Lompat ke isi

Minuman berkarbonasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Infotaula de menjarMinuman berkarbonasi
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nama lain nomsLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
EponimLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
WilayahLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Negara asalLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PembuatLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Tanggal pembuatanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Keahlian memasakLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
PabrikanLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
ProdusenLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Rincian
Jenisminuman Suntingan nilai di Wikidata
FormaLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Metode penyajianKarbonasi Suntingan nilai di Wikidata
Bahan utamaminuman, karbon dioksida, air dan karbon dioksida Suntingan nilai di Wikidata
Situs webLua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.

Minuman berkarbonasi adalah minuman tidak memiliki kandungan alkohol yang mengalami proses karbonasi. Di seluruh belahan bumi, minuman berkarbonasi memiliki beberapa nama populer yang berbeda-beda, sebagai contoh, di Amerika Serikat, dikenal dengan nama soda, soda pop, pop atau tonik, di Inggris dikenal dengan fizzy drinks, di Kanada dikenal dengan Soda atau Pop saja. Sedangkan di daerah Ireland, mereka menyebutnya Minerals.[butuh rujukan]

pada tahun 1770an, seorang ilmuwan berhasil membuat proses untuk menghasilkan air mineral berkarbonasi. Adalah seorang berkebangsaan Inggris bernama Joseph Priestley yang berhasil memproses air hasil destilasi dan mencampurnya dengan CO2. Ilmuwan Inggris yang lain adalah John Mervin Nooth, yang berhasil memperbaiki hasil penemuan Priestley dan menjualnya secara komersial alat untuk memproduksi air soda yang pertama untuk digunakan di bidang farmasi. [butuh rujukan]

Karbonasi terjadi ketika gas CO2 terlarut secara sempurna dalam air. Proses ini akan menghasilkan sensasi karbonasi "Fizz" pada air berkarbonasi dan sparkling mineral water. Hal tersebut diikuti gengan raeksi keluarnya buih (foaming) pada minuman soda yang tidak lain adalah proses pelepasan kandungan CO2 terlarut di dalam air.[butuh rujukan]