Masjid Al-A'zhom
| Masjid Raya Al-A'zhom | |
|---|---|
| Agama | |
| Afiliasi | Islam – Sunni |
| Provinsi | Banten |
| Kepemilikan | Kementerian Agama Kota Tangerang |
| Lokasi | |
| Lokasi | Jalan Satria Sudirman, Sukaasih, Tangerang |
| Negara | Indonesia |
| Arsitektur | |
| Tipe | Masjid |
| Gaya | Timur Tengah |
| Didirikan | 1997 |
| Spesifikasi | |
| Kapasitas | 15,000[1] |
| Kubah | 5 |
| Menara | 4 |
Masjid Raya Al-A'zhom (bahasa Arab: مسجد الجامع الأزهم) adalah sebuah kompleks masjid yang terletak di Kota Tangerang, Banten, Indonesia. Sebagai salah satu masjid besar berdasarkan kapasitas jemaah, Masjid Raya Al-A'zhom menjadi salah satu ikon keagamaan dan arsitektural di wilayah Tangerang.
Sejarah pembangunan
[sunting | sunting sumber]Pembangunan masjid dimulai pada tahun 1997,[1] dengan peletakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Tangerang, Djakaria Machmud. Setelah melalui masa pembangunan selama sekitar enam tahun, masjid ini diresmikan pada 23 Februari 2003 oleh Menteri Agama Republik Indonesia Said Agil Husin Al Munawar.[1]
Masjid ini dirancang oleh arsitek Slamet Wirasonjaya, seorang guru besar arsitektur dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Biaya pembangunan diperkirakan mencapai Rp28 miliar.
Arsitektur dan fasilitas
[sunting | sunting sumber]Kompleks Masjid Raya Al-A'zhom terdiri atas berbagai fasilitas seperti tempat wudu, mihrab, ruang pengurus, ruang belajar, perpustakaan, dan halaman luas untuk kegiatan keagamaan. Ciri khas utama masjid ini adalah lima buah kubah besar yang menjadi elemen dominan pada bangunannya.
Kubah utama berdiameter 63 meter dan disangga oleh empat kubah setengah lingkaran di sekelilingnya. Keunikan rancangan arsitektur masjid ini terletak pada struktur kubah yang tidak memerlukan tiang penyangga di ruang utama, sehingga menciptakan kesan luas dan terbuka pada area salat.[1][2] Lima kubah tersebut melambangkan lima rukun Islam. Kapasitas masjid diperkirakan dapat menampung hingga sekitar 15.000 jemaah.
Galeri Islam
[sunting | sunting sumber]Pada bagian sayap masjid terdapat bangunan dua lantai yang digunakan sebagai Galeri Islam. Ruang ini menampilkan berbagai koleksi seperti lukisan bertema sejarah Islam, kisah kehidupan Nabi Muhammad, serta pustaka keislaman, termasuk Al-Qur'an dalam huruf Arab Braille.
Festival Al-A'zhom
[sunting | sunting sumber]Halaman Masjid Raya Al-A'zhom kerap menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan keagamaan dan kebudayaan, salah satunya Festival Al-A'zhom, sebuah agenda tahunan yang diikuti oleh masyarakat Kota Tangerang, peserta dari berbagai daerah, serta perwakilan luar negeri.
Festival ini menampilkan berbagai kegiatan seperti pasar rakyat, lomba marawis, tabligh akbar, bedah buku, kegiatan sosial, lomba cerdas cermat Islam, musik religi, khataman Al-Qur’an, hingga acara unik seperti jalan sehat sarungan. Pada tahun 2019, Festival Al-A'zhom bertema "Hijrah is Beautiful" diikuti oleh peserta dari empat negara dan berlangsung pada 31 Agustus–12 September 2019.
Referensi
[sunting | sunting sumber]Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Tjokrosaputro, Teddy (2011). 100 Masjid Terindah Indonesia. Jakarta: PT Andalan Media. ISBN 978-602-99731-0-5.
- "Mengenal Masjid Raya Al A'zhom di Kota Tangerang, Primadona Wisatawan Saat Libur Tahun Baru 2024". Pemerintah Kota Tangerang. 2 Januari 2024.
- Masjid Al-A'zhom di Instagram

