Muljono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kapten Udara (Anumerta)
Muljono
Informasi pribadi
Lahir(1923-03-13)13 Maret 1923
Bendera Belanda Pare, Kediri, Jawa Timur
Meninggal dunia12 April 1951(1951-04-12) (umur 28)
Bendera Indonesia Surabaya, Jawa Timur
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Dinas militer
Dinas/cabangLambang TNI AU.png TNI Angkatan Udara
PangkatKapten pdh au komando.png Kapten
SatuanKorps Penerbang

Kapten Udara (Anumerta) Muljono (lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur, 13 Maret 1923 – meninggal di Surabaya, Jawa Timur, 12 April 1951 pada umur 28 tahun) adalah salah satu perwira TNI-AU. Namanya kini diabadikan menjadi nama Lapangan Olah Raga di PAU Medan yang diresmikan pada 16 Agustus 1952 dan sebuah mess dengan nama "Muljono" yang diresmikan oleh Menhankam Pangab Jenderal TNI M. Jusuf pada 7 Agustus 1982 di Lanud Iswahyudi.[1]

Perjalanan Hidup[sunting | sunting sumber]

Kapten Udara Mulyono adalah putra Indonesia, semasa hidupnya ia pernah bekerja pada Jawatan Kereta Api Madiun sebagai Hoofdmachinist di zaman Belanda sampai Zaman Jepang (tahun 1942-2945). Setelah menyelesaikan pendidikan H.I.S pada tahun 1936, kemudian melanjutkan pada K.E.S sebuah Sekolah Tehnik Belanda di Surabaya selesai tahun 1941. Setelah tamat K.E.S Muljono masuk M.L.D. (Dinas Militer Belanda) di Surabaya dengan pangkat Letnan I Vliegtuig maker.

Pengabdian Muljono di AURI diawali di Sekolah Penerbang Yogjakarta yang di buka tanggal 15 November 1945. Ketika masuk sekolah penerbang ia sebagai Kadet, ia diberi pangkat Kadet Udara II. Setelah menyelesaikan pendidikan penerbang tahun 1947 ia ditempatkan di Pangkalan Udara Maospati Madiun dengan pangkat Opsir Udara III (setingkat Kapten sekarang).

Gugur[sunting | sunting sumber]

Kapten Udara Muljono meninggal dalam suatu kecelakaan pesawat yang dipilotinya yakni pesawat P-51 Mustang (F-340), hari itu Kamis tanggal 12 April 1951 menjelang senja kira-kira pukul 17.30. Kecelakaan terjadi di Surabaya tepatnya di desa Kedung Klinter, ketika AURI sedang mengadakan penerbangan serta demontrasi keliling Jawa tepat pada ulang tahunnya ke lima. Ia gugur sebagai kusuma bangsa, Jenazah Muljono dimakamkan di Taman Bahagia Surabaya.

Referensi[sunting | sunting sumber]