Model pembelajaran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Model pembelajaran adalah seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar.[1]

Model mengajar dapat diartikan sebagai suatu rencana atau pola yang digunakan dalam menyusun kurikulum, mengatur materi peserta didik, dan memberi petunjuk kepada pengajar di kelas dalam setting pengajaran atau setting lainnya.[2]

Fungsi model pembelajaran[sunting | sunting sumber]

Fungsi Model Pembelajaran adalah sebagai pedoman bagi pengajar dan para guru dalam melaksanakan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa setiap model yang akan digunakan dalam pembelajaran menentukan perangkat yang dipakai dalam pembelajaran tersebut.[3]

Ciri-ciri model pembelajaran[sunting | sunting sumber]

Istilah model Pembelajaran mempunyai makna yang lebih luas daripada strategi, metode, atau prosedur. Model pembelajaran mempunyai empat ciri khusus yang tidak dimiliki oleh strategi, metode, atau prosedur. Ciri-ciri tersebut antara lain:

  1. Rasional teoritik yang logis , disusun oleh para pencipta atau pengembangnya;
  2. Landasan pemikiran tentang apa dan bagaimana siswa belajar (tujuan pembelajaran yang akan dicapai);
  3. Tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan dengan berhasil;
  4. Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai (Kadir dan Nur, 2009:0).[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Istarani.2012.58 Model Pembelajaran Innovatif.Medan.Media Persada
  2. ^ Jihad dan Harris.2012.Evaluasi Pembelajaran.Yogyakarta.Multi Presindo
  3. ^ Shoimin.2014.68 Model Pembelajaran Innovatif dalam Kurikulum 2013.Yogyakarta.Ar-Ruzz Media
  4. ^ Shoimin.2014.68 Model Pembelajaran Innovatif dalam Kurikulum 2013.Yogyakarta.Ar-Ruzz Media