Marsigit

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Prof. Dr. Marsigit, M.A.
Marsigit.jpg
Foto resmi Marsigit sebagai Direktur Pascasarjana UNY
Direktur Program Pascasarjana UNY
Mulai menjabat
2017
Pendahulu Mochamad Bruri Triyono
Sekretaris Senat UNY
Masa jabatan
2016–2017
Ketua Program Studi Matematika UNY
Masa jabatan
1999–2003
Informasi pribadi
Lahir 19 Juli 1957 (umur 61)
Bendera Indonesia Kebumen, Jawa Tengah
Kebangsaan  Indonesia
Alma mater Universitas Gadjah Mada
Universitas London
Universitas Negeri Yogyakarta
Profesi dosen
penulis

Prof. Dr. Marsigit, M.A. (lahir di Kebumen, 19 Juli 1957; umur 61 tahun) adalah ahli pendidikan matematika dari Universitas Negeri Yogyakarta. Namanya dikenal luas dari tulisan-tulisan terkait etnomatematika dan filsafat matematika, baik cetak maupun digital. Saat ini Marsigit merupakan guru besar sekaligus Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.[1][2][3][4]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Marsigit dilahirkan di Kebumen tanggal 19 Juli 1957. Lahir dari keluarga sederhana, kemudian Marsigit hijrah ke Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menempuh pendidikan menengahnya. Marsigit selanjutnya mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikannya di IKIP Yogakarta, kampus yang tahun 1999 berubah nama menjadi Universitas Negeri Yogyakarta. Setelah lulus dari kampus ini, Marsigit pun mengabdikan dirinya sebagai dosen.

Berhasil menjadi dosen di almamaternya, tidak membuat Marsigit berhenti berjuang. Dia pun bertekad dapat kuliah di luar negeri. Keinginan itu pun akhirnya tercapai, Marsigit menempuh pendidikan masternya di Universitas London dan lulus tahun 1996. Tiga tahun setelah kembali ke Indonesia, Marsigit dipercaya menjadi Ketua Jurusan Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Yogyakarta. Tugas ini dijalankannya hingga tahun 2003. Sembilan tahun kemudian, yakni di tahun 2012, Marsigit meraih jabatan tertinggi karier seorang dosen, yaitu guru besar dalam bidang pendidikan matematika.

Empat tahun setelah dikukuhkan sebagai guru besar, Marsigit dipercaya memangku jabatan Sekretaris Senat Universitas Negeri Yogyakarta. Jabatan ini hanya dijalankannya selama satu tahun. Sebab, tahun 2017, dirinya ditunjuk oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Sutrisna Wibawa, menjalankan tugas sebagai Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Menjadi orang nomor satu di Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta, Marsigit bertekad menjalankan kepemimpinan yang transformatif, partisipatif, dan kolegial.[2]

Selain menjalankan perannya dalam bidang riset, pengabdian masyarakat, dan pendidikan tinggi, sebagai ahli pendidikan matematika Marsigit juga aktif menulis buku-buku matematika untuk pendidikan dasar dan menengah. Beberapa bukunya ditulis dalam bahasa Indonesia, sebagian yang lain dalam bahasa Inggris.[1][3]

Kiprah dan pemikiran[sunting | sunting sumber]

Saat menempuh pendidikan di Universitas London, Marsigit menemukan kesadaran bahwa pendidikan semestinya tidak sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi sampai kepada membangun kehidupan. Kesadaran itu, menjadikannya bertekad mengubah paradigma dari pendidikan tradisional ke pendidikan inovatif. Pada sistem pendidikan tradisional, dipandang oleh Marsigit orientasinya ada pada guru. Hal ini dianggap sebagai manifestasi dari ego atau kepentingan orang dewasa yang diterapkan kepada generasi muda atau anak-anak. Keadaan ini menurutnya dapat berdampak tidak baik terhadap perkembangan seseorang dalam membangun kehidupannya dan hal ini sering tidak disadari oleh masyarakat.

Berbeda dengan paradigma tradisional, doktor filsafat matematika lulusan Universitas Gadjah Mada ini memandang pendidikan inovatif berorientasi kepada siswa, yaitu pendidikan yang berbasis kebutuhan peserta didik. Terkait pengimplementasian gagasan tersebut, sepulang dari Inggris, Marsigit mulai aktif menggunakan teknologi informasi dalam pembalajarannya. Menurutnya, dengan memanfaatkan teknologi informasi, dirinya mudah berinteraksi dengan mahasiswa sehingga dapat lebih mudah mengerti kebutuhan mahasiswanya.[butuh rujukan]

Etnomatematika[sunting | sunting sumber]

Prof. Dr. Marsigit, M.A. dikenal sebagai ahli pendidikan matematika serta ahli filsafat matematika yang memiliki perhatian besar atas etnomatematika, yaitu sebuah bidang ilmu pengetahuan yang mempelajari matematika dan penerapannya (yang diterapkan) pada kelompok budaya tertentu.[4]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • S1 Pendidikan Matematika (FKIE IKIP Yogyakarta, lulus tahun 1981)
  • S2 Pendidikan Matematika (Universitas London, lulus tahun 1996)
  • S3 Filsafat Matematika (Universitas Gadjah Mada, lulus tahun 2007)

Riwayat jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta
  • Sekretaris Senat Universitas Negeri Yogyakarta
  • Direktur Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Karya[sunting | sunting sumber]

Daftar berikut memuat sebagian tulisan karya Marsigit.[1][3]

  • Matematika untuk Sekolah Dasar, Sebuah Pendekatan Realistik Reflektif (Matematika, 2018)
  • Mathematics 1 for Junior High School Year VII (Yudhistira)
  • Mathematics 2 for Junior High School Year VIII (Yudhistira)
  • Mathematics 3 for Junior High School Year IX (Yudhistira)
  • Matematika SMP Kelas VII (Quandra)
  • Matematika SMP Kelas VIII (Quandra)
  • Matematika SMP Kelas IX'' (Quandra)
  • Matematika 1 SMA Kelas X (Quandra)
  • Matematika 2 SMA Kelas XI (Quandra)
  • Matematika 3 SMA Kelas XII (Quandra)
  • Pedoman Umum dan Khusus Pembelajaran Matematika SMP (Yudhistira)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]