Mudy Taylor
| Mudy Taylor | |
|---|---|
| Lahir | Dhimas Mudiarto Ramelan Sutarto 25 Juni 1972 Indonesia |
| Meninggal | 25 November 2025 (umur 53) |
| Nama lain | John Mudy Taylor Marai Yahya Saladin bin Abi Thalib Marpaung Beibeh |
| Pekerjaan | pelawak tunggal, aktor |
Dhimas Mudiarto Ramelan Sutarto atau yang lebih dikenal dengan nama Mudy Taylor (25 Juni 1972 – 25 November 2025)[1] adalah seorang Pelawak tunggal dan aktor berkebangsaan Indonesia. Ia biasa memperkenalkan dirinya sebagai John Mudy Marai Taylor Saragih Yahya Saladin bin Abi Thalib Marpaung Beibeh. Ciri khas Mudy saat tampil stand up adalah selalu membawa gitar serta sering memasukkan medley dari beberapa lagu untuk memperkuat materi lawakannya.
Karier
[sunting | sunting sumber]Mudy jago bermain gitar, belajar otodidak sejak kelas 5 SD. Karena bapaknya seorang RT jadi banyak anak muda yang suka nongkrong sambil main gitar dan menitipkan gitarnya di rumah Mudy. Berniat melanjutkan pendidikan, Mudy lebih memilih mendaftarkan diri sebagai Mahasiswa di IKIP daripada di IKJ dengan alasan kuliah di IKIP lebih lama (6 tahun), sedangkan di IKJ hanya 3 tahun. Mudy mengambil jurusan Seni Musik melalui tes bermain gitar. Di sanalah Mudy terus mengasah bakatnya dalam bermusik, semua alat musik dan vokal ia pelajari dengan sangat menyenangkan. Mudy juga mengajar musik, pernah mengajar gitar di Yamaha Music Centre serta les-les musik privat lainnya.
Mudy memulai kariernya sebagai pemain musik yang humoris, menciptakan lagu-lagu plesetan dan dapat tawaran siaran dari direksi Radio SK, Mat Solar saat sedang mengikuti lomba di IKJ. Satu bulan masa percobaan ternyata siaran Mudy sukses besar, lalu berkembanglah Mudy sampai memiliki program sendiri seperti Siaran Berita Humor, Siaran SK Belagu dan lain sebagainya. Setelah itu, Mudy mulai mencoba bermain karakter suara. Membacakan SMS dengan menggunakan suara wanita jadi-jadian alias waria. Dirinya semakin berkembang hingga mempunyai 4 karakter suara yaitu suara Mudy sendiri, Mbah Kusno, Aas Sandra Saputra (Wanita Jadi-jadian/Waria), dan Aryo (Anak Kecil).[2]
Filmografi
[sunting | sunting sumber]- Nenek Gayung (2012)
- Comic 8 (2014)
- Comic 8: Casino Kings (2015)
- Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016)
- Si Juki the Movie (hanya suara, 2017)
- Takut Kawin (2018)
- EL (2018)
- R: Raja, Ratu & Rahasia (2018)
- Jaran Goyang (2018)
Kematian
[sunting | sunting sumber]Mudy meninggal dunia pada hari Selasa, 25 November 2025 dalam usia 53 tahun, di akibatkan penyakit jantung yang dideritanya.[3][4]. Sebelum meninggal dunia Mudy sempat mengalami sesak napas sehingga keluarga melarikan Mudy ke UGD sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pukul 16:15 WIB di rumah sakit. Berdasarkan diagnosa awal tim medis ternyata ada cairan di jantung Mudy Taylor. (sumber: okezone)
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ↑ "Profil Mudy Taylor oleh SUC Metro TV News". Metrotvnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-02-24. Diakses tanggal 2015-02-24.
- ↑ developer, medcom id (2025-11-25). "Komika Mudy Taylor Meninggal Dunia". medcom.id. Diakses tanggal 2025-11-25.
- ↑ Nurrijal, Muhammad Ahsan. "Komika Mudy Taylor Meninggal Dunia". detikhot. Diakses tanggal 2025-11-25.