Minuman berkarbonasi
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. | |
| Nama lain noms | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
|---|---|
| Eponim | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Wilayah | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Negara asal | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Pembuat | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Tanggal pembuatan | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Keahlian memasak | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Pabrikan | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Produsen | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Rincian | |
| Jenis | minuman |
| Forma | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
| Metode penyajian | Karbonasi |
| Bahan utama | minuman, karbon dioksida, air dan karbon dioksida |
| Situs web | Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. |
Minuman berkarbonasi adalah minuman tidak memiliki kandungan alkohol yang mengalami proses karbonasi. Di seluruh belahan bumi, minuman berkarbonasi memiliki beberapa nama populer yang berbeda-beda, sebagai contoh, di Amerika Serikat, dikenal dengan nama soda, soda pop, pop atau tonik, di Inggris dikenal dengan fizzy drinks, di Kanada dikenal dengan Soda atau Pop saja. Sedangkan di daerah Ireland, mereka menyebutnya Minerals.[butuh rujukan]
pada tahun 1770an, seorang ilmuwan berhasil membuat proses untuk menghasilkan air mineral berkarbonasi. Adalah seorang berkebangsaan Inggris bernama Joseph Priestley yang berhasil memproses air hasil destilasi dan mencampurnya dengan CO2. Ilmuwan Inggris yang lain adalah John Mervin Nooth, yang berhasil memperbaiki hasil penemuan Priestley dan menjualnya secara komersial alat untuk memproduksi air soda yang pertama untuk digunakan di bidang farmasi. [butuh rujukan]
Karbonasi terjadi ketika gas CO2 terlarut secara sempurna dalam air. Proses ini akan menghasilkan sensasi karbonasi "Fizz" pada air berkarbonasi dan sparkling mineral water. Hal tersebut diikuti gengan raeksi keluarnya buih (foaming) pada minuman soda yang tidak lain adalah proses pelepasan kandungan CO2 terlarut di dalam air.[butuh rujukan]