Muhammad Irwansyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Muhammad Irwansyah
Wali Kota Pangkal Pinang ke-13
Masa jabatan
2013 – 2018
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Gubernur Eko Maulana Ali
Rustam Effendi
Didahului oleh Zulkarnain Karim
Informasi pribadi
Lahir 1 Juni 1983 (umur 34)
Bangka, Bangka Belitung, Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Partai politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Alma mater Universitas Sjakhyakirti Palembang
Agama Islam

Muhammad Irwansyah, S.Sos, M.Si (lahir di Bangka, 1 Juni 1983; umur 34 tahun), dikenal dengan nama panggilan Wawan,[1] adalah seorang politisi Indonesia yang berasal dari kalangan pengusaha. Ia adalah Wali kota Pangkal Pinang periode 2013–2018 yang sebelumnya diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan[2] dan Hanura, juga didukung oleh PKS dan Nasdem[3]. Pelantikan jabatan dilaksanakan oleh Gubernur Bangka Belitung, Rustam Effendi, di Ruang Paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Kamis, 14 November 2013.[4]

Prestasi Kota Pangkalpinang dibawah Kepemimpinan Wawan[sunting | sunting sumber]

Selama dua tahun menjabat sebagai wali kota Pangkal Pinang, kota tersebut telah mendapat beberapa prestasi, di antaranya:

Tahun 2014
  1. Penghargaan dari Presiden RI melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI untuk Evaluasi Akuntabilitas Kerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2013 dengan Kategori “CC”, Rabu, 29 Januari 2014, di Balai Kartini Jakarta, diserahkan oleh Menpan dan RB Azwar Abubakar
  2. Travel Club Tourism Award (TCTA) untuk kategori The Best Performance Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Majalah Travel Club bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, serta didukung Kadin Indonesia, dan gabungan industri pariwisata Republik Indonesia
  3. Anugerah Pangripta Serumpun Sebalai Terbaik I dalam Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2014 Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 26 Maret 2014, diserahkan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung H. Rustam Efendi, B.Sc.
  4. Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenetrian Kesehatan RI, Sabtu, 24 April 2014, di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta
  5. Penghargaan Pakarti Madya III dalam Lomba UP2K Tingkat Nasional yang diraih oleh PKK Kelurahan Kacang Pedang Kecamatan Gerunggang dalam rangka Hari Kesatuan Gerakan PKK ke-42 dan BBGRM ke-11 Tahun 2014
  6. Penghargaan Pakarti Madya III dalam Lomba Hatinya Tingkat Nasional yang diraih oleh PKK Kelurahan Sinar Bulan Kecamatan Bukit Intan dalam rangka Hari Kesatuan Gerakan PKK ke-42 dan BBGRM ke-11 Tahun 2014
  7. Penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan RI Tahun 2014
  8. Penghargaan Anugerah Ki Hajar 2014 Kategori Implementasi Terbaik dalam Pendayagunaan TIK untuk Pendidikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Kamis, 20 November 2014, di Jakarta
Tahun 2015
  1. Penghargaan dari Presiden RI melalui Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI untuk Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah(AKIP) Tahun 2013 dengan kategori “CC”, Rabu 29 Januari 2014, di Balai Kartini Jakarta, diserahkan oleh Menpan dan RB Azwar Abubakar
  2. Penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Kementerian Sosial untuk Wali kota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah, Senin, 16 Maret 2015
  3. Anugerah Pangripta Serumpun Sebalai Terbaik III dalam Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2015 Tingkat Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu, 8 April 2015
  4. Anubhawa Sasana Kelurahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Tahun 2015 untuk Wali kota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah, Jumat, 7 Agustus 2015, di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
  5. Pernghargaan Pangkalpinang Kawasan Berbudaya Kekayaan Intelektual dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Tahun 2015, Jumat 7 Agustus 2015, di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
  6. Penghargaan Dari LKPP kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang sebagai peringkat VI Pelaporan Realisasi Fisik dan Keuangan Kabupaten/Kota Se-Indonesia, Senin, 28 September 2015
  7. Sertifikat Standar dari LKPP untuk Pemerintah Kota Pangkalpinang atas Pemenuhan Enam Standar lpse Kota Pangkalpinang, Senin, 28 September 2015
  8. Penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha untuk Wali Kota Pangkalpinang kategori Pembina Karang Taruna Terbaik Tahun 2015 dari Kementerian Sosial RI, Sabtu, 5 Desember 2015, di Manado, Sulawesi Utara
  9. Penghargaan Kota Peduli HAM Tahun 2014 dari Kementrian Hukum dan HAM RI, Jumat, 11 Desember 2015
  10. Piala Adiwiyata untuk SD Negeri 15 Pangkalpinang Tahun 2015 dari Kementrian Lingkungan Hidup RI, Senin, 14 Desember 2015, di Jakarta
  11. Piala Adiwiyata untuk SMP Negeri 1 Pangkalpinang Tahun 2015 dari Kementrian Lingkungan Hidup RI, Senin, 14 Desember 2015, di Jakarta.
  12. UPI Award Tahun 2015 dari Universitas Pendidikan Indonesia(UPI), Bandung, Kamis, 21 Mei 2015, di Hotel Novotel Bangka.
  13. Anubhawa Sasana Kelurahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Tahun 2015, Jumat, 7 Agustus 2015, di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Lt.3.
  14. Penghargaan Satya Kencana Dharma Bhakti dari Kuartir Nasional Pramuka Indonesia, Jumat, 14 Agustus 2015.
  15. Penghargaan Atas Dukungan dan Kerjasama dalam Pelaksanaan “Optimalisasi Pelaporan Pengawasan Orang Asing Berbasis Website” di Kota Pangkalpinang dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Rabu 11 November 2015.
  16. Penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yhoda untuk kategori Pembina Karang Taruna Terbaik Tahun 2015 dari Kementerian Sosial RI, Sabtu, 5 Desember 2015, di Manado, Sulawesi Utara.
  17. Penghargaan atas dukungan dalam Tim Koordinasi Pengawasan Orang Asing Tingkat Kota Pangkalpinang dari Kementerian Hukum dan HAM RI, Selasa, 26 Januari 2016, di Jakarta.

Sedangkan prestasi pribadi Wali Kota Muhammad Irwansyah adalah sebagai berikut:

  1. Mendapatkan Gelar Adat Kesultanan Palembang Darussalam Dato’ Pangeran Darjah Pangeran Mahkota Palembang(DPMP) yang diberikan oleh Sultan Mahmud Badarudin III Prabu Diradja di Palembang, tanggal 23 November 2013.[5]
  2. PIN Kehormatan Purna Praja STPDN Tahun 2014, Sabtu, 19 April 2014, di Jatinangor, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
  3. Mendapatkan Gelar "Ki Hajar 2014" dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.[6]
  4. Gelar Adat “Datuk Dipati Maharaja Negeri” dari Lembaga Adat Melayu Bangka Belitung, Sabtu, 14 Februari 2015.[7]
  5. “Journalist Award 2015” untuk kategori Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pejabat Publik dari Panitia Hari Pers Nasional ke-37 Bangka Belitung, Minggu, 15 Februari 2015.
  6. Mendapatkan Gelar Kehormatan Adat "Upu Hini Amboina" yang diberikan oleh Latupati Kota Ambon, di Ambon Jumat, 17 April 2015.[8]
  7. Penghargaan Kepala Daerah Muda dan Visioner dari Harian Pagi Rakyat Post, Sabtu, 9 Mei 2015, di Hotel Grand Mutiara Pangkalpinang.
  8. Sekretaris OKPPD angkatan 1[9]

Namun jauh sebelum semua pencapaian itu, Wawan adalah putra Daerah Pangkalpinang yang harus merantau ke Jakarta, harus memulai semuanya dari nol, mulai dari menjadi penjual martabak, sales tiket pesawat, hingga akhirnya mendapat karier cemerlang di dunia politik.[3]

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Sempat terjadi polemik di penghujung Pilkada Pangkalpinang, ketika Muhammad Irwansyah berhasil mendapatkan suara terbanyak dan tinggal menunggu waktu saja untuk dilantik menjadi Wali Kota Pangkalpinang terpilih, pasalnya umur bapak tiga anak ini dinyatakan tidak memenuhi persyaratan KPU Pangkalpinang, yaitu minimal 30 tahun pada saat pendaftaran.

Keputusan KPU Pangkalpinang ini menyelisihi dengan  undang-undang 12 tahun 2008, yang merupakan revisi terbatas dari Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam pasal 58 atau pasal yang menekankan persyaratan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, syarat usia minimal seorang pasangan calon bupati atau wali kota adalah 25 tahun, sedangkan usia minimal pasangan calon gubernur adalah tetap 30 tahun.[10]

Namun akhirnya polemik ini berakhir dengan dilantiknya Muhammad Irwansyah sebagai wali kota termuda saat itu (November 2013), sebelum akhirnya posisi wali kota termuda ini digantikan oleh Wali Kota Tanjung Balai, M.Syahrial, yang terpilih pada Desember 2015.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Zulkarnain Karim
Wali Kota Pangkal Pinang
2013–sekarang
Petahana