat sikap dan perilaku, sasaran bisa jadi pemula atau kadang-kadang kombinasi.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Aristotle, Benjamin Jowett, The Politics of Aristotle, Harvard University Press