Kuliner tradisional indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Pembukaan[sunting | sunting sumber]

Indonesia adalah negara kepulauan yang dalam masing masing pulau terdiri dari beberapa kota,yang masih memiliki beberapa daerah di dalam suatu kota. Masing masing kota yang ada di Indonesia memiliki kebudayaan sendiri sendiri. Hal inilah yang membuat Indonesia menjadi salah satu Negara dengan kebudayaan terbanyak di seluruh dunia. Bahkan tidak jarang kebudayaan asli Indonesia yang sangat digemari oleh banyak negara tetangga. Seperti halnya sekelompok mahasiswa belanda yang mempelajari kebudayaan jawa,lebih tepatnya adalah gamelan. Atau bahkan sampai kebudayaan asli Indonesia diakui sebagai kebudayaan asli dari negara lain. Bahkan sampai batik pun sempat di rebutkan antara Indonesia dan Malaysia. Siapa yang benar dialah yang menang,pada akhirnya batik di akui dunia kalau itu adalah asli kebudayaan Indonesaia.

Kuliner Tradisional Sebagai Bagian dari Kebudayaan[sunting | sunting sumber]

Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah kuliner tradisional.Masing masing kota memiliki kuliner tradisional yang berbeda. Perbedaan perbedaan kuliner tradisional Indonesia itu juga masing masing mempunyai ciri khas. Seperti Jawa Tengah yang dikenal dengan rasa manis nya, atau Menado yang dikenal dengan masyarakat yang paling suka dengan rasa pedas,dan lain sebagainya. Kebudayaan adalah salah satu hal yang wajib terus dilestarikan,begitu juga dengan kuliner tradisional Indonesia yang harus terus dilestarikan dengan cara diperkenalkan kepada generasi muda kita. Jangan sampai generasi muda Indonesia lebih mengenal kuliner dari kebudayaan barat yang sekarang sudah merajalela di Indonesia. Seperti halnya yang dilakukan oleh beberapa pengusaha kuliner yang mengusung kuliner tradisional. Seperti gudeg Jogja yang sekarang sudah ada kemasan kaleng,atau pempek palembang yang juga sangat banyak digemari,dan lain sebagainya.

Potensi Kuliner Tradisional Indonesia[sunting | sunting sumber]

Seperti yang kita pernah pelajari dari sejarah nasional Indonesia,bahwa Indonesia ber abad abad lamanya dijajah oleh beberapa negara lain. Salah satu asalan kenapa Indonesia menjadi sasaran jajahan adalah karena mereka menginginkan rempah rempah yang ada di Indonesia. Suatu hal menjadi rebutan banyak orang sudah pasti karena kualitas yang memang bagus. Itu berarti memang kualitas dari rempah rempah di Indonesia adalah salah satu yang terbaik di seluruh dunia. Bisa kita bayangkan bagamana rasa dari suatu masakan apabila diolah dengan rempah rempah terbaik dunia.Sudah pasti rasanya juga akan sangat mendunia. Hal itu ternyata juga terpikirkan oleh beberapa orang untuk memasarkan makanan Indonesia sampai ke luar negeri. Katakanlah Rangga Umara yang mempunyai bisnis pecel lele dan sudah membuka cabang di beberapa negara tetangga kita.Atau juga Mang Bonu (nama maskot) yang berhasil memasarkan salah satu makanan khas Jawa Barat yang bernama cireng sampai ke Qatar,Malaysia dan negara lainya. Salah satu alasan kenapa masakan asli Indonesia itu bisa diterima dan digilai oleh warga negara lain ya karena masakan masakan itu diolah dengan rempah rempah berkualitas dunia yang dimiliki oleh Indonesia.

Kuliner Tradisional Indonesia yang di gemari Negara Lain[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

buku Sejarah Indonesia madya abad XVI-XIX karya A. Kardiyat Wiharyanto